Hari Lahir Pancasila 2026: Kecamatan Rajeg Teguhkan Semangat Persatuan untuk Indonesia yang Maju dan Berkarakter

Rajeg, Tangerang –INFOPLUS9.COM- Dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila yang jatuh pada 1 Juni 2026, Pemerintah Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari sebagai dasar negara dan pemersatu bangsa.
Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat rasa nasionalisme, persatuan, serta semangat gotong royong di tengah keberagaman masyarakat Indonesia. Dengan menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila, masyarakat diharapkan mampu menjaga kerukunan, toleransi, dan kebersamaan dalam membangun daerah yang maju dan sejahtera.

Camat Rajeg, Oman Apriaman, SKM, S.IP., M.Si, bersama Sekretaris Kecamatan Rajeg, H. Deni Septiawan, S.Sos., M.Si, menyampaikan ucapan selamat memperingati Hari Lahir Pancasila kepada seluruh masyarakat Kecamatan Rajeg. Peringatan ini menjadi pengingat bahwa Pancasila bukan hanya dasar negara, tetapi juga pedoman hidup bangsa Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan zaman.

Melalui semangat “Rajeg Beriman, Semakin Handal”, Pemerintah Kecamatan Rajeg berkomitmen untuk terus menghadirkan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta mendorong pembangunan yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila, demi mewujudkan kehidupan yang harmonis, adil, dan berkeadaban.
Selamat Memperingati Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026.
Pancasila Jiwa Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Maju.
Babinsa Koramil 02/Curug Monitoring Kegiatan Ibadah Waisak

Kodam Jaya, Tigaraksa-INFOPLUS9.COM-Dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman kepada umat Buddha yang melaksanakan perayaan Hari Raya Waisak, Babinsa Koramil 02/Curug, Kodim 0510/Trs Sertu Sriyono, melaksanakan pengamanan dan monitoring kegiatan ibadah Waisak di Wihara Ekayana Kelurahan Pakulonan Barat, Kecamatan Kelapa Dua Kabupaten Tangerang, Minggu (31/05/2026).
Kegiatan pengamanan tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan TNI kepada masyarakat dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan kerukunan antarumat beragama. Selama pelaksanaan ibadah, situasi berlangsung aman, tertib, dan penuh khidmat.
Sertu Sriyono Babinsa Koramil 02/Curug mengatakan, bahwa kehadiran Babinsa di tengah masyarakat merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial sekaligus upaya menciptakan suasana kondusif selama berlangsungnya kegiatan keagamaan.
“Kami hadir untuk memastikan pelaksanaan ibadah Waisak berjalan dengan aman dan lancar, sehingga umat Buddha dapat menjalankan ibadah dengan tenang dan khusyuk,” ujarnya.
Selain melakukan pengamanan, Babinsa juga berkoordinasi dengan perangkat Kelurahan, tokoh agama, dan unsur terkait guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai rencana.
Masyarakat dan umat Buddha yang mengikuti perayaan Waisak menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan yang diberikan oleh Babinsa Koramil 02/Curug dalam menjaga keamanan selama kegiatan berlangsung.
“Dengan adanya sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat, diharapkan kerukunan antarumat beragama di wilayah binaan tetap terjaga serta tercipta lingkungan yang aman, damai, dan harmonis,” paparnya.
Sumber Kodim 0510/Tigaraksa

Kebakaran Hebat Melanda Bengkel dan Pom Mini di Peusar Cikupa, Satu Orang Diduga Meninggal Dunia

