Polsek Mauk Melaksanakan Patroli Sore Hari Antisipasi Guantibmas di Jalan Raya Mauk-Kronjo

Patroli di Jalan Raya Mauk-Kronjo
TANGERANG – INFOPLUS9.COM-Guna mengantisipasi terjadinya Gangguan Ketertiban Masyarakat (Guantibmas) serta memberikan rasa aman kepada para pengguna jalan, jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Mauk, Polresta Tangerang, intensif melaksanakan patroli kewilayahan pada sore hari di sepanjang Jalur Utama Jln. Raya Mauk-Keronjo, Selasa (09-06-2026).
Patroli mobile ini menyasar sejumlah titik rawan yang kerap memicu terjadinya aksi kriminalitas jalanan, aksi balap liar, hingga kemacetan lalu lintas menjelang waktu malam.
Kaposek Mauk AKP I Nyoman Nariana menyatakan bahwa kegiatan patroli sore ini merupakan bagian dari langkah preventif (pencegahan) yang rutin dioptimalkan. “Sore hari merupakan salah satu waktu rawan di mana aktivitas masyarakat meningkat, mulai dari warga yang pulang berkerja hingga pemuda yang berkumpul. Kehadiran personel di lapangan bertujuan untuk mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan, seperti aksi premanisme, Tawuran, curat, curas, dan curanmor (3C),” ungkapnya.
Dalam pelaksanaannya, personel Polsek Mauk tidak hanya melakukan patroli menggunakan armada roda empat dengan menyalakan lampu rotator (Blue Light Patrol), tetapi juga sesekali menyambangi warga, pedagang kaki lima, dan tukang parkir di sepanjang jalan tersebut.
Petugas menyampaikan himbauan kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat) secara humanis, meminta warga untuk tetap waspada terhadap barang bawaan, serta segera melaporkan ke Polsek Mauk apabila melihat atau mengalami tindakan yang mencurigakan.
Hingga patroli selesai dilaksanakan, situasi di sepanjang Jln. Raya Mauk-Keronjo terpantau aman, tertib, dan arus lalu lintas berjalan dengan lancar. Kegiatan serupa akan terus ditingkatkan demi menjaga kondusivitas wilayah hukum Polsek Mauk yang aman dan damai.
Read MoreTurnamen Mini Soccer HUT Bhayangkara Pererat Kekompakan Jajaran Polresta

