Skip to content
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
-
logo regular 001 free img
logo regular 001 free img
  • Home
  • About
  • Menu
  • Box Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Disclaimer
  • Our Article
  • Home
  • About
  • Menu
  • Box Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Disclaimer
  • Our Article
Close

Search

  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Subscribe
logo regular 001 free img
logo regular 001 free img
  • Home
  • About
  • Menu
  • Box Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Disclaimer
  • Our Article
  • Home
  • About
  • Menu
  • Box Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Disclaimer
  • Our Article
Close

Search

  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Subscribe

Stories

View All Stories
Glass White Modern Interior Indoor Natural 1626697 Pxhere.com 440x440
158 Stories

How Healthy Eating Boosts Your Creativity

Jumadil Qubro
By Jumadil Qubro
Juni 13, 2026
Home/Gaya Hidup/Tren “Slow Living” di Era Digital: Mengapa Generasi Muda Mulai Meninggalkan Hustle Culture?
Gaya Hidup

Tren “Slow Living” di Era Digital: Mengapa Generasi Muda Mulai Meninggalkan Hustle Culture?

By Jumadil Qubro
Juni 13, 2026 2 Min Read
0
1685808 1024x782

​JAKARTA — INFOPLUS9.COM-Di tengah kepungan notifikasi ponsel, tenggat waktu pekerjaan yang serbacepat, dan tekanan untuk selalu terlihat produktif, sebuah gerakan baru justru sedang mencuri perhatian generasi muda di perkotaan. Tren ini dikenal dengan sebutan slow living atau seni menjalani hidup dengan lebih lambat, sadar, dan bermakna.

​Setelah bertahun-tahun hustle culture (budaya gila kerja) diagung-agungkan di media sosial, kini banyak pekerja muda mulai mengalami burnout massal. Kesadaran akan pentingnya kesehatan mental dan keseimbangan hidup (work-life balance) memicu gelombang balik: mereka memilih untuk memperlambat ritme hidup.

​Apa Sebenarnya Slow Living Itu?

​Banyak orang salah kaprah dan menganggap slow living berarti bermalas-malasan atau tidak produktif. Faktanya, konsep ini adalah tentang intensionalitas.

​”Slow living bukan berarti Anda bergerak seperti siput. Ini tentang melakukan segala sesuatu dengan kualitas, bukan sekadar kuantitas. Ini adalah memilih untuk hadir sepenuhnya dalam apa yang sedang Anda lakukan,” ungkap seorang psikolog klinis dalam sebuah gelar wicara kesehatan mental baru-baru ini.

​Dalam praktiknya, tren gaya hidup ini mencakup beberapa kebiasaan baru yang mulai diadopsi secara luas:

  • ​Digital Detox: Menyisihkan waktu tanpa gawai (misalnya, satu jam sebelum tidur atau selama akhir pekan) untuk mengurangi kecemasan akibat paparan informasi yang berlebihan.
  • ​Mindful Eating: Menikmati makanan tanpa menyambi bermain ponsel atau bekerja, benar-benar merasakan tekstur dan rasa masakan.
  • ​Slowing Down Your Morning: Mengganti kebiasaan langsung memeriksa email di kasur dengan aktivitas yang menenangkan, seperti menyeduh kopi secara manual, bermeditasi, atau menulis jurnal.
  • ​Slow Fashion: Beralih dari pakaian siap saji (fast fashion) ke pakaian yang lebih tahan lama, ramah lingkungan, atau pakaian bekas (thrifting) untuk mengurangi konsumsi berlebih.

​Dampak Positif yang Dirasakan

​Berdasarkan testimoni mereka yang telah menerapkan gaya hidup ini, hasil yang paling signifikan adalah menurunnya tingkat stres secara drastis.

Sebelum Menerapkan Slow LivingSetelah Menerapkan Slow Living
Kesehatan MentalCemas konstan, sering burnout, insomnia.Lebih tenang, emosi stabil, tidur lebih nyenyak.
Hubungan SosialKomunikasi superfisial, sibuk dengan ponsel.Interaksi lebih mendalam dengan keluarga & teman.
KeuanganImpulsif belanja karena stres (retail therapy).Lebih hemat, fokus pada barang yang bernilai tinggi.

Memulai Tanpa Harus Mengorbankan Karier

​Tantangan terbesar dalam menerapkan slow living adalah ketakutan akan tertinggal dalam karier. Namun, para ahli menyebutkan bahwa menetapkan batasan yang tegas (boundaries) adalah kuncinya.

