IPDA H. Syaiful Rusdiansyah, SH. Sampaikan Pesan Sinergi pada Peringatan Harlah ke-28 BPPKB Banten

Tangerang-INFOPLUS9.COM- Dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-28 Badan Pembinaan Potensi Keluarga Besar (BPPKB) Banten yang didirikan pada 6 Juli 1998, Kanit Reskrim Polsek Cikupa, IPDA H. Syaiful Rusdiansyah, SH., menyampaikan pesan apresiasi dan harapan bagi seluruh keluarga besar organisasi tersebut.
Peringatan Harlah ini diselenggarakan secara khidmat di GOR Pakan Sari, Bogor, Jawa Barat, Minggu (9/8/2026).
Sebagai Pembina BPPKB Kecamatan Cikupa, IPDA H. Syaiful Rusdiansyah, SH., menekankan pentingnya pendewasaan organisasi dalam memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Menurutnya, usia ke-28 merupakan momentum krusial bagi BPPKB untuk semakin matang dalam berkarya dan memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar. Ko
”Selamat Hari Lahir yang ke-28 untuk BPPKB. Di usia yang semakin matang ini, harapan saya BPPKB terus bertransformasi menjadi organisasi yang dewasa, mampu memberikan karya positif bagi Bangsa, Negara, dan khususnya bagi masyarakat Banten yang kita cintai,” ujar IPDA H. Syaiful Rusdiansyah, SH, saat ditemui di rumah kerjanya, Minggu (9/8/2026)
Lebih lanjut, Kanit Reskrim Polsek Cikupa ini mengajak seluruh elemen BPPKB untuk mempererat sinergi dengan aparat kepolisian guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), terutama di wilayah hukum Polsek Cikupa.
”Sebagai mitra strategis, saya mengajak rekan-rekan BPPKB untuk selalu bersinergi dengan Polri dalam menjaga Kamtibmas. Keamanan lingkungan bukan hanya tugas kepolisian, melainkan tanggung jawab kita bersama.

Dengan semangat ‘Berjuang, Beramal, dan Berakhlakul Karimah’, saya optimis BPPKB akan terus menjadi pilar yang menyejukkan dan menjaga kondusivitas wilayah,” tambahnya.
IPDA H. Syaiful Rusdiansyah, SH menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa kolaborasi yang solid antara aparat penegak hukum dan organisasi masyarakat adalah kunci terciptanya lingkungan yang aman, nyaman, dan harmonis bagi seluruh masyarakat.