Skip to content
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
-
  • Wisata
  • TNI
  • Budaya
  • Polri
  • Nasional
  • Pedoman Media Siber
  • Lokal Daerah
  • Beranda
  • Kode Etik
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Budaya
  • Gaya Hidup
  • Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Sport
  • Wisata
  • TNI
  • Budaya
  • Polri
  • Nasional
  • Pedoman Media Siber
  • Lokal Daerah
  • Beranda
  • Kode Etik
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Budaya
  • Gaya Hidup
  • Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Sport
Close

Search

  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Subscribe
  • Wisata
  • TNI
  • Budaya
  • Polri
  • Nasional
  • Pedoman Media Siber
  • Lokal Daerah
  • Beranda
  • Kode Etik
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Budaya
  • Gaya Hidup
  • Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Sport
  • Wisata
  • TNI
  • Budaya
  • Polri
  • Nasional
  • Pedoman Media Siber
  • Lokal Daerah
  • Beranda
  • Kode Etik
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Budaya
  • Gaya Hidup
  • Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Sport
Close

Search

  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Subscribe
Home/Nasional/Perang Sultan Ageng Tirtayasa dengan Sultan Haji yang di Bantu VOC
Nasional

Perang Sultan Ageng Tirtayasa dengan Sultan Haji yang di Bantu VOC

By Jumadil Qubro
Juli 7, 2026 2 Min Read
0

PER4NG BANTEN ( SULTAN AGENG TIRTAYASA MELAWAN PUTRA NYA )Pada tanggal 27 Februari 1682, pecah perang antara ayah dan anak.pasukan Sultan Ageng menyerang Belanda untuk mengepung Sultan Haji yang menduduki istana Surasowan.

Dalam waktu singkat, pasukan Sultan Ageng dapat menguasai istana Surasowan. Sultan Haji segera dilindungi oleh Jacob de Roy dan dibawa ke Loji milik VOC. Di bawah pimpinan Kapten Sloot dan W. Caeff, pasukan Sultan Haji bersamasama dengan pasukan VOC mempertahankan loji itu dari kepungan pasukan Sultan Ageng.

Akibat perlawanan yang sangat kuat dari Sultan Ageng, bantuan militer yang dikirim dari Batavia tidak dapat mendarat di Banten. Bantuan militer yang lebih besar segera dikirim dari Batavia dengan syarat Sultan Haji akan memberi hak monopoli kepada VOC di Banten. Sultan Haji menyetujui syarat itu.

Pada tanggal 7 April 1682 bantuan Kompeni yang dijanjikan itu datang dengan kekuatan besar membalas serangan Sultan Ageng

dengan melakukan penyerangan ke Keraton Surasowan dan benteng istana Tirtayasa di bawah pimpinan Francois Tack dan De Saint Martin.Pasukan ini berhasil membebaskan loji dari kepungan Sultan Ageng. Sultan Ageng terus melakukan perlawanan hebat. Ia dengan gigih meneruskan perjuangannya, dibantu oleh pasukan Makassar, Bali, dan Melayu. Markas besar pasukannya berada di Margasana.

Serangan pasukan Kompeni di bawah pimpinan Jonker, St. Martin, dan Tack berhasil mendesak barisan Banten. Margasana pun dapat diduduki. Kacarabuan dan Tangerang juga dapat dikuasai oleh Kompeni.

Sultan Ageng kemudian mengundurkan diri ke Tirtayasa yang dijadikan pusat pertahanannya.
Serangan umum dimulai dari daerah pantai menuju Tanara dan Tangkurak. Pada tanggal 28 Desember 1682 pasukan Jonker, Tack, dan Michielsz menyerang Pontang, Tanara, dan Tirtayasa serta membakarnya.

Ledakan-ledakan dan pembakaran menghancurkan Keraton Tirtayasa. Akan tetapi, Sultan Ageng berhasil menyelamatkan diri ke pedalaman. Pangeran Arya Purbaya juga berhasil lolos dengan selamat dengan terlebih dahulu membakar benteng dan keratonnya.

Pihak Kompeni berusaha untuk mencari Sultan Ageng dan membujuknya untuk menghentikan perlawanan dan turun ke Banten. Sultan Haji mengutus 52 orang keluarganya untuk menjemput ayahnya, sebagai tipu daya menangkap ayahnya di Ketos.