TANGERANG-INFOPLUS9.COM-Peristiwa kebakaran hebat melanda kawasan padat penduduk di Jalan Raya Peusar, Kampung Peusar, Kelurahan Sukamulya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang pada Sabtu siang, (30 Mei 2026).
Insiden yang terjadi sekitar pukul 13.45 WIB ini menghanguskan sebuah bangunan kios bengkel yang juga mengoperasikan fasilitas Pom Mini (pom bensin mini).
Berdasarkan laporan awal di lapangan, kobaran api membubung tinggi disertai dengan kepulan asap hitam pekat yang pekat, memicu kepanikan warga sekitar dan para pengguna jalan yang melintas. Menurut keterangan sejumlah saksi mata, kebakaran diduga kuat dipicu oleh adanya suara ledakan dari dalam area kios bengkel tersebut.
Kondisi bangunan bengkel yang semi-permanen serta keberadaan material yang mudah terbakar di lokasi membuat api dengan sangat cepat membesar dan merembet, menyulitkan upaya pemadaman awal oleh warga secara swadaya.
Tragisnya, musibah kebakaran ini dilaporkan telah memakan korban jiwa. Satu orang korban diduga meninggal dunia (MD) akibat terjebak di dalam bangunan saat api berkobar hebat. Hingga saat ini, identitas korban serta kepastian penyebab ledakan masih dalam proses penyelidikan dan penanganan lebih lanjut oleh pihak kepolisian setempat serta tim pemadam kebakaran.
Arus lalu lintas di sekitar Jalan Raya Peusar-Cikupa sempat mengalami kemacetan parah karena banyak warga dan pengendara yang berhenti untuk melihat kejadian ataupun berupaya menyelamatkan diri.
Sampai berita ini diturunkan pihak terkait belum bisa diminta keterangannya.
Read MoreGaya Elegan Heru Pelopor di Tasyakuran Ketua PP Ranting Bunder: Momentum Reuni Hangat Para Aktivis Pergerakan

TANGERANG-INFOPLUS9.COM-
Kehadiran tokoh-tokoh pergerakan di acara Tasyakuran Ketua Pemuda Pancasila (PP) Ranting Kelurahan Bunder, Hasan Hariri, pada Sabtu (30/5/2026), benar-benar mencuri perhatian.
Di antara deretan tamu undangan, sosok Heru, Wakil Ketua LSM Pelopor, tampil menonjol dan menjadi pusat perhatian berkat penampilannya yang khas dan berkelas.
Dikenal dengan ciri khas rambut kuncirnya yang amat elegan, Bung Heru malam itu tampil modis mengenakan setelan blue jeans dipadukan dengan kemeja bercorak senada. Gaya penampilannya yang necis namun tetap membumi mencerminkan karakter seorang aktivis modern yang berkarisma.
Kehadiran Bung Heru di lokasi acara tampak didampingi oleh sahabat karibnya, Jumadil Qubro, yang merupakan Pimpinan Redaksi Media Siber Infoplus9.com.
Kehadiran dua tokoh ini disambut hangat oleh tuan rumah dan tamu undangan lainnya.
Acara tasyakuran ini digelar sebagai bentuk rasa syukur Ketua Ranting PP Bunder, Hasan Hariri, yang rencananya akan melaksanakan hajat besar menikahkan putranya pada pekan depan. Selain sebagai ajang doa bersama, momentum ini mendadak berubah menjadi panggung reuni yang sangat menghanyutkan bagi para mantan aktivis ormas dan pejuang advokasi di wilayah Tangerang.

Komentar, Harapan, dan Nostalgia dari Heru Pelopor
Saat dimintai keterangan di sela-sela acara, Bung Heru Pelopor tidak dapat menyembunyikan rasa bahagia dan harunya bisa kembali berkumpul dengan kawan-kawan seperjuangan.
”Luar biasa, malam ini rasanya seperti reuni akbar bagi kami kawan-kawan pergerakan. Begitu menginjakkan kaki di sini dan melihat wajah-wajah lama yang dulu sama-sama berjuang di lapangan, rasa rindu langsung terbayar tuntas. Duduk satu meja bersama Bung Jumadil Qubro dari Infoplus9.com dan kawan-kawan aktivis lainnya membuat malam ini terasa sangat spesial dan penuh nostalgia,” ujar Heru sembari tersenyum.
Lebih lanjut, Wakil Ketua LSM Pelopor ini juga memberikan ucapan selamat serta untaian doa mendalam untuk keluarga besar Ketua Hasan Hariri yang akan segera melepaskan putranya ke jenjang pernikahan.
”Secara pribadi dan kelembagaan, saya mengucapkan selamat atas tasyakuran malam ini. Khusus untuk putra dari sahabat kita, Ketua Hasan Hariri, yang akan menempuh hidup baru pada pekan depan, kami semua mendoakan agar seluruh rangkaian acara pernikahan berjalan lancar tanpa hambatan.”
”Semoga sang putra kelak menjadi kepala keluarga yang bertanggung jawab, membina rumah tangga yang sakinah, mawaddah, warahmah, serta dikaruniai keturunan yang saleh dan saleha. Semoga karakter tangguh dan berjiwa sosial dari sang ayah (Hasan Hariri) juga mengalir dalam kehidupan rumah tangga barunya nanti,” harap Heru Pelopor.
Acara yang berlangsung penuh kekeluargaan itu ditutup dengan sesi foto bersama dan obrolan santai yang berlangsung hingga larut malam. Kehadiran para aktivis pergerakan ini menjadi bukti nyata bahwa ikatan silaturahmi di antara mereka tetap kokoh dan tak lekang oleh waktu.
Read MoreHangatnya Reuni Aktivis Ormas dan Advokasi di Malam Tasyakuran Ketua PP Ranting Bunder

