Pemeriksaan Foto Rontgen Dada Gratis untuk Deteksi Dini TBC di Kelurahan Sukamulya

TANGERANG — INFOPLUS9.COM- Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Puskesmas Cikupa menyelenggarakan program pengumuman pemeriksaan foto rontgen dada gratis dalam rangka upaya deteksi dini penyakit Tuberkulosis (TBC) demi mewujudkan masyarakat yang lebih sehat. Kegiatan ini mengusung slogan “Sehat Paru-Paru Hidup Lebih Maju!”
Berdasarkan informasi resmi pada banner layanan masyarakat, pelaksanaan kegiatan ini dijadwalkan pada:
- Hari/Tanggal: Sabtu, 01 Agustus 2026
- Waktu: Pukul 08.00 WIB – Selesai
- Lokasi: Kantor Kelurahan Sukamulya
- Kuota: Terbatas untuk 100 peserta (siapa cepat, dia dapat!)
Sasaran Peserta:
- Kontak serumah pasien TBC
- Kontak erat pasien TBC
- Perokok aktif
- Penderita Diabetes Melitus (DM)
- ODHIV (Orang dengan HIV)
Syarat Pendaftaran:
Peserta diwajibkan membawa identitas berupa KTP atau Kartu Keluarga (KK). Masyarakat yang memenuhi kriteria diimbau untuk segera datang serta mengajak keluarga atau kerabat guna memanfaatkan kesempatan pemeriksaan kesehatan secara gratis ini demi mencegah penularan dan meningkatkan keberhasilan pengobatan.
Tanggapan dan Komentar Para Tokoh Muda dan Lurah Sukamulya
Ketua Karang Taruna Kelurahan Sukamulya, Arief Rahman Hidayat, S.Sos atau akrab disapa Aden ini dalam keterangannya apresiasi atas kegiatan ini dan siap support.
“Kami dari jajaran Karang Taruna Kelurahan Sukamulya sangat menyambut baik dan mendukung penuh program pemeriksaan rontgen dada gratis dari Puskesmas Cikupa ini. Kami juga siap membantu mengerahkan anggota serta memobilisasi warga agar informasi ini tersebar luas, sehingga kuota 100 peserta dapat terserap secara maksimal oleh warga yang benar-benar membutuhkan deteksi dini.” Ungkapnya
Sementara Kepala Kelurahan Sukamulya, Lurah Soni Rahmat Sonjaya, S.IP diruang kerjanya mengatakan kepada awak media mengajak kepada seluruh warga kelurahan Sukamulya untuk datang ke Kelurahan.
“Kami mengimbau kepada seluruh warga Kelurahan Sukamulya, khususnya yang masuk ke dalam kriteria sasaran seperti perokok aktif, kontak erat pasien TBC,” ujar Lurah Soni.
” atau penderita penyerta lainnya, agar tidak melewatkan kesempatan emas ini. Mengingat kuota yang disediakan terbatas untuk 100 orang, mari manfaatkan layanan jemput bola dari tenaga kesehatan ini demi kesehatan lingkungan dan keluarga kita bersama.” Tambah Lurah Soni, pria yang murah senyum ini.