Skip to content
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
-
logo regular 001 free img
logo regular 001 free img
  • Home
  • About
  • Menu
  • Box Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Disclaimer
  • Our Article
  • Home
  • About
  • Menu
  • Box Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Disclaimer
  • Our Article
Close

Search

  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Subscribe
logo regular 001 free img
logo regular 001 free img
  • Home
  • About
  • Menu
  • Box Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Disclaimer
  • Our Article
  • Home
  • About
  • Menu
  • Box Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Disclaimer
  • Our Article
Close

Search

  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Subscribe

Stories

View All Stories
Glass White Modern Interior Indoor Natural 1626697 Pxhere.com 440x440
158 Stories

How Healthy Eating Boosts Your Creativity

Jumadil Qubro
By Jumadil Qubro
Juni 6, 2026
Home/Budaya/Pengemis Tua Miskin itu ternyata Sultan Banten terakhir
Budaya

Pengemis Tua Miskin itu ternyata Sultan Banten terakhir

By Jumadil Qubro
Juni 6, 2026 3 Min Read
0
1597930 1024x678

Benda peninggalan kesultanan banten

Banten-INFOPLUS9.COM-Kisah Tragis Sultan Banten Terakhir: Dari Penguasa Menjadi Pengemis
Menjelang akhir tahun 1899, sebuah kabar duka berhembus dari Surabaya mengenai wafatnya seorang lelaki tua renta di tempat pengasingan. Media-media berbahasa Belanda kala itu memperkirakan usianya telah melewati satu abad. Baru sebulan kemudian, sebuah fakta mengejutkan terungkap ke publik: pria sepuh yang hidup merana tersebut tidak lain adalah Sultan Banten terakhir.

Sultan Maulana Mohammad Shafiuddin (1801–1899) dipaksa angkat kaki dari tanah kelahirannya dan diasingkan oleh kompeni ke Surabaya pada tahun 1832. Jauh sebelum itu, tepatnya tahun 1808, Gubernur Jenderal Herman Willem Daendels telah lebih dulu membubarkan kedaulatan Kesultanan Banten.

Ketika Inggris mengambil alih Nusantara (1811–1815), Sir Thomas Stamford Raffles mendesak Sultan untuk menyerahkan takhtanya secara total akibat perlawanan sengit dari keluarga istana. Menurut catatan sejarawan Caroline Drieenhuizen di laman javapost nl, kehancuran Banten saat itu begitu masif. Begitu hancurnya hingga sejarawan Martijn Eickhoff dan Marieke Bloembergen menjulukinya sebagai “Kartago Modern”.

Garis Keturunan yang Dimiskinkan
Sebagai ganti rugi atas penyitaan seluruh kekayaan kekaisaran, pemerintah kolonial sebenarnya menjanjikan tunjangan bulanan bagi Sultan Shafiuddin dan para putranya. Namun, bagi generasi penerus mereka, dana kompensasi tersebut jauh dari kata cukup.

Tepat sepuluh tahun pasca-wafatnya Sultan, pada pertengahan Agustus 1909, kepolisian Surabaya mengamankan sepasang suami-istri yang kedapatan mengemis di jalanan. Setelah diinterogasi, betapa terkejutnya aparat mendapati bahwa pria pengemis tersebut adalah putra kandung dari sang Sultan Banten.

Peristiwa tragis ini memicu sindiran dari media Belanda yang mempertanyakan bagaimana bisa seorang keturunan raja jatuh miskin di bawah naungan Hindia Belanda. Kendati demikian, opini publik Eropa justru berbalik mengecam pemerintah kolonial sebagai dalang utama di balik kemelaratan keluarga kerajaan tersebut.

Penjarahan dan Pembantaian Warisan Budaya
Kejatuhan Sultan Banten tidak terlepas dari kesewenang-wenangan pejabat kolonial yang merampas seluruh aset kesultanan pada tahun 1833. Harta benda pusaka tersebut diangkut ke Gudang Sipil Negara dan dipilah-pilah tanpa memedulikan nilai historisnya.

Dokumen & Surat Resmi: Dialihkan ke Sekretariat Jenderal Departemen Dalam Negeri.

Benda Sakral & Simbol Kekuasaan: Barang-barang ikonik seperti mahkota, permata, rebab, gamelan, hingga kotak sirih berhias lukisan pengembara Cornelis de Bruijn, dihibahkan ke Museum Masyarakat Batavia (Bataviaasch Genootschap).

Pusaka yang Tercecer: Residen Banten, F.H. Smulders, hanya mendapatkan sisa-sisa gamelan yang sudah tidak lengkap beserta beberapa manuskrip kuno.

Dijual Murah & Dimusnahkan: Aset yang dianggap tidak bernilai—seperti singgasana, jubah keagamaan, arca, dan panji-panji kerajaan—dilego di pasar loak dengan harga murah atau langsung dibakar. Senjata-senjata berbahan logam dibuang ke laut, sedangkan perhiasan emas dan perak dilebur ulang.

Dua warga Eropa non-Belanda, Fritze dan Visscher, sempat menyelamatkan beberapa artefak penting karena mereka tahu benda-benda tersebut adalah pusaka tak ternilai yang menyimpan memori kolektif leluhur Banten.

Ketakutan Belanda Akan Kebangkitan Banten
Sebagian aset seperti keris dan perhiasan dilelang oleh Belanda untuk menutup utang-utang peninggalan Daendels atau diinvestasikan dalam bentuk obligasi. Walau Sultan dijanjikan bunga tahunan sebesar sembilan persen, tidak ada catatan pasti apakah uang tersebut benar-benar sampai ke tangan keluarga Sultan di Surabaya.