faturohman, Jumadil Qubro, Hendra Ajum, Dewan Erte, Sidiq dan Bung Hambali (Foto Istimewa)
TANGERANG-INFOPLUS9.COM-Suasana malam Minggu di Kelurahan Bunder mendadak penuh dengan aura nostalgia yang kental, Sabtu (30/5/2026). Acara Tasyakuran Ketua Pemuda Pancasila (PP) Ranting Kelurahan Bunder malam itu bukan sekadar seremonial biasa, melainkan menjadi panggung bertemunya para tokoh pergerakan, aktivis ormas, dan praktisi advokasi senior yang telah lama malang-melintang di dunia pergerakan.
Di bawah tenda acara yang hangat, tampak hadir deretan nama yang tak asing lagi di dunia aktivisme: Bung Faturohman, Bung Hambali, Bung Sidiq, Bung Heru, Bung Hendra, dan Bung Dewan Erte. Pertemuan ini menjadi momentum emosional untuk melepas rindu, saling melempar pujian tulus, sekaligus merefleksikan perjalanan panjang perjuangan mereka di masa lalu hingga kiprah mereka hari ini.

Sambil menikmati hidangan dan kopi hangat, obrolan mengalir deras layaknya membuka kembali lembaran buku sejarah lama. Mereka mengenang masa-masa indah, getir, dan penuh heroisme saat bahu-membahu di organisasi massa (ormas), mengawal isu-isu sosial, dan menyuarakan aspirasi masyarakat bawah.
Untaian Komentar dan Saling Puji Antar-Tokoh Pertemuan
Momen reuni ini memunculkan kesan yang mendalam dari masing-masing tokoh yang hadir. Berikut adalah catatan hangat dan komentar mereka:
- Bung Faturohman (Praktisi Hukum & Aktivis Advokasi Senior) “Melihat sahabat-sahabat semua di sini, rasanya energi perjuangan seperti di-charge kembali. Dunia advokasi yang saya geluti hari ini, dengan segala dinamika mendampingi kaum marginal, tidak lepas dari gemblengan mental saat kita bersama-sama di ormas dulu. Kita semua sudah banyak makan asam garam kehidupan, dan malam ini membuktikan bahwa garis perjuangan kita tidak pernah berubah, hanya ruang pengabdiannya saja yang meluas.”
- Bung Hambali “Bung Fatur ini adalah teladan bagi kami. Sejak dulu jiwa petarungnya tidak pernah luntur. Melalui jalurnya sekarang sebagai pengacara, beliau betul-betul menjadi benteng bagi mereka yang membutuhkan keadilan. Saya bangga melihat bagaimana kawan-kawan lama kita hari ini tumbuh menjadi sosok yang luar biasa dan tetap membumi.”
- Bung Heru “Yang paling mahal dari pertemuan ini adalah komitmen persaudaraan kita. Meskipun kesibukan sekarang berbeda-beda—ada yang di jalur hukum, lingkungan, hingga pengabdian masyarakat—tapi begitu duduk satu meja, sekat-sekat itu hilang. Kita tetap kawan lama yang saling mendukung dan saling menguatkan.”
- Bung Hendra “Tasyakuran malam ini membawa berkah ganda. Selain mendoakan kesuksesan Ketua PP Ranting Bunder, ini juga jadi ajang retrospeksi diri. Menyimak cerita Bung Fatur dan kawan-kawan tadi membuat kita sadar bahwa bekal pengalaman organisasi masa lalu adalah modal berharga untuk membangun lingkungan kita saat ini.”
- Bung Dewan Erte “Luar biasa! Ini bukan sekadar reuni, tapi silaturahmi ideologis. Karakter-karakter tangguh yang duduk di meja ini adalah aset. Pengalaman mereka di ormas dan advokasi sangat dibutuhkan untuk memberikan warna positif dan solusi nyata di tengah-tengah masyarakat hari ini. Maju terus untuk sahabat-sahabat semua!”
- Di tengah riuhnya tawa dan saling lempar pujian antar-kawan lama, Bung Jumadil Qubro tampil sebagai sosok yang paling cool. Karakter yang terpola kuat sebagai pria yang tak banyak bicara namun tajam dalam mengamati ini memberikan keseimbangan tersendiri di meja pertemuan. Saat dimintai tanggapannya, ia hanya tersenyum tipis sarat makna dan berkata singkat namun berbobot: “Bagi saya, persaudaraan tidak butuh banyak narasi. Cukup melihat kawan-kawan masih konsisten di jalur perjuangan masing-masing, itu sudah lebih dari cukup. Sejarah telah membentuk kita, dan malam ini membuktikan ikatan itu masih sangat kuat.”
Malam semakin larut, namun gelak tawa dan diskusi penuh bobot di antara para aktivis ini seolah enggan menyurut. Pertemuan Sabtu malam itu menjadi bukti sahih bahwa meski waktu terus berjalan dan kesibukan terus berganti, ikatan emosional dan idealisme para aktivis Bunder ini tetap abadi, sekokoh komitmen mereka terhadap masyarakat. (Red)
Read MoreSemangat Idul adha 1447 H, Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang Salurkan Daging Kurban kepada Masyarakat