Foto Bersama
TANGERANG – INFOPLUS9.COM-Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polresta Tangerang menggelar Turnamen Mini Soccer Kapolresta Cup I di Lapangan Mini Soccer All Play Cikupa, Kabupaten Tangerang, Senin (8/6/2026) malam.
Turnamen yang diikuti 20 tim dari satuan kerja (Satker) dan Polsek jajaran Polresta Tangerang tersebut dibuka secara resmi oleh Kapolresta Tangerang Kombes Pol. H. Andi M. Indra Waspada Amirulloh, S.H., S.I.K., M.M., M.Si., didampingi Wakapolresta Tangerang Kombes Pol. Christian Aer, Kapolsek Cikupa AKP Syamsul Bahri, S.TK., S.I.K., M.H., serta jajaran Pejabat Utama (PJU) dan perwira Polresta Tangerang lainnya. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus ajang mempererat soliditas dan kebersamaan antaranggota Polri.
Acara pembukaan dipandu oleh Kholid Rizki Abdillah, guru Bina Pekerti Boarding School yang juga Pembina Santri serta anggota aktif Senkom Mitra Polri Kabupaten Tangerang. Kegiatan diawali dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya yang diikuti seluruh peserta dan tamu undangan.
Dalam sambutannya, Kapolresta Tangerang menegaskan bahwa turnamen ini bukan hanya ajang kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi, memperkuat kekompakan, dan meningkatkan soliditas antaranggota Polri.
“Turnamen ini menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan, menumbuhkan sportivitas, dan membangun semangat kerja sama yang sejalan dengan nilai-nilai pengabdian Polri kepada masyarakat. Menang dan kalah adalah hal biasa, namun persaudaraan yang terjalin jauh lebih berharga,” ujar Kapolresta.
Ia juga mengajak seluruh peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas, menjaga persatuan, serta menjadikan turnamen sebagai wadah mempererat hubungan antarpersonel di lingkungan Polresta Tangerang.
Usai sambutan, Kapolresta Tangerang secara resmi membuka Turnamen Mini Soccer Kapolresta Cup I dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, yang dilanjutkan dengan Kick Off Ceremonial atau tendangan bola pertama bersama Wakapolresta Tangerang sebagai tanda dimulainya pertandingan.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama seluruh peserta, panitia, dan tamu undangan sebelum memasuki rangkaian pertandingan penyisihan.
Sebanyak 20 tim turut ambil bagian dalam turnamen ini. Dari jajaran Polsek terdiri atas Polsek Cikupa, Tigaraksa, Rajeg, Cisoka, Panongan, Mauk, Balaraja, Kronjo, Kresek, dan Pasar Kemis. Sementara dari unsur Satker antara lain Satreskrim, Bagops, Staf A, Staf B, Samapta, Satresnarkoba, Satlantas, Intelkam, Propam, dan Polairud.
Untuk menjamin pertandingan berjalan sportif dan sesuai regulasi, panitia menunjuk dua wasit berlisensi, yakni Rizal (Njul) dan Damar, yang dipercaya memimpin seluruh rangkaian pertandingan.
Turnamen yang berlangsung selama dua hari, yakni 8 hingga 9 Juni 2026 ini diharapkan menjadi sarana meningkatkan kebugaran personel sekaligus memperkuat soliditas internal Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Keberhasilan penyelenggaraan Turnamen Mini Soccer Kapolresta Cup I tidak terlepas dari kerja keras panitia pelaksana yang diketuai oleh Kanit IK Polresta Tangerang, Ipda Andhika. Dalam pelaksanaannya, ia didukung oleh tim panitia inti yang terdiri dari Ipda Syaeful, Juwono, Sulardi, Eko Yulianto, Bowo, Agus Rahayu, Bayu, serta anggota panitia lainnya yang turut berperan aktif dalam mempersiapkan dan menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan.
Dengan mengusung semangat “Polri untuk Masyarakat”, Turnamen Mini Soccer Kapolresta Cup I menjadi bukti bahwa olahraga dapat menjadi sarana mempererat persaudaraan, meningkatkan kekompakan, serta menumbuhkan semangat pengabdian dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. (Ardi)
Read MoreOrmas BPPKB Cikupa Dukung Penuh dan Salurkan Bantuan Air Mineral di Turnamen Piala Kapolresta Tangerang Cup 1

Bojes dan Sabret
TANGERANG – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80, Mapolresta Tangerang menggelar serangkaian kegiatan meriah. Salah satu agenda utama yang menyedot perhatian publik adalah turnamen Piala Kapolresta Cup 1, yang diselenggarakan selama dua hari, 8–9 Juni 2026, bertempat di Lapangan Mini Soccer All Play Cikupa.
Sebagai tuan rumah wilayah, Polsek Cikupa Polresta Tangerang sukses merangkul berbagai elemen masyarakat untuk menyukseskan gelaran bergengsi se-Kabupaten Tangerang ini. Dukungan nyata salah satunya datang dari Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) BPPKB Banten Kecamatan Cikupa.

