Dicap “Londo Ireng” Oleh PRESIDEN Prabowo,LSM Komando : Itu Penghinaan Pada Demokrasi !

Tangerang-INFOPLUS9.COM-Dalam pidatonya pada peringatan HUT PKB, Presiden Prabowo Subianto menyinggung kelompok LSM dan wartawan yang sering mengkritik pemerintah. Presiden menyebut kelompok tersebut dengan istilah “Londo Ireng”.
Kami, LSM KOMANDO Corong Aspirasi Rakyat, kecewa dan menolak keras penggunaan istilah “Londo Ireng” untuk menyebut LSM dan Wartawan.
Pak Presiden, dengan segala hormat:
1. SALAH ALAMAT SEJARAH
“Londo Ireng” adalah sebutan untuk mereka yang dulu membantu penjajah menindas rakyat.
Sementara LSM dan Wartawan hari ini justru hadir untuk melawan ketidakadilan, membela rakyat kecil, dan mengawal uang rakyat agar tidak dikorupsi.
Menyamakan kami dengan penjajah adalah penghinaan terhadap sejarah dan terhadap konstitusi.
2. KRITIK ADALAH OBAT, BUKAN RACUN
Negara demokrasi yang sehat butuh oposisi, butuh kontrol, butuh sorotan.
Jika hari ini LSM dan media bungkam, maka yang senang hanya koruptor dan pejabat arogan.
Mencap yang kritis sebagai “musuh” atau “Londo Ireng” adalah langkah awal menuju otoritarianisme.
PERNYATAAN SIKAP LSM KOMANDO CAR:
- Menolak segala bentuk stigmatisasi dan kriminalisasi terhadap LSM, Jurnalis, dan Aktivis.
- Menuntut pemerintah untuk membuka ruang demokrasi seluas-luasnya, bukan menutupnya dengan label-label.
- Memastikan Komando CAR di seluruh Indonesia akan semakin militan. Hinaan tidak akan memadamkan api perjuangan kami.
Penutup dari Ketua Umum DPP LSM Komando CAR :
“Pak Prabowo adalah Presiden kami. Kami hormat pada jabatan itu. Tapi hormat tidak berarti diam saat ada yang salah. Jika membela rakyat disebut ‘Londo Ireng’, maka biarlah kami jadi ‘Londo Ireng’ yang membela konstitusi. Karena diam di saat zalim merajalela, itu baru pengkhianatan sejati.”
SUARA RAKYAT, KOMANDO KAMI
sumber: LSM. komando