Kabupaten Tangerang —INFOPLUS9.COM- Dalam rangka memperingati Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang melaksanakan kegiatan pemotongan dan pembagian daging kurban kepada masyarakat di Desa Sodong, Desa Tapos, dan Desa Kadu Agung pada Jumat, 29 Mei 2026.
Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian sosial sekaligus upaya mempererat kebersamaan antara jajaran Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang dengan masyarakat sekitar. Daging kurban yang telah disiapkan kemudian dibagikan kepada warga secara tertib dan penuh kebersamaan.
Ketua Panitia Kurban, Amirsyah selaku Kepala Seksi Pengadaan Tanah dan Pengembangan Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang, menyampaikan bahwa momentum Iduladha menjadi pengingat penting tentang nilai keikhlasan, pengorbanan, serta kepedulian terhadap sesama.
Ia berharap kegiatan kurban ini dapat memberikan manfaat dan kebahagiaan bagi masyarakat penerima, sekaligus memperkuat rasa persaudaraan dan semangat gotong royong di lingkungan sekitar.

“Melalui momentum Iduladha ini, kita diajak meneladani kisah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS tentang keikhlasan, ketaatan, dan pengorbanan. Semoga semangat tersebut dapat terus tumbuh dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam membangun kepedulian dan kebersamaan dengan sesama,” ujar Amirsyah.
Kegiatan berlangsung dengan lancar, penuh khidmat, dan disambut antusias oleh masyarakat penerima manfaat.
Read MoreSurga Hijau di Ujung Barat Jawa, Simak 10 Wisata Alam Eksotis Pandeglang untuk Agenda Liburan

PANDEGLANG–INFOPLUS9.COM– Kabupaten Pandeglang terus memperkokoh reputasinya sebagai episentrum wisata alam terdepan di Provinsi Banten. Memiliki bentang geografis yang sangat lengkap—mulai dari kawasan pesisir yang menawan, pulau-pulau eksotis, hingga pegunungan yang asri—Pandeglang menjadi pilihan utama bagi para pelancong yang mendambakan petualangan dan ketenangan di alam terbuka.
Sebagai panduan untuk mengemas agenda perjalanan Anda berikutnya, berikut adalah 10 rekomendasi destinasi wisata alam unggulan di Kabupaten Pandeglang beserta keunikannya:
1. Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK)
Situs Warisan Dunia UNESCO yang menjadi benteng terakhir pertahanan Badak Jawa. TNUK menawarkan petualangan alam liar yang murni, petilasan sejarah, hingga keindahan bawah laut yang luar biasa di semenanjung paling barat Pulau Jawa.
2. KEK Pantai Tanjung Lesung
Kawasan Ekonomi Khusus yang menyuguhkan garis pantai pasir putih yang panjang dengan ombak yang relatif tenang. Menjadi spot premium untuk menikmati matahari terbenam (sunset) dengan latar belakang Anak Gunung Krakatau sekaligus pusat aktivitas water sports.
3. Curug Putri Carita (The Little Grand Canyon)
Air terjun eksotis yang terletak di kawasan Perhutani Carita. Daya tarik utamanya adalah sensasi menyusuri aliran sungai jernih diapit oleh dinding tebing batu berliku yang megah, menyerupai ngarai terkenal di Amerika Serikat.
4. Pulau Peucang
Permata tersembunyi di kawasan Ujung Kulon yang terkenal dengan pasir putihnya yang selembut bedak dan air laut bergradasi hijau-biru yang sangat jernih. Di sini, wisatawan bisa berinteraksi langsung dengan satwa jinak seperti rusa dan monyet ekor panjang.
5. Pulau Oar – Sumur
Sebuah pulau kecil tak berpenghuni yang menawarkan atmosfer layaknya pulau pribadi. Dikelilingi oleh hamparan pasir putih bersih dan perairan dangkal yang tenang, Pulau Oar sangat ideal untuk aktivitas berenang, bersantai, dan snorkeling.
6. Pemandian Air Panas Alami Cisolong
Bergeser ke area kaki gunung di Kecamatan Kaduhejo, destinasi ini menawarkan relaksasi melalui kolam pemandian air panas bumi langsung. Suasana pedesaan yang sejuk berpadu dengan kehangatan air belerang, sangat ampuh untuk melepas penat.

