cropped 3541647.jpg

PT Respati Kemasindah Cikupa Terbakar Hebat, Warga Panik Mengungsi dan Asap Hitam Membumbung Puluhan Kilometer

🧑‍🏫 Jumadil Qubro

​Kepulan asap pekat terlihat dari Kelurahan Sukamulya, Selasa (6/10/2026)

Tangerang–INF⭕PLUS9.COM-Kebakaran hebat melanda pabrik pengolahan kemasan plastik milik PT Respati Kemasindah yang berlokasi di Jl. Raya Otonom Cikupa No.188, Pasir Gadung, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, pada Selasa (6/10/2026). Kobaran api yang disertai kepulan asap hitam pekat mulai terlihat sejak pukul 10.30 WIB dan terpantau hingga jarak berpuluh-puluh kilometer, bahkan terlihat sampai wilayah Panongan.

​Besarnya kobaran api sempat menyambar gedung serta bangunan yang berada di sekitar lokasi. Berdasarkan informasi awal, api diduga berasal dari percikan saat bahan-bahan kimia di dalam pabrik mengalami kontaminasi, meskipun penyebab utama kebakaran ini masih dalam proses penyelidikan pihak berwenang.

​Merespons insiden darurat ini, jajaran kepolisian dari Polsek Cikupa yang dipimpin oleh Kanit Reskrim IPDA H. Syaiful Rusdiansyah, S.H. bersama personel langsung bergerak cepat mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mengamankan lokasi, membantu pengaturan arus lalu lintas di Jalan Otonom Cikupa Pasar Kemis yang mengalami kemacetan, serta memastikan situasi tetap kondusif.

​Upaya Pemadaman dan Kesiagaan Kawasan

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang mengerahkan sejumlah armada mobil pemadam kebakaran dari Mako Curug, Kelapa dua, Balaraja ,Pasar Kemis, hingga Balaraja. Upaya pemadaman juga diperkuat dengan bantuan unit mobil pemadam water tank dari TNI AD serta bantuan mobil pemadam dari berbagai perusahaan di kawasan Cikupa Mas yang berdatangan ke lokasi.

​Kencangnya tiupan angin yang mengarah ke selatan membuat pabrik-pabrik lain di sekitar lokasi kejadian langsung menetapkan status siaga satu guna mengantisipasi rambatan api.

Warga Mengungsi
Sementara, warga yang tinggal di kontrakan yang berada di sekitar lokasi kejadian, langsung mengungsi. Dia mengeluarkan berbagai macam barang berharga miliknya, seperti kasur, kulkas, televisi, lemari, pakaian dan lainnya.

“Saya lagi kerja, ini di pabrik permen. Langsung pulang, nyelamatin barang-barang di dalam kontrakan,” ujar Sari, salah seorang warga.

Pabrik lain sekitar lokasi perusahaan pun bersiaga satu antipasi api melebar karena angin cukup kencang bertiup ke arah selatan. Kerugian ditaksir milyaran rupiah, pihak perusahaan belum bisa dikonfirmasi terkait kebakaran ini.

Saat berita ini ditayangkan api belum bisa dipadamkan karena kuatnya angin dan bahan baku kimia yang terbakar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
Don`t copy text!