Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Kelurahan Sukamulya Cikupa Tuangkan 350 Liter Eco Enzyme ke Kolam Retensi

Lurah Soni Rahmat Sonjaya bersama tuangkan cairan ECO Enzyme ke kolam Retensi
TANGERANG–INFOPLUS9.COM-Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang jatuh setiap tanggal 5 Juni, Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) 3R “EcoSule” Ecogreen Sukamulya Lestari bersama Pemerintah Kelurahan Sukamulya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, menggelar aksi nyata peduli lingkungan. Aksi tersebut diwujudkan melalui penuangan 350 liter cairan Eco Enzyme ke Kolam Retensi Mediterania 1, Jumat (05/06/2026).
Kegiatan kolaboratif ini dihadiri langsung oleh Lurah Sukamulya, Soni Rahmat Sonjaya, S.IP., pengelola TPST 3R EcoSule Lukman Nulhakim (yang akrab disapa Kang Aden), jajaran staf kelurahan, Kasie Pemberdayaan, serta para pemuda dari Karang Taruna Kelurahan Sukamulya.
Inovasi Manfaatkan Limbah Organik Jadi Cairan Serbaguna
Di bawah inisiasi Kang Aden, TPST Kelurahan Sukamulya berhasil menyulap sampah organik menjadi produk berdaya guna tinggi bernama Eco Enzyme. Cairan ini merupakan hasil fermentasi dari campuran limbah organik seperti kulit buah dan sayuran, gula (molase atau gula merah), serta air yang diproses di dalam wadah tertutup selama kurang lebih 90 hari (3 bulan).

Produk akhir yang baik ditandai dengan warna cokelat tua hingga muda, serta memiliki aroma asam manis yang khas seperti tape atau cuka, tanpa adanya bau busuk yang menyengat. Eco Enzyme dikenal kaya akan manfaat, mulai dari pembersih rumah tangga, pupuk cair organik untuk tanaman, hingga agen pemurni yang efektif untuk memperbaiki kualitas ekosistem perairan.
Uraian Kegiatan: Bersihkan Ekosistem Air Secara Massal
Berdasarkan pemantauan awak media di lokasi kegiatan, aksi dimulai dengan diawali sambutan dan pembukaan bersama. Terlihat puluhan galon dan jeriken besar berisi cairan Eco Enzyme berwarna kecokelatan telah dipersiapkan dan diangkut menggunakan kendaraan roda tiga operasional Kecamatan Cikupa.
Petugas TPST 3R bersama anggota Karang Taruna bergotong-royong memindahkan jeriken-jeriken tersebut ke area tepi air. Secara serentak, Lurah Sukamulya beserta pengelola TPST dan seluruh relawan menuangkan total 350 liter Eco Enzyme langsung ke aliran Kolam Retensi Mediterania 1 yang kondisi airnya terpantau menghitam dan dipenuhi tumpukan sampah domestik. Cairan organik ini dilepaskan secara bertahap guna menetralisir zat kimia berbahaya dan menekan aroma tidak sedap di kolam tersebut.
Kang Aden Selaku Pengelola TPST
Lukman Nurhakim atau Kang Aden menegaskan komitmennya dalam memobilisasi pengelolaan sampah berbasis komunitas di wilayah Sukamulya.
”Hari ini, bertepatan dengan momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia, kami menyalurkan hasil karya nyata pengolahan limbah organik berupa 350 liter Eco Enzyme. Kami berharap apa yang kita tuangkan hari ini bisa memberikan dampak instan dan berkelanjutan bagi alam, khususnya dalam menjernihkan serta menetralisir air di kolam retensi ini. Sampah bukan lagi musuh, jika dikelola dengan tepat, ia bisa menjadi solusi kelestarian lingkungan kita,” ujar Kang Aden.
Apresiasi Tinggi dari Lurah Sukamulya Soni Rahmat Sonjaya, S.IP
Aksi kreatif dan berdampak nyata ini mendapat respons positif serta apresiasi tinggi dari Pemerintah Kelurahan Sukamulya. Lurah Sukamulya, Soni Rahmat Sonjaya, S.IP., menyampaikan rasa bangganya atas dedikasi yang ditunjukkan oleh tim TPST 3R EcoSule dan para pemuda Karang Taruna.
”Kami atas nama Pemerintah Kelurahan Sukamulya sangat mengapresiasi pencapaian dan kerja keras luar biasa dari Kang Aden beserta seluruh tim pengelola TPST 3R EcoSule. Ini adalah bukti nyata bahwa wilayah kita memiliki inovator yang peduli pada masa depan bumi. Langkah penuangan Eco Enzyme di Hari Lingkungan Hidup Sedunia ini tidak hanya membantu memperbaiki kualitas sanitasi air warga sekitar, tetapi juga menjadi edukasi penting bagi masyarakat luas agar lebih bijak dalam memilah dan mengolah sampah dari rumah,” pungkas Soni Rahmat Sonjaya.

Kegiatan berjalan dengan lancar dan khidmat, ditutup dengan pekikan doa bersama agar aksi iklim lokal ini mampu mendorong gerakan kelestarian lingkungan yang lebih masif di Kabupaten Tangerang sejalan dengan semangat global #NowForClimate.