🧑🏫 Jumadil Qubro

Jakarta,— INF⭕PLUS9.COM-Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (TNI) kembali melaksanakan perombakan strategis dalam struktur organisasi melalui kebijakan mutasi perwira tinggi (pati) terbaru. Kebijakan ini mencakup sejumlah posisi penting di lingkungan TNI Angkatan Darat, mulai dari level komando strategis, komando kewilayahan, hingga unsur staf khusus.
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) TNI Jenderal Maruli Simanjuntak telah mengonfirmasi pergeseran jabatan krusial tersebut di Jakarta. Berdasarkan surat mutasi yang diterbitkan baru-baru ini, jabatan strategis Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) kini resmi dipercayakan kepada Letnan Jenderal TNI Iwan Setiawan, Rabu (7/10/2026).
Sebelum mengemban amanah baru sebagai Pangkostrad, Letjen TNI Iwan Setiawan menjabat sebagai Komandan Pusat Kesenjataan Infanteri (Danpussenif). Di balik rekam jejak militernya yang cemerlang, Letjen Iwan memiliki catatan sejarah luar biasa sebagai bagian dari tim ekspedisi legendaris yang sukses menaklukkan puncak tertinggi dunia, Gunung Everest, pada tahun 1997 di bawah komando Danjen Kopassus saat itu.
Poin Utama Mutasi Perwira Tinggi TNI AD:
- Pangkostrad: Dijabat oleh Letjen TNI Iwan Setiawan (menggantikan posisi lama sebagai Danpussenif).
- Danpussenif: Dijabat oleh Mayjen TNI Susilo (sekaligus naik pangkat menjadi jenderal bintang tiga). Mayjen Susilo merupakan lulusan Akmil 1993 yang sebelumnya menjabat sebagai Pati Sahli Tk. III KSAD Bidang Manajemen Sishanneg, serta berpengalaman sebagai Pangdivif 2/Kostrad dan Kasdam VI/Mulawarman.
- Pangdam Iskandar Muda (IM): Jabatan diserahterimakan dari Mayjen TNI Joko Hadi kepada Brigjen TNI Mahesa Fitriadi (sebelumnya Kapoksahli Pangdam IM). Mayjen Joko Hadi selanjutnya ditarik ke Mabesad sebagai Pati Sahli Tk. III Bidang Manajemen Sishanneg KSAD.
- Penugasan Khusus: Mayjen TNI Suhardi bergeser dari posisi Wakil Kepala Staf Teritorial (Wakaster) TNI menjadi Staf Khusus Panglima TNI untuk penugasan khusus ke PT Agrinas.
Kebijakan mutasi ini merupakan bagian dari dinamika organisasi yang rutin dilakukan guna mengoptimalkan kinerja satuan, penyegaran kepemimpinan, serta menjawab tantangan tugas pertahanan negara yang semakin kompleks ke depan