di lokasi Turnamen Kapolresta Tangerang Cup 1
Hadir langsung di lokasi acara, Ketua Sabret selaku Ketua BPPKB DPRt Kelurahan Sukamulya yang mewakili jajaran pengurus DPAC, bersama Bojes dari DPRt Desa Cikupa. Tidak hanya hadir untuk memberikan semangat, jajaran pengurus BPPKB Cikupa juga turun langsung membawa bantuan logistik berupa puluhan dus air minum mineral botol (Cleo) guna mendukung kebutuhan konsumsi para panitia, peserta, dan penonton yang hadir.
”Rasa memiliki terhadap wilayah Cikupa adalah alasan utama yang kami kedepankan. Tugas kami bukan hanya sekadar menjaga Kamtibmas bersama TNI-Polri di wilayah hukum Kecamatan Cikupa, tetapi lebih dari itu, kami harus saling mendukung dalam berbagai kegiatan positif, termasuk membantu ketersediaan logistik air mineral ini,” ujar Sabret di sela-sela kegiatan.
Ia menambahkan bahwa turnamen ini merupakan momen penting berskala Kabupaten yang melibatkan seluruh Polsek jajaran Polresta Tangerang. “Momentum ini harus kita jaga bersama. Polsek Cikupa bertindak sebagai panitia pelaksana dan tuan rumah, maka sudah kewajiban kami untuk mendukung penuh kelancarannya,” tegasnya.
Apresiasi dari Pihak Kepolisian
Partisipasi aktif serta bantuan logistik dari Ormas BPPKB Cikupa ini mendapat apresiasi tinggi dari pihak kepolisian. Kanit Reskrim Polsek Cikupa, IPDA H. Syaiful Rusdiansyah, S.H., yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Pelaksana kegiatan, menyampaikan rasa terima kasihnya atas sinergitas dan kepedulian yang ditunjukkan oleh elemen masyarakat tersebut.
”Kami selaku panitia pelaksana sangat mengapresiasi dukungan, kepedulian, dan partisipasi aktif dari rekan-rekan Ormas BPPKB Cikupa. Bantuan air mineral ini tentu sangat bermanfaat bagi kelancaran operasional di lapangan. Turnamen Piala Kapolresta Cup 1 ini bukan sekadar ajang kompetisi olahraga, melainkan wadah untuk mempererat silaturahmi dan memperkokoh sinergitas antara Polri dan masyarakat,” ujar IPDA H. Syaiful Rusdiansyah.
Lebih lanjut, beliau berharap kemitraan harmonis seperti ini dapat terus dipertahankan. “Dengan adanya dukungan konkrit dari berbagai elemen masyarakat seperti BPPKB, kami optimis acara ini dapat berjalan dengan aman, tertib, dan sukses. Ini adalah bukti nyata bahwa menjaga Kamtibmas dan menyemarakkan HUT Bhayangkara adalah tanggung jawab kita bersama demi kondusifitas wilayah,” pungkasnya.
Turnamen yang berlangsung dari pukul 19.00 hingga 22.00 WIB ini diharapkan mampu melahirkan semangat sportivitas yang tinggi sekaligus menjadi hiburan positif bagi warga Kabupaten Tangerang, khususnya masyarakat Kecamatan Cikupa.
Sebagai informasi hari ini Selasa, 9 Juni 2026 pertandingan memasuki babak perempat final dimana tim tuan rumah masuk tim yang lolos adalah:
Tim POLSEK Panongan vs Tim Reskrim
Tim Propam vs Tim Polsek Cikupa
Read MoreMenakar Komitmen “Tanpa Ruang” Bagi Kejahatan: Antara Ketegasan Polisi dan Akar Sosial Kriminalitas