Pada malam menjelang 14 Maret 1683, terjadi penghianatan putranya sendiri yang berkerja sama dengan Belanda, namun Pangeran Arya Purbaya berhasil lolos, Sultan Ageng Tirtayasa dipenjarakan di Batavia sampai ia meninggal tahun 1692.
Sebagai Bentuk Penghormatan Sultan Haji membawa jasad ayah nya ke Banten dan di makam kan d Dalam Komplek Makam Kerajaan Banten Lama.

Banten dipimpin Sultan Haji namun dibawah kekuasaan tangan Belanda. Dan setelah wafatnya Sultan Haji, Banten sepenuhnya dikuasai oleh Hindia Belanda. Sehingga pengangkatan Sultan harus mendapat persetujuan Gubenur Jendral Hindia Belanda. Akhirnya, Sultan Abu Fadhl Muhammad Yahya dipilih sebagai pengganti Sultan Haji.

Author

Jumadil Qubro

Redaksi INFOPLUS9.COM

Follow Me
Other Articles
Previous

Tahukah Anda Siapa Pangeran Aryadilla, Sosok Terkenal di Kesultanan Banten

Next

Kisah Jasad Yang Menghilang, Namanya Abadi Karomah Sunan Kalijaga Muncul Saat Wafat

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent Posts

  • FKPN Desak Kementerian Lingkungan Hidup Audit Total Reklamasi Pesisir Utara Banten dan Hentikan Perampasan Ruang Hidup Nelayan
  • RS Hermina Bitung Memberikan Pelayanan Khusus dan Kunjungan Langsung kepada Pasien Anak di Hari Anak Nasional 2026
  • Kodim 0510/Trs Resmikan Jembatan Penghubung Armco
  • Hari Bhakti Adhyaksa ke-66, Kapolresta Tangerang: Sinergi Polri-Kejaksaan Kunci Tegaknya Hukum Berkeadilan
  • Internalisasi Polantas KARIB, Rakernis Polda Kalsel 2026 Hadirkan Motivator Nasional

Recent Comments

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

You May Have Missed

News

Sambut 1 Muharam 1448 H, Pimpinan Infoplus9.com Ajak Petik Hikmah Hijrah dan Teladani Semangat Perjuangan Islami

Jumadil Qubro
By Jumadil Qubro
Juni 15, 2026
Lokal Daerah

Wujudkan Makna Idul Adha, Warga Cikupa Bagus Residence Kompak Gotong Royong Sembelih 5 Ekor Hewan Qurban

Jumadil Qubro
By Jumadil Qubro
Mei 27, 2026
TNI

Pangdam Jaya Resmikan Jembatan Garuda Penghubung Warga Patrasana

Jumadil Qubro
By Jumadil Qubro
Juni 29, 2026
TNI

Kasdim 0510/Trs Hadiri Pembukaan persami Korps Kadet Gelombang V Tahun 2026

Jumadil Qubro
By Jumadil Qubro
Juni 21, 2026
Lokal Daerah

Pelaksanaan Sholat Idul Adha 1447 H di Masjid Neo Mediterania Berlangsung Khidmat dan Penuh Kebersamaan

Jumadil Qubro
By Jumadil Qubro
Mei 27, 2026
Gaya Hidup

Salurkan Hobi Akhir Pekan, Hendi Kumis “Sang Jurnalis” Kampanyekan Keselamatan Berkendara Lewat Aksi Touring

Jumadil Qubro
By Jumadil Qubro
Juli 3, 2026
Sorotan

Cari Keadilan, Korban Dugaan Pelecehan Oknum DPRD Kota Serang Temui Ketua Dewan

Jumadil Qubro
By Jumadil Qubro
Juli 4, 2026
Politik

Tatap Verifikasi KPU, Partai Gerakan Rakyat Kabupaten Tangerang Genjot Target KTA Hingga Sasar Pemilih Pemula

Jumadil Qubro
By Jumadil Qubro
Juni 3, 2026
Sorotan

TPA Jatiwaringin Kebakaran, Angin Kencang Diduga Picu Api Cepat Meluas

Jumadil Qubro
By Jumadil Qubro
Juli 1, 2026
Media Infoplus9.com adalah platform media siber yang berkomitmen menyajikan data dan peristiwa menjadi informasi aktual, tepercaya, dan mendalam. Mengusung nilai-nilai jurnalisme yang kuat, Infoplus9.com selalu mengedepankan pemberitaan yang profesional, objektif, dan berimbang (cover all sides) demi memenuhi hak masyarakat atas informasi yang akurat.
Redaksi INFOPLUS9.COM Website : www.Infoplus9.com Email : Redaksiinfoplus9@gmail.com Facebook: Infoplus9.com Telp : 0838-7432-6509 Copyright 2026 — . All rights reserved.