Skip to content
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
-
logo regular 001 free img
logo regular 001 free img
  • Home
  • About
  • Menu
  • Box Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Disclaimer
  • Our Article
  • Home
  • About
  • Menu
  • Box Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Disclaimer
  • Our Article
Close

Search

  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Subscribe
logo regular 001 free img
logo regular 001 free img
  • Home
  • About
  • Menu
  • Box Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Disclaimer
  • Our Article
  • Home
  • About
  • Menu
  • Box Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Disclaimer
  • Our Article
Close

Search

  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Subscribe

Stories

View All Stories
Glass White Modern Interior Indoor Natural 1626697 Pxhere.com 440x440
158 Stories

How Healthy Eating Boosts Your Creativity

Jumadil Qubro
By Jumadil Qubro
Agustus 8, 2026
Home/Berita Daerah/FORKS dan FORJA BANTEN Soroti Dapur MBG di Kecamatan Saketi, BGN Diminta Lakukan Evaluasi Menyeluruh
Berita Daerah

FORKS dan FORJA BANTEN Soroti Dapur MBG di Kecamatan Saketi, BGN Diminta Lakukan Evaluasi Menyeluruh

By Jumadil Qubro
Agustus 8, 2026 4 Min Read
0
2519619


‎PANDEGLANG — INFOPLUS9.COM-Keberadaan sejumlah dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Kecamatan Saketi, Kabupaten Pandeglang, kembali mendapat sorotan dari kalangan kontrol sosial dan jurnalis.
‎
‎Forum Kontrol Sosial Saketi (FORKS) bersama Forum Jurnalis Aktivis Banten (FORJA BANTEN) menilai perlu adanya evaluasi secara menyeluruh terhadap keberadaan dan operasional dapur-dapur SPPG di Kecamatan Saketi. Evaluasi dinilai penting untuk memastikan seluruh penyelenggara MBG benar-benar menjalankan program sesuai ketentuan Badan Gizi Nasional (BGN), bukan hanya mengejar pemenuhan distribusi makanan.
‎
‎Tubagus Tobi, salah satu pihak yang menyuarakan sorotan tersebut, mengatakan BGN perlu turun langsung melakukan pemeriksaan terhadap seluruh SPPG di Kecamatan Saketi, terutama menyangkut aspek administrasi, kelayakan bangunan, fasilitas produksi, keamanan pangan, hingga tata kelola operasional.
‎
‎«“Kami meminta BGN melakukan evaluasi menyeluruh terhadap dapur-dapur SPPG yang ada di Kecamatan Saketi. Jangan hanya melihat apakah makanan sudah didistribusikan atau belum, tetapi periksa juga apakah dapurnya memenuhi standar, administrasinya lengkap, fasilitasnya layak, serta seluruh proses operasionalnya sesuai SOP BGN,” ujar Tubagus Tobi.»
‎
‎Menurutnya, SPPG merupakan bagian penting dalam rantai pelaksanaan program MBG sehingga standar pelayanan tidak boleh hanya dinilai dari jumlah makanan yang berhasil diproduksi dan didistribusikan.
‎
‎FORKS dan FORJA BANTEN meminta BGN memeriksa kelengkapan administrasi masing-masing SPPG, legalitas dan dokumen pendukung, struktur serta kondisi bangunan, tata letak ruang produksi, fasilitas sanitasi, ketersediaan air bersih, tempat penyimpanan bahan pangan, peralatan pengolahan makanan, hingga sistem distribusi.
‎
‎Selain itu, aspek higiene dan sanitasi juga dinilai harus menjadi perhatian serius. BGN sendiri telah mendorong percepatan kepemilikan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) sebagai instrumen untuk memastikan proses pengolahan makanan pada SPPG memenuhi standar higiene dan sanitasi.
‎
‎“Kalau ada dapur yang secara fisik belum memenuhi standar, fasilitasnya tidak memadai, sanitasi bermasalah atau dokumen administrasinya belum lengkap, tentu harus diberikan pembinaan dan tindakan sesuai mekanisme yang berlaku. Jangan sampai standar hanya menjadi dokumen di atas kertas,” tegas Tobi.
‎
‎Soroti Standar Pelayanan dan Kelompok 3B
‎
‎Sorotan tersebut juga berkaitan dengan kebijakan terbaru BGN mengenai standar pelayanan SPPG.
‎
