Skip to content
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
-
logo regular 001 free img
logo regular 001 free img
  • Home
  • About
  • Menu
  • Box Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Disclaimer
  • Our Article
  • Home
  • About
  • Menu
  • Box Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Disclaimer
  • Our Article
Close

Search

  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Subscribe
logo regular 001 free img
logo regular 001 free img
  • Home
  • About
  • Menu
  • Box Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Disclaimer
  • Our Article
  • Home
  • About
  • Menu
  • Box Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Disclaimer
  • Our Article
Close

Search

  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Subscribe

Stories

View All Stories
Glass White Modern Interior Indoor Natural 1626697 Pxhere.com 440x440
158 Stories

How Healthy Eating Boosts Your Creativity

Jumadil Qubro
By Jumadil Qubro
Juni 6, 2026
Home/Politik/Opini: Menagih Komitmen Keadilan bagi Semua, Menghentikan Tradisi “Bagi-Bagi Kursi” di Lembaga Negara
Politik

Opini: Menagih Komitmen Keadilan bagi Semua, Menghentikan Tradisi “Bagi-Bagi Kursi” di Lembaga Negara

By Jumadil Qubro
Juni 6, 2026 3 Min Read
0
1596506 976x1024

Foto Anis Baswedan

​“Negara tidak boleh dikelola untuk menyenangkan segelintir orang, tetapi untuk menghadirkan keadilan bagi semua.” > — Anies Baswedan

​Kutipan di atas bukan sekadar untaian kalimat retoris, melainkan sebuah prinsip mendasar dalam hukum tata negara. Sebuah bangsa akan berdaulat penuh jika instrumen kekuasaannya digerakkan untuk kemaslahatan publik, bukan sebagai komoditas politik untuk membalas budi sekutu pasca-pemilu.

​Namun, realitas hari ini sering kali mempertontonkan kontradiksi yang menyakitkan. Salah satu yang belakangan memicu polemik nasional dan menjadi trending topic adalah sorotan publik terhadap manajemen internal di Badan Gizi Nasional (BGN) serta pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Fenomena ini menjadi alarm keras mengenai bahaya laten salah kelola sumber daya manusia (SDM) akibat penempatan figur yang dinilai tidak kompeten dan minim integritas.

​Analisis Masalah: Ketika Kompetensi Dikalahkan oleh Konsesi

​Akar dari sengkarut ini bermula dari paradigma pengelolaan negara yang masih terjebak pada politik akomodatif. Ketika jabatan-jabatan strategis di lembaga negara seperti BGN diisi bukan berdasarkan merit system (sistem merit), melainkan atas dasar kedekatan atau kepentingan golongan, maka kehancuran sistemik tinggal menunggu waktu.

​Ada tiga dampak fatal dari pola salah kelola SDM ini:

  • ​Defisit Kompetensi: Menempatkan individu tanpa keahlian spesifik pada program krusial seperti MBG membuat kebijakan publik menjadi gagap, tidak terukur, dan rawan salah sasaran.
  • ​Krisis Rasa Memiliki (Sense of Belonging): Pejabat yang naik karena jalur “titipan” cenderung memiliki loyalitas kepada pemberi jabatan (kelompok/partai), bukan kepada negara. Akibatnya, tanggung jawab moral terhadap uang rakyat menjadi sangat rendah.
  • ​Celah Korupsi yang Melebar: Ketika integritas (akhlak) dan profesionalisme diabaikan, lembaga negara bertransformasi menjadi ladang basah untuk bancakan korupsi. Kasus-kasus penyalahgunaan wewenang ini tidak hanya memalukan di panggung nasional, tetapi secara nyata merampas hak gizi anak-anak bangsa.

​Solusi Strategis: Bagaimana Seharusnya Pemerintah Mengelola Negara?

​Untuk menghentikan lingkaran setan ini dan memastikan pemerintah tidak berjalan sesuai dengan narasi buruk yang dikhawatirkan masyarakat, diperlukan reformasi radikal dalam tata kelola pemerintahan.

​1. Strikturalisasi Sistem Merit secara Total

​Pemerintah harus berani memutus rantai “bagi-bagi kursi”. Pengisian jabatan di lembaga vital seperti Badan Gizi Nasional wajib melalui proses seleksi terbuka (open bidding) yang transparan dan independen. Kriteria utama harus berbasis pada:

  • ​Rekam jejak (Track Record) di bidang terkait.
  • ​Keahlian teknis dan manajerial yang tersertifikasi.
  • ​Uji publik untuk melihat integritas moral calon pejabat.

​2. Mengembalikan Skala Prioritas pada Masalah Bangsa

​Pemerintah wajib melakukan reorientasi kebijakan. Fokus anggaran dan energi negara harus diarahkan untuk menyelesaikan masalah struktural—seperti kemiskinan, stunting, dan ketimpangan ekonomi—bukan untuk mengamankan posisi politik kelompok tertentu. Setiap rupiah yang keluar dari APBN untuk program seperti MBG harus diaudit secara ketat oleh BPK dan dipantau oleh lembaga independen.

​3. Institusionalisasi Pemberantasan Korupsi Tanpa Pandang Bulu

​Korupsi di Indonesia harus ditekan hingga ke titik nadir melalui penguatan sistem pencegahan digital (seperti transparansi e-procurement) dan penegakan hukum yang agresif. Pejabat yang terbukti memanfaatkan program negara untuk kepentingan memperkaya diri atau kelompoknya harus dijatuhi hukuman maksimal untuk memberikan efek jera.

