Antisipasi Curanmor, Polisi Imbau Warga Pasang GPS Tracker dan Kunci Ganda pada Kendaraan

Pasang Gembok Pada Cakram Ban Depan
TANGERANG – INFOPLUS9.COM-Maraknya aksi pencurian kendaraan bermotor, baik roda dua maupun roda empat, kian meresahkan masyarakat. Namun, seringkali risiko kehilangan ini diperparah oleh kelalaian dan kurangnya kewaspadaan pemilik kendaraan dalam memberikan pengamanan ekstra.
Salah satu langkah preventif yang kini sangat direkomendasikan adalah pemasangan sistem pelacak Global Positioning System (GPS) tracker pada kendaraan.
Manfaat Utama Pemasangan GPS pada Kendaraan:
- Pelacakan Real-Time: Pemilik dapat memantau posisi akurat kendaraan secara langsung melalui ponsel pintar kapan saja dan di mana saja.
- Mempermudah Kerja Kepolisian: Jika terjadi pencurian, titik koordinat yang dihasilkan GPS akan sangat membantu aparat penegak hukum dalam melakukan pengejaran secara cepat.
- Fitur Matikan Mesin Jarak Jauh (Cut-Off Engine): Beberapa teknologi GPS modern memungkinkan pemilik mematikan mesin kendaraan dari jarak jauh lewat aplikasi, sehingga pelaku tidak bisa membawa kabur kendaraan lebih jauh.
- Deteksi Pergerakan Mencurigakan: Sistem akan memberikan notifikasi otomatis jika kendaraan bergerak atau berpindah tempat tanpa izin pemilik.
Respon Positif Warga
Kesadaran akan pentingnya alat pengaman tambahan ini mulai tumbuh di kalangan masyarakat. Salah satunya diungkapkan oleh Bayu, seorang warga Pandeglang yang langsung memasang GPS pada sepeda motor Honda Beat yang baru saja dibelinya.
”Langkah ini sengaja saya ambil untuk antisipasi. Sekarang modus pencurian motor makin nekat dan cepat. Memang keluar biaya sedikit di awal untuk pasang GPS, tapi jauh lebih tenang kalau motor ditinggal di parkiran. Setidaknya kalau terjadi apa-apa, posisinya langsung bisa pantau dari HP,” ujar Bayu, Rabu (10/6/2026).
Himbauan Kepolisian: Pertebal Pengamanan dengan Kunci Ganda
Menyikapi fenomena ini, pihak kepolisian terus gencar memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak memberi celah bagi para pelaku kejahatan.

Pasang GPS pada Kendaraan
IPDA H. Syaiful Rusdiansyah, SH selaku Kanit Reskrim Polsek Cikupa menegaskan bahwa keamanan kendaraan merupakan tanggung jawab bersama yang harus diawali dari kedisiplinan pemiliknya. Beliau meminta warga tidak hanya mengandalkan kunci stang bawaan pabrik, melainkan harus mempertebal sistem keamanan secara fisik.
”Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya di wilayah hukum Polsek Cikupa, untuk lebih waspada dan tidak teledor. Pelaku kejahatan hanya butuh hitungan detik untuk membobol kunci kontak biasa. Oleh karena itu, sangat penting memasang alat pengaman tambahan secara fisik, seperti gembok pada cakram rem, kunci rahasia, atau rantai tambahan,” tegas Kanit Reskrim Polsek Cikupa.
Menurutnya, kombinasi antara pengamanan fisik dan teknologi digital akan membuat ruang gerak pelaku pencurian menjadi sangat sempit.
”Gembok cakram atau kunci tambahan berfungsi sebagai pencegahan awal untuk memperlambat dan menggagalkan niat pelaku saat di lokasi. Sementara GPS tracker adalah pelapisnya. Jika sampai terjadi tindakan perampasan atau pencurian, dengan adanya GPS, posisi kendaraan bisa dengan sangat mudah dan cepat kami lacak,” tambahnya.
Di akhir arahannya, Kanit Reskrim meminta masyarakat untuk segera berkoordinasi dengan pihak berwajib jika menjadi korban kejahatan.
”Kami minta masyarakat segera melapor ke polsek terdekat jika terjadi kehilangan, dan informasikan jika kendaraan memiliki alat pelacak agar anggota kami di lapangan bisa langsung melakukan pengejaran, melacak titik koordinatnya, dan membekuk pelaku,” pungkasnya.