🧑🏫 Jumadil Qubro

TANGERANG – INF⭕PLUS9.COM-Pihak panitia penyelenggara ajang KNPI DragBike 2026 memberikan klarifikasi resmi meluruskan tuduhan dan isu yang menyebut adanya dugaan pungutan liar (pungli) parkir sebesar Rp50.000 pada gelaran rangkaian HUT Kabupaten Tangerang ke-394.
Panitia menegaskan bahwa nominal Rp50.000 tersebut bukanlah pungli atau retribusi parkir liar, melainkan biaya tiket masuk (HTM) resmi yang berlaku untuk akses dua hari penyelenggaraan acara, sekaligus mencakup perlindungan asuransi bagi peserta dan penonton.

Perwakilan panitia penyelenggara, Aditya Permana, ST, saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa skema tiket masuk ini merupakan keputusan resmi panitia untuk menopang operasional kegiatan balap.
”Kegiatan KNPI DragBike 2026 ini tidak menggunakan dana APBD Pemkab Tangerang sama sekali. Acara murni diselenggarakan mandiri melalui dukungan sponsorship dan penjualan tiket masuk,” ujar Aditya.
Aditya juga menjelaskan alasan teknis di balik pemberlakuan tiket tersebut, salah satunya terkait keselamatan dan pembatasan usia penonton di area sirkuit.
Kondisi sirkuit non permanen yang sempit dan sangat berdekatan dengan penonton dikawatirkan kondisi arena bercampur baur secara umum, apalagi melibatkan anak anak di bawah umur sangat rentan dipastikan membludak dan ini sangat rentan sekali.
”Pemberlakuan tiket ini juga dimaksudkan untuk memastikan bahwa ajang balap ini hanya ditonton oleh orang dewasa dan tidak diberlakukan untuk anak-anak di bawah umur.
Mengingat kondisi sirkuit balap yang berisiko tinggi serta kapasitas lokasi penonton yang terbatas, maka tiket Rp50.000 tersebut dipatok sebagai biaya masuk resmi selama dua hari penuh,” terangnya.

Senada dengan hal tersebut, Ketua DPD KNPI Kabupaten Tangerang, Basnar, membenarkan dinamika yang terjadi di lapangan serta menegaskan bahwa seluruh mekanisme penyelenggaraan telah disosialisasikan dan dikoordinasikan sebelumnya kepada jajaran pimpinan daerah.
”Kami sudah menyampaikan seluruh konsep dan rencana operasional acara ini kepada Bapak Bupati Tangerang sebelum kegiatan dilaksanakan. Ajang olah raga otomotif seperti balap motor memiliki tingkat risiko dan kerawanan kecelakaan yang sangat tinggi, baik bagi peserta maupun penonton,” kata Basnar.
”Oleh karena itu, nominal Rp50.000 tersebut sudah mencakup fasilitas asuransi keselamatan selama dua hari pelaksanaan kegiatan demi menjamin perlindungan bagi penonton dan peserta jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” tegas Basnar menepis tuduhan bahwa uang tersebut merupakan pungli.
Dengan adanya klarifikasi ini, pihak panitia mengimbau kepada masyarakat dan media massa agar tidak terprovokasi oleh narasi simpang siur yang menyamakan biaya tiket resmi berasuransi dengan praktik pungutan liar. Panitia memastikan seluruh proses penyelenggaraan KNPI DragBike 2026 berjalan secara transparan dan mengedepankan standar keselamatan panitia dan penonton.