7. Kampung Cai Sumber Air Gunung Torong
Destinasi rekreasi keluarga di daerah Sukasari yang memadukan kolam pemandian dengan lanskap hijau lereng gunung. Airnya yang mengalir langsung dari sumber mata air pegunungan memberikan kesegaran alami yang murni.
8. Curug Kembar Cikotak – Carita
Menyajikan pesona unik dua aliran air terjun tersembunyi yang jatuh berdampingan ke dalam satu kolam alami yang sama. Dikelilingi oleh vegetasi hutan hujan tropis yang lebat, tempat ini menawarkan kesejukan yang hakiki.
9. Jalur Pendakian Gunung Karang
Merupakan puncak tertinggi di Provinsi Banten yang menjadi destinasi wajib bagi pencinta hiking dan petualangan. Sepanjang jalur, pendaki akan disuguhi udara pegunungan yang sangat dingin, hutan yang subur, dan pemandangan lanskap Banten yang memukau dari ketinggian.

10. Pantai Bugel Mega Camara
Destinasi pantai unik yang menawarkan pemandangan kontras antara hamparan rumput hijau yang luas di tepi laut dengan batuan karang yang eksotis. Karakteristiknya yang estetik menjadikan pantai ini sebagai salah satu lokasi camping alam terbaik di Pandeglang.
Keberagaman 10 destinasi alam ini membuktikan bahwa Kabupaten Pandeglang memiliki kekayaan pariwisata yang luar biasa dan terus berkomitmen menyajikan ruang rekreasi berbasis alam yang berkelanjutan bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.
Read MoreAyahanda Tercinta Jalani Masa Kritis, Doa dan Dukungan Mengalir untuk Kesembuhan Bapak Jahari di Pandeglang

