cropped 3541647.jpg

Vius Muhidin Setiawan di Pembukaan ASSKaT League 2026: Libatkan 2.480 Atlet Muda dan Pastikan Proteksi BPJS Ketenagakerjaan

🧑‍🏫 Redaksi: Jumadil Qubro

TANGERANG—INF⭕PLUS9.COM-Ajang pembinaan sepak bola usia dini paling bergengsi di Kabupaten Tangerang, ASSKaT League Season 4 Tahun 2026, resmi dibuka di Stadion Mini Tigaraksa. Di hadapan Bupati Tangerang Drs. H. Moch. Maesyal Rasyid, Ketua Umum PSSI Kabupaten Tangerang H. Daniel Ramdani, para pejabat daerah, serta ratusan wali murid, Ketua Panitia Pelaksana Vius Muhidin Setiawan menyampaikan laporan penuh semangat mengenai perjalanan dan perkembangan turnamen tahun ini.

​Dalam sambutannya, Vius menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada Bupati Tangerang yang menyempatkan hadir di tengah jadwal yang sangat padat demi membuka secara langsung opening ceremony musim keempat ini.

​Libatkan 58 SSB dan 2.480 Peserta

Vius memaparkan bahwa antusiasme masyarakat dan dunia sepak bola usia dini pada tahun 2026 ini mengalami peningkatan yang luar biasa. Tercatat sebanyak 58 Sekolah Sepak Bola (SSB) dari total 114 tim dengan total 2.480 atlet terdaftar ikut ambil bagian.

​Kompetisi ini dibagi menjadi tiga kategori kelompok umur (KU) guna memaksimalkan pembinaan secara merata:

  • ​Usia 10 Tahun (U-10): Diikuti oleh 40 SSB.
  • ​Usia 12 Tahun (U-12): Diikuti oleh 48 SSB.
  • ​Usia 14 Tahun (U-14): Diikuti oleh 36 SSB.

​Pemerataan Lokasi Pertandingan

Sebagai bentuk komitmen terhadap pemerataan pembinaan sepak bola di Kabupaten Tangerang, Vius menjelaskan bahwa ASSKaT League selalu konsisten berpindah lokasi setiap tahunnya. Setelah tahun-tahun sebelumnya sukses digelar di Pasar Kemis, Rajeg, dan Mauk, kini perhelatan dipusatkan di wilayah Tigaraksa dan Cikupa. Ke depannya, panitia bahkan membuka kemungkinan untuk membawa turnamen ini ke wilayah Kabupaten Tangerang bagian selatan.

​Prioritaskan Keselamatan Lewat BPJS Ketenagakerjaan

Salah satu poin paling krusial yang ditekankan oleh Vius dalam sambutannya adalah komitmen panitia terhadap perlindungan dan keselamatan para atlet muda. Ia menegaskan bahwa seluruh 2.480 atlet yang berlaga telah didaftarkan ke dalam program BPJS Ketenagakerjaan.

​”Alhamdulillah, seluruh atlet yang terlibat dalam sepak bola ini dilindungi oleh BPJS Ketenagakerjaan. Perlindungan ini bukan hanya saat turnamen berlangsung, tetapi juga mulai dari mereka menjalani latihan rutin hingga pertandingan selesai,” tegas Vius Muhidin Setiawan.

​Vius menambahkan, langkah ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab moral kepada orang tua dan SSB agar anak-anak dapat berlatih dengan tenang demi menggapai impian menjadi atlet profesional. Dalam mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, pihak panitia juga telah menyiapkan SOP darurat dan bekerja sama dengan rumah sakit rujukan terdekat seperti RSUD Kabupaten Tangerang dan RS Hermina Bitung.

​Di akhir sambutannya, Vius mengajak seluruh klub SSB dan sekolah sepak bola di Kabupaten Tangerang yang belum bergabung untuk turut serta mendaftarkan atlet mereka agar mendapatkan jaminan perlindungan dan pembinaan yang profesional. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
Don`t copy text!