​Anda tetap bisa menjadi profesional yang berprestasi di kantor tanpa harus mengorbankan waktu istirahat dan kehidupan pribadi Anda. Mematikan laptop tepat waktu dan menolak tugas di luar jam kerja yang tidak darurat adalah langkah awal yang sangat berani untuk memulai hidup yang lebih berkualitas.

Author

Jumadil Qubro

Redaksi INFOPLUS9.COM

Follow Me
Other Articles
Previous

Epic Comeback! Real Madrid Bungkam Manchester City 3-2 di Santiago Bernabeu

Next

Dobrak Pasar Flagship, Ponsel Lipat Generasi Terbaru Resmi Diluncurkan dengan Engsel “Invisible”

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent Posts

  • Kapolsek Tigaraksa Ikuti Gerak Jalan Santai Sambut HUT RI ke-81 di Kecamatan Jambe
  • RW 21 PERUMAHAN CLUSTER ROYAL KARAWACI “TURUN GUNUNG” SIAP GUNCANG TURNAMEN PIALA KELURAHAN SUKABAKTI HUT RI KE-81
  • Dinsos Pandeglang Respons Kondisi Warga Caringin, Bantuan Disalurkan dan Hunian Layak Diupayakan
  • Karang Taruna Kecamatan Cikupa Siap Sukseskan Gerak Jalan Sehat 2026, Dalam Rangka memeriahkan HUT RI ke-81
  • FORJA Banten dan GWI DPD Banten Pertanyakan Pengawasan Korcam Menes dan KSPPG Terkait Dugaan Legalitas Dapur MBG

Recent Comments

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

Archives

  • Agustus 2026
  • Juli 2026
  • Juni 2026
  • Mei 2026
  • April 2026
  • Oktober 2025
  • September 2025
  • Januari 2025

Categories

You May Have Missed

Sport

Semarak HUT RI ke-81: Kampung Kadu Gelar Liga 81 Soccer Kid Turnamen 2026

Jumadil Qubro
By Jumadil Qubro
Agustus 8, 2026
TNI

Koramil 02/Curug Tingkatkan Kewaspadaan Melalui Patroli Keamanan, Jaga Stabilitas Wilayah

Jumadil Qubro
By Jumadil Qubro
Juni 4, 2026
Berita Daerah

GWI Soroti Dugaan Kantor Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga kabupaten Pandeglang Sepi Bagaikan Kuburan Tak Ada pelayanan di Jam Kerja

Jumadil Qubro
By Jumadil Qubro
Juni 11, 2026
TNI

Koramil 05/Balaraja Perkuat Kemanunggalan TNI Lewat Baksos Kesehatan “Jaga Jakarta On The Spot”‎‎

Jumadil Qubro
By Jumadil Qubro
Juni 29, 2026
Berita Daerah

MDTA MA Bojong Kondang Rayakan Haflah Akhirussanah, Siapkan Generasi Berakhlak Mulia dan Berprestasi

Jumadil Qubro
By Jumadil Qubro
Juni 21, 2026
TNI

Jaga Jakarta On The Spot, Koramil 13/Cisoka Berikan 50 Sembako Kepada Warga

Jumadil Qubro
By Jumadil Qubro
Juni 23, 2026
Polri

Sukamulya Kian Perkasa! Hattrick Gatot Benamkan Cikupa 3-0 di Bawah Terik 35°C

Jumadil Qubro
By Jumadil Qubro
Juli 26, 2026
TNI

Koramil 07/Kresek Jaga Jakarta On The Spot di Serap Aspirasi dan Salurkan Sembako

Jumadil Qubro
By Jumadil Qubro
Juni 18, 2026
Polri

Buka Diklat Saka Bhayangkara, Kapolresta Tangerang Ajak Generasi Muda Jadi Pelopor Disiplin dan Kamtibmas

Jumadil Qubro
By Jumadil Qubro
Juli 24, 2026
Media Infoplus9.com adalah platform media siber yang berkomitmen menyajikan data dan peristiwa menjadi informasi aktual, tepercaya, dan mendalam. Mengusung nilai-nilai jurnalisme yang kuat, Infoplus9.com selalu mengedepankan pemberitaan yang profesional, objektif, dan berimbang (cover all sides) demi memenuhi hak masyarakat atas informasi yang akurat.
logo footer 01 free img
2301477

Menu

  • Home
  • About
  • Menu
  • Box Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Disclaimer
  • Our Article
Redaksi INFOPLUS9.COM Website : www.Infoplus9.com Email : Redaksiinfoplus9@gmail.com Facebook: Infoplus9.com Telp : 0838-7432-6509 Copyright 2026 — . All rights reserved.