IPDA H Syaiful Rusdiansyah, SH (Kanit Reskrim Polsek Cikupa Polresta Tangerang)
Editorial Pojok Hukum: Redaksi
OPINI-INFOPLUS9.COM-Slogan “Tidak Ada Ruang Bagi Pelaku Kejahatan” terpampang berani dalam banner digital terbaru yang dirilis oleh Polresta Tangerang. Menampilkan figur Ipda Syaiful Rusdiansyah, S.H., selaku Kanit Reskrim, poster ini bukan sekadar pemanis media sosial. Ia adalah sebuah pernyataan politik hukum—sebuah janji publik bahwa setiap laporan warga adalah atensi, dan setiap tindak kriminal adalah target penindakan yang tidak bisa ditawar.
Langkah Polresta Tangerang yang mengusung jargon Kerja Cepat, Profesional, dan Terukur patut diapresiasi secara objektif. Di tengah tuntutan publik yang meninggi terhadap transparansi institusi kepolisian (sejalan dengan semangat PRESISI), kehadiran representasi hukum yang tegas di lapangan memberikan rasa aman psikologis yang sangat dibutuhkan masyarakat.
Namun, sebagai masyarakat yang kritis, kita wajib melihat melampaui teks retoris tersebut. Ketika polisi menyatakan “tidak ada ruang” bagi kriminalitas, sebuah pertanyaan besar muncul: Mengapa ruang-ruang kejahatan itu terus lahir dan tumbuh subur di tengah masyarakat kita?
Akar Permasalahan: Mengapa Kejahatan Terus Berulang?
Menindak tegas pelaku kejahatan “sesuai hukum yang berlaku” adalah obat penurun panas, namun bukan penyembuh penyakitnya. Kriminalitas di wilayah urban dan penyangga seperti Tangerang jarang sekali berdiri di ruang hampa. Ada akar masalah sistemis yang memicunya:
- Kesenjangan Ekonomi dan Tekanan Hidup Sebagian besar kejahatan jalanan, pencurian, hingga premanisme berakar dari urusan perut. Ketika lapangan kerja formal menyusut dan inflasi biaya hidup meningkat, sebagian individu mengambil jalan pintas kriminal sebagai mekanisme bertahan hidup.
- Krisis Keteladanan dan Disintegrasi Sosial Melemahnya kontrol sosial di tingkat lingkungan (RT/RW) membuat pengawasan terhadap perilaku menyimpang menjadi longgar. Ditambah lagi, paparan konten kekerasan atau gaya hidup instan di media sosial kerap mengaburkan moralitas generasi muda.
- Pendekatan Hukum yang Terlalu Fokus pada Hilir (Penindakan) Selama ini, energi bangsa kita habis untuk menangkap, menyidik, dan memenjarakan pelaku. Akibatnya, lembaga pemasyarakatan overcapacity (kelebihan muatan), sementara pabrik yang memproduksi “pelaku kejahatan baru” di luar sana tetap beroperasi tanpa henti.
Solusi Integratif: Merobohkan Ruang Kejahatan dari Akarnya
Agar komitmen mulia dari Ipda Syaiful Rusdiansyah dan jajaran Polresta Tangerang tidak berakhir sebagai slogan musiman, penegakan hukum yang tegas wajib dikombinasikan dengan solusi hulu yang menyentuh akar masalah:
- Sinergi Kamtibmas Berbasis Komunitas (Preemptif): Polisi tidak bisa bekerja sendiri. Harus ada pengaktifan kembali sistem keamanan lingkungan (Siskamling) yang modern dan terintegrasi dengan teknologi digital, sehingga ruang gerak pelaku kriminalitas menyempit secara alami sebelum mereka sempat bertindak.
- Intervensi Sosial-Ekonomi Bersama Pemerintah Daerah: Polresta Tangerang perlu mendorong Pemda setempat untuk memperbanyak program pemberdayaan pemuda, pelatihan kerja, dan pembukaan lapangan usaha di titik-titik rawan kriminalitas. Mengurangi angka pengangguran secara langsung akan menurunkan suplai “calon pelaku kejahatan”.
- Edukasi Hukum Sejak Dini: Penegakan hukum yang profesional dan terukur harus dibarengi dengan penyuluhan masif ke sekolah-sekolah dan komunitas remaja mengenai konsekuensi hukum dari tindakan kriminal, guna memutus rantai regenerasi pelaku kejahatan.
Read MoreBanner Polresta Tangerang ini adalah janji perlindungan yang wajib kita kawal bersama. Kita mendukung penuh ketegasan aparat dalam menyapu bersih pelaku kriminal demi “menjaga rasa aman masyarakat”. Namun, rasa aman yang hakiki baru akan tercapai secara permanen ketika hukum tidak hanya sibuk menghukum pelaku, melainkan ketika seluruh elemen bangsa—polisi, pemerintah, dan masyarakat—bahu-membahu memutus akar kemiskinan dan kebodohan yang menjadi bahan bakar utama kejahatan itu sendiri.
Polresta Tangerang Gelar Kapolresta Cup I: Tuan Rumah Polsek Cikupa Mulus Menuju Semifinal