PANDEGLANG – INFOPLUS9.COM-Suasana haru dan penuh doa menyelimuti keluarga besar Bapak Kacong setelah ayahanda tercinta beliau, Bapak Jahari, warga Kampung Pasar Sodong RT 05 RW 03, Desa Sindanghayu, Kecamatan Saketi, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, saat ini tengah menjalani perawatan intensif dalam kondisi kritis di rumah sakit.
Di tengah ujian dan cobaan yang sedang dihadapi keluarga, berbagai doa, dukungan moral, serta rasa empati terus mengalir dari keluarga, sahabat, rekan jurnalis, aktivis, hingga masyarakat sekitar yang turut memberikan perhatian dan harapan terbaik bagi kesembuhan beliau.
Kondisi yang sedang dialami Bapak Jahari menjadi duka dan keprihatinan bersama. Banyak pihak berharap agar ayahanda tercinta dari saudara Bapak Kacong tersebut diberikan kekuatan dalam menghadapi masa kritis yang sedang dijalani. Doa-doa tulus pun dipanjatkan agar Allah SWT segera mengangkat penyakit beliau dan memberikan kesembuhan seperti sediakala.
“Mari bersama-sama kita panjatkan doa terbaik untuk orang tua dari saudara kita tercinta, Bapak Kacong, yang saat ini sedang menjalani perawatan dalam kondisi kritis di rumah sakit. Semoga Allah SWT mengangkat segala penyakit yang sedang beliau derita, memberikan kekuatan lahir dan batin, menenangkan hati serta pikirannya, dan memberikan kesembuhan agar beliau dapat kembali pulih seperti sedia kala,” ungkap salah satu rekan dekat keluarga.
Harapan besar terus dipanjatkan karena tidak ada penyakit yang tidak dapat disembuhkan atas kehendak dan izin Allah SWT. Di tengah rasa cemas yang dirasakan keluarga, doa menjadi penguat utama agar Bapak Jahari mampu melewati masa sulit tersebut dengan penuh ketabahan dan kekuatan.
Dedi Supandi selaku perwakilan dari rekanan jurnalis turut menyampaikan doa dan dukungan moril kepada keluarga yang saat ini tengah mendampingi proses pengobatan.
“Kami percaya bahwa setiap doa yang dipanjatkan oleh rekan-rekan semua akan menjadi jalan hadirnya pertolongan, rahmat, serta kasih sayang Allah SWT kepada beliau dan keluarga. Semoga Allah mempermudah segala proses pengobatan yang sedang dijalani, memberikan kesehatan kembali, memperpanjang umur beliau dalam keberkahan, serta mengangkat derajat beliau atas ujian yang sedang dihadapi saat ini,” ujar Dedi Supandi.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama memberikan dukungan moral dan doa terbaik agar keluarga yang sedang menghadapi ujian ini diberikan kekuatan dan ketabahan.
Menurutnya, dukungan dari berbagai pihak sangat berarti bagi keluarga yang sedang berjuang mendampingi orang tercinta dalam kondisi kritis. Kehadiran doa dan perhatian dari sesama menjadi bentuk kepedulian sosial yang sangat dibutuhkan di tengah situasi penuh haru tersebut.
“Kepada keluarga yang mendampingi, semoga diberikan ketabahan, kesabaran, kekuatan hati, dan selalu diberikan perlindungan oleh Allah SWT dalam menghadapi masa sulit ini. Dukungan moral, perhatian, dan doa dari kita semua tentunya menjadi penguat bagi keluarga dan bagi kesembuhan Bapak Jahari,” lanjutnya.
Ucapan doa dan dukungan juga terus berdatangan dari berbagai kalangan masyarakat Pandeglang yang mengenal sosok keluarga Bapak Kacong sebagai pribadi yang baik dan dekat dengan lingkungan sekitar. Banyak yang berharap agar Allah SWT segera mengangkat penyakit yang diderita Bapak Jahari serta memberikan kesehatan dan umur panjang yang penuh keberkahan.
Di tengah keterbatasan dan ujian kehidupan, momen seperti ini menjadi pengingat pentingnya rasa persaudaraan, kepedulian sosial, serta kekuatan doa bersama. Tidak sedikit masyarakat yang ikut meneteskan air mata dan merasa prihatin atas kondisi yang tengah dialami keluarga tersebut.
Harapan demi harapan terus dipanjatkan dengan penuh keyakinan bahwa atas izin Allah SWT tidak ada yang mustahil. Semua berharap agar ayahanda tercinta Bapak Kacong segera diberikan mukjizat kesembuhan, dipulihkan kesehatannya, dan dapat kembali berkumpul bersama keluarga tercinta dalam keadaan sehat walafiat seperti sediakala.
“Mari kita terus berharap dan memohon dengan penuh keyakinan kepada Allah SWT, karena atas izin-Nya tidak ada yang mustahil. Semoga Bapak Jahari segera diberikan kesembuhan, dipulihkan kesehatannya, dan dapat kembali berkumpul bersama keluarga tercinta dalam keadaan sehat walafiat seperti sediakala. Aamiin Ya Rabbal ‘Alamiin,” tutup doa yang disampaikan penuh haru oleh rekan-rekan dan masyarakat.
Read MoreDapur Leoz di Desa Tegal Cikedal Ramai Dikunjungi, Jadi Tempat Nongkrong Favorit Warga