‎Melalui Surat Edaran Nomor 5 Tahun 2026 Kedeputian Bidang Pemantauan dan Pengawasan BGN, mulai 2 Juni 2026 SPPG diwajibkan memenuhi standar pelayanan minimal, termasuk pelayanan kepada kelompok 3B yang terdiri dari ibu hamil, ibu menyusui dan balita.
‎
‎Dalam ketentuan tersebut, SPPG diwajibkan melayani sedikitnya 300 penerima manfaat kelompok 3B. SPPG yang tidak memenuhi ketentuan dapat dikenai sanksi administratif, sementara mitra maupun yayasan dapat dikenai suspend mayor atau penghentian sementara operasional. Kepala SPPG juga diwajibkan menyampaikan laporan capaian pelayanan secara berkala untuk diverifikasi BGN.
‎
‎FORKS dan FORJA BANTEN menilai ketentuan tersebut harus menjadi bagian dari evaluasi SPPG di Kecamatan Saketi.
‎
‎“Artinya, evaluasi bukan hanya soal bangunan. Cakupan penerima manfaat, pelaporan, kualitas pelayanan, administrasi, keamanan pangan dan pengelolaan operasional juga harus diperiksa,” kata Tobi.
‎
‎Pengelolaan Limbah Jangan Diabaikan
‎
‎Selain bangunan dan fasilitas produksi, FORKS dan FORJA BANTEN juga meminta BGN memastikan setiap SPPG memiliki sistem pengelolaan sisa pangan, sampah dan air limbah domestik yang memadai.
‎
‎Hal tersebut sejalan dengan Peraturan Badan Gizi Nasional Nomor 1 Tahun 2026 tentang Sisa Pangan, Sampah, dan Air Limbah Domestik Program Makan Bergizi Gratis, yang menegaskan tanggung jawab SPPG dalam menangani buangan yang dihasilkan dari kegiatan operasionalnya. BGN juga menegaskan bahwa SPPG tidak hanya bertugas memproduksi makanan, tetapi harus memastikan limbah yang dihasilkan dikelola secara bertanggung jawab.
‎
‎Karena itu, menurut Tobi, pemeriksaan lapangan perlu melihat secara langsung ke mana sisa makanan, sampah dan air limbah dibuang.
‎
‎“Jangan sampai program yang tujuannya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat justru menimbulkan persoalan lingkungan akibat pengelolaan limbah yang tidak sesuai ketentuan,” ujarnya.
‎
‎BGN Diminta Buka Hasil Evaluasi
‎
‎FORKS dan FORJA BANTEN selanjutnya meminta BGN, melalui pihak yang berwenang di wilayah Kabupaten Pandeglang, melakukan inspeksi terhadap seluruh SPPG di Kecamatan Saketi secara objektif dan menyeluruh.
‎
‎Evaluasi tersebut diharapkan mencakup:
‎
‎1. Kelengkapan administrasi dan dokumen SPPG;
‎2. Kelayakan serta kesesuaian bangunan dengan standar yang ditetapkan;
‎3. Kelengkapan fasilitas produksi dan sanitasi;
‎4. Ketersediaan air bersih dan fasilitas higiene;
‎5. Keamanan serta mutu bahan pangan;
‎6. Kepemilikan dan pemenuhan persyaratan SLHS;
‎7. Sistem penyimpanan, pengolahan dan distribusi makanan;
‎8. Kesesuaian pelayanan terhadap kelompok penerima manfaat, termasuk kelompok 3B;
‎9. Kepatuhan terhadap kewajiban pelaporan;
‎10. Pengelolaan sisa pangan, sampah dan air limbah domestik; serta
‎11. Kesesuaian pelaksanaan dengan petunjuk teknis dan ketentuan BGN yang berlaku.
‎
‎“Kalau memang seluruh SPPG di Saketi sudah memenuhi standar, silakan BGN menyampaikan hasil evaluasinya kepada publik. Tetapi kalau ditemukan ada kekurangan, harus ada tindakan perbaikan yang jelas dan terukur,” kata Tobi.
‎
‎Menurutnya, pengawasan masyarakat bukan dimaksudkan untuk menghambat Program MBG. Sebaliknya, kontrol sosial diperlukan agar program strategis pemerintah tersebut berjalan sesuai tujuan dan tidak kehilangan kepercayaan masyarakat.
‎
‎FORKS dan FORJA BANTEN juga meminta BGN tidak segan memberikan sanksi apabila dalam pemeriksaan ditemukan pelanggaran yang terbukti setelah melalui proses verifikasi dan klarifikasi sesuai ketentuan.
‎
‎“Program MBG ini program nasional dan menyangkut kepentingan masyarakat luas. Karena itu, dapur SPPG harus benar-benar profesional, transparan, higienis dan memenuhi standar. Jangan sampai ada kesan standar dibuat ketat di atas kertas tetapi longgar ketika diterapkan di lapangan,” pungkas Tubagus Tobi.
‎
‎BGN sendiri telah menyediakan dokumen petunjuk teknis sebagai acuan tata kelola pelaksanaan MBG, sehingga menurut FORKS dan FORJA BANTEN, implementasi di tingkat SPPG seharusnya dapat diuji berdasarkan ketentuan resmi tersebut