Kapolresta Tangerang Membuka Gelaran Kapolresta Cup 1
KAB. TANGERANG-INFOPLUS9.COM- Dalam rangka menyambut dan memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Kepolisian Resor Kota (Polresta) Tangerang resmi menggelar Turnamen Mini Soccer Kapolresta Cup I. Kompetisi olahraga ini diselenggarakan selama dua hari, mulai tanggal 8 hingga 9 Juni 2026, bertempat di Lapangan Mini Soccer All Play Cikupa, Kabupaten Tangerang.
Turnamen bergengsi internal kepolisian ini dibuka secara resmi pada Senin (8/6/2026) malam oleh Kapolresta Tangerang, Kombes Pol. H. Andi M. Indra Waspada Amirulloh, S.H., S.I.K., M.M., M.Si. Acara pembukaan tersebut turut dihadiri oleh Wakapolresta Tangerang Kombes Pol. Christian Aer, Kapolsek Cikupa AKP Syamsul Bahri, S.TK., S.I.K., M.H., serta jajaran Pejabat Utama (PJU) dan perwira di lingkungan Polresta Tangerang. Kegiatan diawali dengan khidmat melalui kumandang Lagu Kebangsaan Indonesia Raya yang diikuti oleh seluruh peserta dan tamu undangan.

Dalam arahannya, Kapolresta Tangerang Kombes Pol. H. Andi M. Indra Waspada Amirulloh menyampaikan bahwa turnamen ini bukan sekadar ajang kompetisi di atas rumput hijau, melainkan menjadi wadah strategis untuk memelihara kebugaran fisik personel, sekaligus mempererat jalinan soliditas, kekompakan, dan kebersamaan antarunsur di internal Polri demi optimalisasi pelayanan kepada masyarakat.
Guna menjaga muruah kompetisi yang profesional dan sportif, panitia pelaksana memercayakan jalannya seluruh pertandingan kepada dua wasit berlisensi resmi, yaitu Rizal (Njul) dan Damar. Adapun jalannya acara pembukaan dipandu secara apik oleh Kholid Rizki Abdillah, seorang guru dari Bina Pekerti Boarding School yang juga aktif sebagai Pembina Santri serta anggota Senkom Mitra Polri Kabupaten Tangerang.
Dominasi Tuan Rumah di Babak Penyisihan
Turnamen perdana ini diikuti oleh 20 tim tangguh yang merepresentasikan kekuatan Satuan Kerja (Satker) dan Polsek jajaran Polresta Tangerang. Unsur Polsek diwakili oleh Polsek Cikupa, Tigaraksa, Rajeg, Cisoka, Panongan, Mauk, Balaraja, Kronjo, Kresek, dan Pasar Kemis. Sementara dari unsur Satker melibatkan Satreskrim, Bagops, Staf A, Staf B, Samapta, Satresnarkoba, Satlantas, Intelkam, Propam, dan Polairud.

Skuad Tim Polsek Cikupa
Hingga Selasa (9/6/2026), dinamika kompetisi berlangsung sengit dan penuh kejutan. Tim Mini Soccer Polsek Cikupa selaku tuan rumah berhasil menunjukkan dominasi dan superioritasnya di lapangan yang telah mereka kuasai dengan baik. Di babak awal, langkah Polsek Cikupa terbilang mulus setelah menyudahi perlawanan jajaran Polsek Kresek lewat kemenangan meyakinkan 2-0 tanpa balas.
Tren positif tersebut berlanjut pada babak berikutnya, di mana skuad Cikupa sukses menumbangkan rival kuat mereka, Polsek Tigaraksa (yang sebelumnya lolos setelah menang tipis 1-0 atas Polsek Pasar Kemis). Keberhasilan menyapu bersih kemenangan di babak penyisihan ini mengantarkan Polsek Cikupa mengamankan tiket menuju babak semifinal.
Sajian Big Match dan Persaingan Sengit Malam Ini
Kendati Polsek Cikupa dinilai memiliki keuntungan lebih sebagai tuan rumah, tim-tim lain telah bersiap memberikan kejutan pada laga lanjutan yang diprediksi akan menyajikan tensi tinggi pada Selasa (9/6/2026) malam.
Di bagan pertandingan lain, Tim Polsek Panongan telah lebih dulu mengamankan posisi di babak perempat final setelah melibas lawan-lawannya secara beruntun. Skuad Panongan kini tengah bersiap menunggu pemenang dari laga sisa di babak perdelapan final yang mempertemukan duel sengit antara Tim Satreskrim melawan Tim Staf B.