PANDEGLANG —INFOPLUS9.COM-Kehadiran tempat kuliner bernama Dapur Leoz di Kampung Cipariuk, Desa Tegal, Kecamatan Cikedal, Kabupaten Pandeglang, Banten, kini semakin dikenal luas dan ramai dikunjungi masyarakat. Dengan konsep tempat makan yang nyaman, aman, serta menyuguhkan suasana santai bernuansa alami, Dapur Leoz perlahan menjelma menjadi salah satu destinasi kuliner favorit bagi anak muda, keluarga, hingga masyarakat umum di wilayah Pandeglang dan sekitarnya.kamis (28/5/2026).
Sejak mulai beroperasi, tempat tersebut terus dipadati pengunjung, khususnya pada sore hingga malam hari. Banyak masyarakat datang untuk menikmati suasana santai sambil mencicipi berbagai menu makanan dan minuman yang tersedia. Kehangatan suasana serta desain tempat yang tertata rapi membuat para pengunjung merasa nyaman untuk menghabiskan waktu bersama teman, keluarga, maupun komunitas.
Tidak hanya dikunjungi warga Kecamatan Cikedal, Dapur Leoz juga mulai menarik perhatian masyarakat dari berbagai kecamatan lain di Kabupaten Pandeglang hingga luar daerah. Keberadaan tempat kuliner tersebut dinilai menjadi warna baru bagi perkembangan usaha kuliner lokal di Kabupaten Pandeglang.
Beragam menu makanan dan minuman dengan cita rasa khas disajikan untuk memenuhi selera para pengunjung. Mulai dari makanan ringan, hidangan utama, hingga aneka minuman kekinian menjadi daya tarik tersendiri bagi para pecinta kuliner.
Selain menawarkan sajian yang menggugah selera, suasana alam yang sejuk dan nyaman menjadi salah satu alasan banyak pengunjung betah berlama-lama di lokasi tersebut. Pada malam hari, suasana semakin menarik dengan tata pencahayaan yang indah sehingga memberikan kesan hangat dan menenangkan.
Pemilik Dapur Leoz, Al Roni, menyampaikan bahwa kehadiran usaha kuliner tersebut bukan hanya sekadar tempat makan, melainkan juga ingin menghadirkan ruang kebersamaan bagi masyarakat.
Dalam keterangannya kepada awak media, Al Roni mengatakan bahwa dirinya ingin menciptakan tempat yang dapat dinikmati semua kalangan tanpa memandang usia.
“Kami ingin Dapur Leoz menjadi tempat yang membawa suasana positif bagi masyarakat. Selain menikmati makanan dan minuman, pengunjung juga bisa berkumpul bersama teman, keluarga, maupun komunitas dengan rasa nyaman dan aman,” ujar Al Roni.
Ia menjelaskan, sejak awal pembangunan, konsep utama yang diutamakan adalah kenyamanan pengunjung. Oleh karena itu, pihaknya selalu menjaga kebersihan tempat, kualitas pelayanan, serta cita rasa makanan yang disajikan.
Menurutnya, dukungan masyarakat menjadi semangat besar bagi pengelola untuk terus berkembang dan menghadirkan pelayanan yang lebih baik lagi ke depannya.
“Kami sangat bersyukur karena masyarakat memberikan respons yang sangat baik. Banyak pengunjung yang datang kembali bersama keluarga maupun teman-temannya. Hal itu menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas tempat dan pelayanan,” lanjutnya.
Al Roni juga berharap keberadaan Dapur Leoz dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar, khususnya dalam membantu pertumbuhan ekonomi lokal dan membuka peluang pekerjaan bagi warga setempat.
“Kami berharap usaha ini tidak hanya berkembang secara pribadi, tetapi juga bisa membawa manfaat bagi lingkungan sekitar, terutama masyarakat di wilayah Desa Tegal dan Kecamatan Cikedal,” tambahnya.
Di lokasi yang sama, Kokom Komariah selaku istri sekaligus pemilik Dapur Leoz turut menyampaikan rasa syukur atas antusiasme masyarakat yang terus berdatangan menikmati suasana dan hidangan yang tersedia.
Ia mengatakan bahwa Dapur Leoz dibangun dengan penuh perjuangan serta harapan agar dapat menjadi tempat yang membawa manfaat dan kebahagiaan bagi banyak orang.
“Alhamdulillah, kami merasa senang melihat masyarakat nyaman berada di sini. Banyak pengunjung yang datang untuk sekadar bersantai, menikmati makanan, maupun berkumpul bersama keluarga. Itu menjadi kebahagiaan tersendiri bagi kami,” kata Kokom Komariah.
Menurutnya, suasana yang aman, nyaman, serta indah menjadi salah satu faktor utama yang membuat para pengunjung merasa betah berada di Dapur Leoz. Selain itu, keramahan pelayanan juga menjadi perhatian utama dalam menyambut setiap pelanggan yang datang.
“Kami selalu berusaha memberikan pelayanan terbaik agar pengunjung merasa seperti berada di rumah sendiri. Kenyamanan dan kepuasan pengunjung menjadi prioritas kami,” ujarnya.
Kokom juga berharap Dapur Leoz dapat terus berkembang dan menjadi salah satu destinasi kuliner unggulan di Kabupaten Pandeglang yang mampu menarik lebih banyak pengunjung dari berbagai daerah.
“Kami berharap Dapur Leoz bisa terus diterima masyarakat dan menjadi tempat yang membawa dampak positif, baik untuk anak muda maupun masyarakat umum,” pungkasnya.
Sementara itu, sejumlah pengunjung mengaku merasa nyaman dengan suasana yang ditawarkan Dapur Leoz. Selain tempatnya yang bersih dan nyaman, harga makanan dan minuman yang dinilai terjangkau menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat.
Dengan hadirnya Dapur Leoz di wilayah Kampung Cipariuk, Desa Tegal, Kecamatan Cikedal, masyarakat kini memiliki pilihan baru tempat bersantai dan menikmati sajian kuliner dalam suasana yang aman, nyaman, dan asri. Kehadiran tempat tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari tumbuhnya sektor usaha kuliner lokal serta memperkuat geliat perekonomian masyarakat di Kabupaten Pandeglang, Banten.
penulis : Dedi Supandi wapimred
Read MoreIdul Adha 1447 Hijriah, FIF Cabang Balaraja Bergerak : Salurkan Hewan Kurban Untuk Masjid Dan Pondok Pesantren

