cropped 3541647.jpg

Limbah di Kawasan Milenium Dituding Biang Pencemaran Sungai Cimanceuri, Bencana Nyata Bagi Warga Budimulya

​TANGERANG — INF⭕PLUS9.COM-Warga Desa Budimulya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, bersama para aktivis lingkungan hidup menghadapi ancaman krisis ekologis yang kian mengkhawatirkan. Aliran Sungai Cimanceuri yang melintasi kawasan Milenium, tepatnya di perbatasan Desa Budimulya (Kecamatan Cikupa) dan Desa Matagara (Kecamatan Tigaraksa), berubah warna menjadi hitam pekat dan mengeluarkan aroma busuk menyengat yang sangat mengganggu aktivitas serta kesehatan warga sekitar.

​Pencemaran parah ini diduga kuat bersumber dari pembuangan limbah industri di sekitar Kawasan Milenium yang tidak dikelola dengan baik, diperparah oleh kondisi debit air sungai yang menyusut drastis akibat musim kemarau.

​Muhammad Ari, salah seorang warga setempat, mengungkapkan bahwa kondisi ini sudah berlangsung selama beberapa pekan terakhir tanpa penanganan yang memadai.

“Sudah beberapa minggu ini air sungai menyusut, berubah warna jadi hitam pekat, and mengeluarkan aroma sangat tidak sedap,” ujarnya.

​Menanggapi keluhan tersebut, elemen masyarakat dan pegiat lingkungan mendesak Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang beserta Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) untuk segera turun tangan secara tegas. Mereka menuntut instansi terkait agar membuka hasil pengawasan terhadap industri-industri yang beroperasi di Kawasan Milenium dan melakukan uji laboratorium secara transparan terhadap sampel air Sungai Cimanceuri.

​Aktivis lingkungan menegaskan bahwa pembiaran terhadap pencemaran limbah industri ini merupakan bencana nyata bagi ekosistem dan kesehatan masyarakat jangka panjang. Oleh karena itu, penindakan hukum yang tegas tanpa pandang bulu wajib diberlakukan kepada pihak perusahaan atau pengelola kawasan yang terbukti melanggar aturan baku mutu lingkungan hidup, demi memberikan efek jera serta mengembalikan kelestarian Sungai Cimanceuri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
Don`t copy text!