TANGERANG – INF ⭕ PLUS9.COM-Suasana haru dan penuh keberkahan menyelimuti prosesi akad nikah antara Aditya Syachfalevi dan Laila Nadipah yang dilaksanakan pada Minggu (25/10/2026) berlokasi di Ranca Iyuh, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang. Rombongan mempelai pria hadir dengan iringan hangat dari keluarga besar yang berangkat bersama-sama dari Cikupa.
Pernikahan merupakan ibadah mulia yang sangat dianjurkan dalam Islam, sebagaimana bersabda Rasulullah SAW:
“Menikah adalah sunnahku, barangsiapa yang tidak mengamalkan sunnahku, maka ia bukan termasuk golonganku. Bernikahlah kalian, karena aku akan berbangga dengan jumlah kalian di hadapan umat-umat lain pada hari kiamat.” (HR. Ibn Majah)
Prosesi pengucapan ijab kabul berlangsung dengan sangat lancar dan tegas oleh mempelai pria. Sesaat setelah kata “sah” digaungkan oleh para saksi dan petugas KUA, seluruh tamu undangan yang hadir serentak memanjatkan rasa syukur yang mendalam kepada Allah SWT atas terlaksananya ikatan suci tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, Ust. Fahroni yang hadir menyampaikan sambutan mewakili keluarga besar besan laki-laki asal Cikupa. Beliau berharap kedatangan rombongan keluarga besar Cikupa dapat diterima dengan baik dan hangat oleh keluarga besar di Panongan.
“Kami atas nama keluarga besar dari Cikupa mengucapkan terima kasih atas penyambutan yang begitu hangat. Kami berharap kedatangan kami dapat diterima dengan baik sebagai satu keluarga besar yang baru. Secara khusus, kami menitipkan ananda Aditya Syachfalevi kepada keluarga di Panongan. Semoga ananda dapat dibimbing, diarahkan, dan dirangkul dengan penuh kasih sayang sebagai bagian dari keluarga besar di sini,” tutur Ust. Fahroni menyampaikan harapannya.
Beliau juga menambahkan harapan agar silaturahmi antara kedua keluarga besar dari Cikupa dan Panongan ini senantiasa terjalin erat, saling mendukung, serta selalu membawa keberkahan bagi kedua belah pihak.

Sementara itu, Jumadil Qubro selaku orang tua dari Aditya Syachfalevi menyampaikan rasa haru dan doa terbaik untuk putra pertamanya tersebut. Beliau berharap ikatan suci pernikahan ini dapat menjadi ladang ibadah dan pembuka pintu kebaikan.
“Harapan kami sebagai orang tua, semoga ikatan suci pernikahan ini menjadikan Aditya dan Laila pasangan yang sakinah, mawaddah, warahmah (samawa) hingga akhir hayat, serta dikaruniai anak-anak yang saleh dan salihah yang berguna bagi agama, masyarakat, dan bangsa,” ungkap Jumadil Qubro penuh kehangatan.
Rangkaian acara akad nikah ditutup dengan pembacaan doa bersama, foto keluarga, dan ramah tamah yang berlangsung dalam suasana kekeluargaan yang erat.