Tim SatLantas
Sorotan penonton juga tertuju pada partai menarik yang mempertemukan Tim Satlantas dengan Tim Propam. Laga ini diprediksi berjalan sangat dinamis lantaran Tim Satlantas diperkuat oleh materi pemain muda bertalenta yang menerapkan strategi serangan cepat melalui skema permainan kombinasi operan pendek (tiki-taka) di tiga sudut sektor depan. Strategi agresif ini dipastikan akan menguji ketangguhan barisan pertahanan Tim Propam yang dikenal bermain sangat tenang, ditambah dengan performa penjaga gawang mereka yang sejauh ini memiliki rekor impresif belum pernah kebobolan.
Melalui bergulirnya Kapolresta Cup I ini, semangat sportivitas diharapkan terus membekas dalam sanubari setiap personel, sehingga esensi hari jadi Bhayangkara ke-80 dapat direfleksikan dalam wujud institusi Polri yang semakin solid, sehat, dan presisi.
Apresiasi Wakil Ketua Pelaksana
Menanggapi jalannya pertandingan pada malam pembukaan tersebut, Wakil Ketua Pelaksana Turnamen, IPDA H. Syaiful Rusdiansyah, S.H., menyampaikan apresiasi yang tinggi atas antusiasme dan sportivitas yang ditunjukkan oleh seluruh personel yang bertanding.

Panitia Lokal Polsek Cikupa
“Kegiatan malam tadi berjalan dengan sangat luar biasa. Antusiasme dari masing-masing satker dan polsek jajaran sangat tinggi, namun yang paling membanggakan adalah bagaimana seluruh personel tetap menjunjung tinggi semangat fair play dan kekompakan di lapangan. Ini membuktikan bahwa di tengah padatnya tugas pelayanan masyarakat, semangat kebersamaan dan soliditas anggota Polresta Tangerang tetap terjaga dengan sangat baik,” ujar IPDA H. Syaiful Rusdiansyah, S.H., Selasa (9/6).
” Harapan kami, baik Bapak Kapolsek Cikupa dan seluruh kepanitian di malam final pada malam ini semua tetap aman dan lancar,” tutupnya
Read MoreTindaklanjuti Informasi Warga, Polsek Pasar Kemis Cek Lokasi Diduga Jadi Tempat Sabung Ayam

Petugas Cek Lokasi Sabung Ayam
Tangerang-INFOPLUS9.COM-Aparat Polsek Pasar Kemis Polresta Tangerang mengecek lokasi yang diduga dijadikan ajang sabung ayam di Kampung Ilat, Desa Pangadegan, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Minggu (7/6/2026).
Pengecekan itu sebagai tindak lanjut atas informasi yang diterima. Kapolsek Pasar Kemis AKP Humaedi mengatakan, begitu menerima informasi, personel langsung bergerak menindaklanjuti.
“Untuk memastikan informasi tersebut dilakukan pengecekan,” kata Humaedi.
Berdasarkan hasil pengecekan di lokasi yang diinformasikan, tidak ditemukan aktivitas sabung ayam. Pengecekan juga dilakukan di sekitar lokasi. Namun kegiatan sabung ayam tidak ditemukan.
“Sejak 6 bulan lalu, ketika kami melakukan penindakan, sudah tidak ditemukan kegiatan sabung ayam di lokasi tersebut,” ujar Humaedi.
Meski demikian, Humaedi tetap mengapresiasi informasi yang diberikan. Dia juga mendorong masyarakat melapor apabila melihat atau mengetahui adanya aktivitas yang mencurigakan.
Read MorePolsek Panongan Gelar Gerakan ASRI, Bersihkan Lingkungan dan Perkuat Sinergitas dengan Masyarakat