Tangerang-INFOPLUS9.COM-Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, FIF Cabang Balaraja kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat melalui program sosial bertajuk Tebar Kurban Nusantara. Rabu, (27/05/2026).
Dalam kegiatan tersebut, FIF Cabang Balaraja menyalurkan dua ekor kambing kurban kepada masyarakat di sekitar lingkungan operasional perusahaan.
Dua hewan kurban tersebut diserahkan kepada Masjid Agung Al Jihad Balaraja, Dan Pondok Pesantren Al Bassoriyah Cisoka,
sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam memperkuat nilai kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Penyerahan hewan kurban dilakukan langsung oleh Kepala FIF Cabang Balaraja, bersama jajaran internal FIF Cabang Balaraja.

Program Tebar Kurban Nusantara menjadi agenda rutin yang tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial tahunan, tetapi juga sebagai upaya mempererat hubungan perusahaan dengan masyarakat sekitar.
Kepala FIF Cabang Balaraja, Stephanus Priyo Sutanto berharap bantuan hewan kurban tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya warga di wilayah kantor FIF Cabang Balaraja.
“Semoga dengan adanya Tebar Kurban Nusantara dari FIF Group Cabang Balaraja, ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar FIF Cabang Balaraja serta semakin menguatkan rasa peduli antar sesama,” ujarnya.
Momentum Idul Adha, lanjutnya, menjadi waktu yang tepat untuk menumbuhkan semangat berbagi dan memperkuat nilai solidaritas sosial di tengah masyarakat.
Di sisi lain, Pimpinan Pondok Pesantren Al Bassoriyah Cisoka KH.Syahrul Jamaludin S.Ag., M.Pd., menyambut positif kegiatan tersebut. Dirinya, menilai program seperti ini menjadi bukti bahwa dunia usaha tidak hanya fokus pada kegiatan bisnis, tetapi juga hadir membawa manfaat bagi lingkungan sekitar.
“Atas Nama yayasan pondok pesantren Al Bassoriyah Cisoka mengucapakan terimakasih atas penyaluran bantuan hewan kurban kambing, sangat bermanfaat bagi para santri dan juga sebagian dagingnya dibagikan untuk para anak yatim dhuafa yang ada di sekitar pondok pesantren, semoga idul adha tahun depan bisa mendapatkan kembali bantuan hewan kurban idul adha dan manfaat nya sangat dirasakan langsung, serta sangat berguna dan bermanfaat bisa merasakan, menikmati daging kurban idul adha untuk yang membutuhkan,” ungkapnya.
Melalui program sosial seperti Tebar Kurban Nusantara, FIF Group Cabang Balaraja berharap nilai kebersamaan terus terjaga dan semangat berbagi dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
Read More