​Kesimpulan: Pilihan di Tangan Pemerintah

​Masyarakat hari ini sudah semakin cerdas. Trending topic di media sosial mengenai karut-marut lembaga negara adalah bukti bahwa ruang kontrol publik sangat aktif.

​Pemerintah berada di persimpangan jalan: terus memelihara syahwat politik golongan yang berujung pada kehancuran kepercayaan publik, atau berbalik arah menuju pengelolaan negara yang bersih, kompeten, dan berkeadilan. Menghadirkan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia hanya bisa terwujud jika negara ini dikelola oleh manusia-manusia yang memiliki keahlian di bidangnya dan menempatkan kehormatan bangsa di atas kepentingan pribadinya.

Baca Juga :

OPINI: Ketika Kritik Dianggap Musuh, Menolak Diam adalah Jalan Menyelamatkan Negara
Author

Jumadil Qubro

Redaksi INFOPLUS9.COM

Follow Me
Other Articles
Previous

OPINI: Ketika Kritik Dianggap Musuh, Menolak Diam adalah Jalan Menyelamatkan Negara

Next

Kejagung Ungkap Dugaan Korupsi Program Makan Bergizi Gratis: Yayasan Terafiliasi Dadan Cs Raup Insentif Miliaran Rupiah per Hari

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent Posts

  • Merayakan dengan Kepedulian, Alap-Alap News Group Gelar Santunan Anak Yatim
  • Bayang-Bayang “Matel” di Cikupa: Ketika Jalanan Bukan Lagi Milik Warga
  • Kapolsek Tigaraksa Ikuti Gerak Jalan Santai Sambut HUT RI ke-81 di Kecamatan Jambe
  • RW 21 PERUMAHAN CLUSTER ROYAL KARAWACI “TURUN GUNUNG” SIAP GUNCANG TURNAMEN PIALA KELURAHAN SUKABAKTI HUT RI KE-81
  • Dinsos Pandeglang Respons Kondisi Warga Caringin, Bantuan Disalurkan dan Hunian Layak Diupayakan

Recent Comments

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

Archives

  • Agustus 2026
  • Juli 2026
  • Juni 2026
  • Mei 2026
  • April 2026
  • Oktober 2025
  • September 2025
  • Januari 2025

Categories

You May Have Missed

Lokal Daerah

Karang Taruna Kecamatan Cikupa Siap Sukseskan Gerak Jalan Sehat 2026, Dalam Rangka memeriahkan HUT RI ke-81

Jumadil Qubro
By Jumadil Qubro
Agustus 12, 2026
Nasional

Semarak HUT ke-28 BPPKB Banten: Ajang Pererat Solidaritas di Stadion Pakansari

Jumadil Qubro
By Jumadil Qubro
Juli 8, 2026
Polri

Rayakan HUT Bhayangkara ke-80, Polsek Cikupa Gelar Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim

Jumadil Qubro
By Jumadil Qubro
Juli 1, 2026
Polri

Selamat Hari Puisi 2026, Sebuah Puisi Untuk Polresta Tangerang

Jumadil Qubro
By Jumadil Qubro
Juli 27, 2026
Sport

Duel Sengit di Cikupa: Tim Bojong U-40 Tundukkan Pasir Jaya Lewat Drama Adu Penalti

Jumadil Qubro
By Jumadil Qubro
Juli 18, 2026
Lokal Daerah

Adhar Bateng Deklarasikan Diri sebagai Calon Ketua Karang Taruna Kelurahan Mekarbakti Usung Visi “BANGKIT”

Jumadil Qubro
By Jumadil Qubro
Agustus 4, 2026
Lokal Daerah

Gelorakan Syiar Islam, Karang Taruna Desa Talaga Matangkan Persiapan Pawai Obor Raksasa

Jumadil Qubro
By Jumadil Qubro
Juni 15, 2026
Organisasi

Menuju Pemilihan 28 Juni, Arief Rahman Hidayat Siap Bawa Perubahan Bagi Pemuda Karang Taruna Kelurahan Sukamulya

Jumadil Qubro
By Jumadil Qubro
Juni 21, 2026
Lokal Daerah

Sinergi Warga dan PT. Molex Ayus: Menjaga Kondusivitas Wilayah di Tengah Aksi Buruh

Jumadil Qubro
By Jumadil Qubro
Juni 25, 2026
Media Infoplus9.com adalah platform media siber yang berkomitmen menyajikan data dan peristiwa menjadi informasi aktual, tepercaya, dan mendalam. Mengusung nilai-nilai jurnalisme yang kuat, Infoplus9.com selalu mengedepankan pemberitaan yang profesional, objektif, dan berimbang (cover all sides) demi memenuhi hak masyarakat atas informasi yang akurat.
logo footer 01 free img
2301477

Menu

  • Home
  • About
  • Menu
  • Box Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Disclaimer
  • Our Article
Redaksi INFOPLUS9.COM Website : www.Infoplus9.com Email : Redaksiinfoplus9@gmail.com Facebook: Infoplus9.com Telp : 0838-7432-6509 Copyright 2026 — . All rights reserved.