Author

Jumadil Qubro

Redaksi INFOPLUS9.COM

Follow Me
Other Articles
Previous

Jadikan Ajang Pembinaan Generasi Muda, Pemdes Bojong Gelar MTQ Ke-I Tingkat Desa Tahun 2026

Next

Sukamulya Pertahankan Tahta! Bungkam Desa Dukuh 3-0, Hattrick Juara Liga KOK Antar Desa Se-Kecamatan Cikupa 2026

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent Posts

  • RW 21 PERUMAHAN CLUSTER ROYAL KARAWACI “TURUN GUNUNG” SIAP GUNCANG TURNAMEN PIALA KELURAHAN SUKABAKTI HUT RI KE-81
  • Dinsos Pandeglang Respons Kondisi Warga Caringin, Bantuan Disalurkan dan Hunian Layak Diupayakan
  • Karang Taruna Kecamatan Cikupa Siap Sukseskan Gerak Jalan Sehat 2026, Dalam Rangka memeriahkan HUT RI ke-81
  • FORJA Banten dan GWI DPD Banten Pertanyakan Pengawasan Korcam Menes dan KSPPG Terkait Dugaan Legalitas Dapur MBG
  • Antrean BBM Mengular, Aliansi Jayanti Soroti Maraknya Motor Gerandong di SPBU Sumur Bandung dan SPBU Jayanti

Recent Comments

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

Archives

  • Agustus 2026
  • Juli 2026
  • Juni 2026
  • Mei 2026
  • April 2026
  • Oktober 2025
  • September 2025
  • Januari 2025

Categories

You May Have Missed

Berita Daerah

Sekretaris PPBNI Satria Banten DPAC Pagelaran Apresiasi Pelantikan Dean Bayu Pradana sebagai Bendahara Karang Taruna Kabupaten Pandeglang

Jumadil Qubro
By Jumadil Qubro
Juli 20, 2026
Polri

Iptu Agus Susanto Kanit Binmas Polsek Panongan Panen Jagung Hibrida di Mekar Jaya

Jumadil Qubro
By Jumadil Qubro
Juni 13, 2026
Lokal Daerah

Gebyar Doorprize Sambut Tahun Baru Islam 1448 H, Karang Taruna Bersama Pemdes Talaga Gelar Pawai Obor Meriah Diikuti 1000 Warga

Jumadil Qubro
By Jumadil Qubro
Juni 15, 2026
Sport

Timnas Indonesia Kalah Tipis 0-1 dari Tim Australia di Piala AFF U-19 Tahun 2026

Jumadil Qubro
By Jumadil Qubro
Juni 11, 2026
Polri

Bhabinkamtibmas Polsek Cikupa Cek Lahan Jagung Hibrida, Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional

Jumadil Qubro
By Jumadil Qubro
Juni 17, 2026
Sorotan

Abaikan K3, Proyek RKB SDN Sodong 2 Senilai Rp883 Juta Disorot, Keselamatan Siswa Dipertanyakan

Jumadil Qubro
By Jumadil Qubro
Agustus 7, 2026
TNI

Rutin, Satgas Sampah Koramil Curug Bersihkan Sampah di Jalan STPI

Jumadil Qubro
By Jumadil Qubro
Juni 8, 2026
News

Warga Sukatani Tak Tinggal Diam, Sungai Cidurian Dinormalisasi Secara Swadaya

Jumadil Qubro
By Jumadil Qubro
Juli 15, 2026
TNI

Koramil 02/Curug Tingkatkan Kewaspadaan Melalui Patroli Keamanan, Jaga Stabilitas Wilayah

Jumadil Qubro
By Jumadil Qubro
Juni 4, 2026
Media Infoplus9.com adalah platform media siber yang berkomitmen menyajikan data dan peristiwa menjadi informasi aktual, tepercaya, dan mendalam. Mengusung nilai-nilai jurnalisme yang kuat, Infoplus9.com selalu mengedepankan pemberitaan yang profesional, objektif, dan berimbang (cover all sides) demi memenuhi hak masyarakat atas informasi yang akurat.
logo footer 01 free img
2301477

Menu

  • Home
  • About
  • Menu
  • Box Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Disclaimer
  • Our Article
Redaksi INFOPLUS9.COM Website : www.Infoplus9.com Email : Redaksiinfoplus9@gmail.com Facebook: Infoplus9.com Telp : 0838-7432-6509 Copyright 2026 — . All rights reserved.