Selama satu abad, kurator Museum Masyarakat Batavia gencar memburu sisa-sisa pusaka yang masih disimpan oleh keturunan Sultan yang telah dimiskinkan. Alasan utamanya adalah politis: Belanda takut benda-benda keramat tersebut digunakan oleh trah kesultanan yang selamat untuk melegitimasi diri dan mengobarkan pemberontakan kembali.

Perburuan ini memaksa tokoh-tokoh seperti Bupati Serang Raden Adipati Tjondronegoro dan istrinya, Ratu Siti Aminah, menyerahkan tempat tidur berlapis cermin dan kotak naskah milik Sultan pada tahun 1865. Perburuan resmi berakhir pada tahun 1906, walau museum masih menerima pasokan senjata pusaka khas Banten hingga tahun 1928 dari warisan kolektor Eropa, J.W. van Dapperen. (Red)

Author

Jumadil Qubro

Redaksi INFOPLUS9.COM

Follow Me
Other Articles
Previous

Bukan Hanya Jaga Keamanan, Siskamling di Mulya Asri 2 Cikupa Jadi Ajang Perekat Tetangga

Next

Koramil 10/Sepatan Gelar Patroli Malam Jaga Wilayah Rawan Tindak Kejahatan

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent Posts

  • RW 21 PERUMAHAN CLUSTER ROYAL KARAWACI “TURUN GUNUNG” SIAP GUNCANG TURNAMEN PIALA KELURAHAN SUKABAKTI HUT RI KE-81
  • Dinsos Pandeglang Respons Kondisi Warga Caringin, Bantuan Disalurkan dan Hunian Layak Diupayakan
  • Karang Taruna Kecamatan Cikupa Siap Sukseskan Gerak Jalan Sehat 2026, Dalam Rangka memeriahkan HUT RI ke-81
  • FORJA Banten dan GWI DPD Banten Pertanyakan Pengawasan Korcam Menes dan KSPPG Terkait Dugaan Legalitas Dapur MBG
  • Antrean BBM Mengular, Aliansi Jayanti Soroti Maraknya Motor Gerandong di SPBU Sumur Bandung dan SPBU Jayanti

Recent Comments

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

Archives

  • Agustus 2026
  • Juli 2026
  • Juni 2026
  • Mei 2026
  • April 2026
  • Oktober 2025
  • September 2025
  • Januari 2025

Categories

You May Have Missed

Lokal Daerah

PT AMV Indonesia Resmikan Pos Pelayanan AMV Banten, Dorong Solidaritas dan Pemberdayaan Anggota

Jumadil Qubro
By Jumadil Qubro
Mei 25, 2026
Berita Daerah

Resepsi Khitanan Ikhsan Al-Hasby di Desa Sukaraja Berlangsung Meriah, Jadi Ajang Silaturahmi dan Ungkapan Syukur

Jumadil Qubro
By Jumadil Qubro
Juli 5, 2026
Polri

Komsos Bersama Warga, Tiga Pilar Tigaraksa Gelar Bakti Sosial Pembagian Sembako

Jumadil Qubro
By Jumadil Qubro
Juni 19, 2026
News

Kisah Pilu Agustian: Ditipu Lowongan Kerja Palsu, Terlantar 5 Hari Hingga Dibantu Kasi Trantib Sukamulya

Jumadil Qubro
By Jumadil Qubro
Juni 15, 2026
Polri

Tekan Angka Kecelakaan, Satlantas Polresta Tangerang Gelar Rakor Lintas Sektoral

Jumadil Qubro
By Jumadil Qubro
Juli 28, 2026
IMG 20260418 WA0145
Sorotan

‎Ketua Umum FORMASI Mengutuk Upaya Pembungkaman Berita Galian C Sindangsono: “Hanya Pecundang yang Takut pada Kebenaran!

Jumadil Qubro
By Jumadil Qubro
April 18, 2026
Lokal Daerah

Semangat Idul adha 1447 H, Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang Salurkan Daging Kurban kepada Masyarakat

Jumadil Qubro
By Jumadil Qubro
Mei 29, 2026
Sorotan

Breaking News..!!Eks Kepala BGN Dadan dkk Dijemput Kejagung, Dirilis Resmi Sore Ini

Jumadil Qubro
By Jumadil Qubro
Juni 3, 2026
Lokal Daerah

KONSER: Konsolidasi & Saresehan Ba’da Qurban RW 07 Rajeg Berjalan Lancar, Dihadiri Tokoh Masyarakat dan Seluruh Ketua RT

Jumadil Qubro
By Jumadil Qubro
Juni 15, 2026
Media Infoplus9.com adalah platform media siber yang berkomitmen menyajikan data dan peristiwa menjadi informasi aktual, tepercaya, dan mendalam. Mengusung nilai-nilai jurnalisme yang kuat, Infoplus9.com selalu mengedepankan pemberitaan yang profesional, objektif, dan berimbang (cover all sides) demi memenuhi hak masyarakat atas informasi yang akurat.
logo footer 01 free img
2301477

Menu

  • Home
  • About
  • Menu
  • Box Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Disclaimer
  • Our Article
Redaksi INFOPLUS9.COM Website : www.Infoplus9.com Email : Redaksiinfoplus9@gmail.com Facebook: Infoplus9.com Telp : 0838-7432-6509 Copyright 2026 — . All rights reserved.