Gelar Aksi Massa di Bundaran HI, Aliansi Mahasiswa Tuntut Evaluasi Total Kebijakan Ekonomi Era Prabowo

Aliansi Mahasiswa
Tangerang-INFOPLUS9.COM-Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) bersama koalisi lintas organisasi mahasiswa dan elemen masyarakat sipil menggelar aksi demonstrasi besar-besaran di kawasan Bundaran HI, Menteng, Jakarta Pusat, pada Jumat (12/6). Aksi turun ke jalan ini dipicu oleh kegelisahan publik yang mendalam terhadap arah kebijakan ekonomi dan sosial nasional yang dinilai semakin mencekik kehidupan rakyat kecil.
Ketua BEM UI, Yatalathof Ma’shum Imawan, menegaskan bahwa gerakan ini merupakan respons kolektif atas rentetan persoalan yang terjadi di lapangan, mulai dari lonjakan harga bahan pokok hingga lahirnya kebijakan pemerintah yang dianggap salah sasaran.
“Harga beras meroket, lapangan kerja semakin sempit, dan rakyat kecil kian terhimpit oleh beban pajak yang tinggi. Sementara itu, pemerintah justru tampak sibuk memoles citra dan membagi proyek kepada segelintir kroni. Hal ini melatarbelakangan kami untuk hadir dan menuntut keadilan,” ujar Yatalathof dalam keterangan tertulisnya.
Dalam aksi unjuk rasa kali ini, aliansi mahasiswa membawa 5 Maklumat Tuntutan Utama yang didesak untuk segera dipenuhi oleh Presiden Prabowo Subianto dan jajaran kabinetnya, antara lain:
- Hentikan Pemborosan Anggaran: Menuntut efisiensi ketat terhadap pemanfaatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) agar tidak terjadi pembengkakan yang sia-sia.
- Stabilisasi Harga: Mendesak pemerintah segera menurunkan harga kebutuhan pokok serta Bahan Bakar Minyak (BBM) demi menjaga daya beli masyarakat.
- Evaluasi Program Non-Prioritas: Menghentikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan proyek pembangunan Koperasi Desa Merah Putih yang dinilai membebani anggaran dan tidak tepat sasaran.
- Tolak Militerisme Sipil: Menuntut penghentian segala bentuk praktik atau pendekatan militerisme di dalam ranah kehidupan sipil.
- Keterbukaan terhadap Kritik: Mendesak Presiden Prabowo untuk secara terbuka mengakui kelemahan implementasi kebijakan pemerintah serta tidak menghindari ataupun membungkam kritik dari publik.
Aksi yang berlangsung di jantung ibu kota ini berhasil mengonsolidasikan kekuatan mahasiswa dalam skala besar. Selain BEM UI bersama 15 BEM Fakultas di lingkungannya, sejumlah simpul pergerakan lain yang turut menyatakan sikap di lapangan meliputi BEM KM IPB, BEM Politeknik Negeri Jakarta (PNJ), BEM Universitas Pancasila, Aliansi BEM Gunadarma, Front Mahasiswa Nasional (FMN) Pusat, FMN UI, organisasi Pembebasan, serta Semar UI.
Melalui momentum ini, BEM UI bersama seluruh aliansi menyatakan akan terus mengawal jalannya pemerintahan dan secara konsisten bertindak sebagai penyambung lidah rakyat miskin kota, buruh, petani, pedagang, hingga kaum ibu yang paling terdampak oleh ketidakstabilan ekonomi saat ini.