Gerakan Asri (Kapolsek Panongan)
Kabupaten Tangerang – INFOPLUS9.COM-Personel Polsek Panongan Polresta Tangerang melaksanakan kegiatan Gerakan ASRI (Aman, Sehat, Rapi dan Indah) melalui aksi kerja bakti membersihkan lingkungan di wilayah Desa Serdang Kulon, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, Senin (8/6/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut dilaksanakan di area Kantor Desa Serdang Kulon hingga Kampung Serdang RT 06/02 sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap kebersihan lingkungan sekaligus mendukung terciptanya kawasan yang bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat.
Kapolsek Panongan IPTU Irruandy Aritonang, SH mengatakan bahwa Gerakan ASRI merupakan salah satu upaya membangun budaya hidup bersih serta mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat melalui kegiatan yang bermanfaat bagi lingkungan.
“Melalui Gerakan ASRI ini, kami ingin menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman, baik di sekitar fasilitas umum maupun lingkungan masyarakat. Selain itu, kegiatan ini menjadi sarana memperkuat kebersamaan dan sinergitas antara Polri dengan warga dalam menjaga kebersihan lingkungan,” ujar IPTU Irruandy Aritonang.
Dalam pelaksanaannya, personel Polsek Panongan bersama masyarakat melakukan pembersihan sampah, rumput liar, serta area yang berpotensi mengganggu kenyamanan dan keindahan lingkungan. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan kerja dan wilayah yang mendukung aktivitas masyarakat sehari-hari.
Kapolsek menambahkan, lingkungan yang bersih dan tertata tidak hanya memberikan kenyamanan, tetapi juga berdampak positif terhadap kesehatan masyarakat serta mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif.
Melalui kegiatan tersebut, Polsek Panongan berharap kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan semakin meningkat sehingga tercipta wilayah yang asri, sehat, dan nyaman untuk ditinggali.
Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan antara personel Polri dan masyarakat.
Read MoreBhabinkamtibmas Desa Pasir Jaya Pererat Kemitraan dengan Warga Melalui Kegiatan Sambang dan Edukasi Kamtibmas

Aipda Budiansyah melakukan dialog bersama warga
TANGERANG – INFOPLUS9.COM- Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif, Bhabinkamtibmas Desa Pasir Jaya Polsek Cikupa terus aktif menjalin komunikasi dengan masyarakat melalui kegiatan sambang dan silaturahmi.
Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Aipda Budiansyah, selaku Bhabinkamtibmas Desa Pasir Jaya, pada Minggu (07/06/2026) pukul 11.30 WIB di kediaman Bapak Haer, Kampung Waru RT 011/05, Desa Pasir Jaya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang.
Dalam sambangnya, Aipda Budiansyah melakukan dialog bersama warga serta menyampaikan edukasi dan pesan-pesan harkamtibmas. Selain itu, ia juga mensosialisasikan layanan darurat Kepolisian melalui Call Center 110 yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk melaporkan berbagai kejadian maupun gangguan keamanan.
Melalui kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas mengajak masyarakat untuk terus menjaga kerukunan, meningkatkan kepedulian terhadap keamanan lingkungan, serta segera berkoordinasi dengan pihak kepolisian apabila menemukan hal-hal yang berpotensi mengganggu ketertiban masyarakat.
Aipda Budiansyah menyampaikan bahwa kegiatan sambang merupakan bagian dari upaya Polri untuk memperkuat hubungan kemitraan dengan masyarakat.
“Dengan terjalinnya komunikasi yang baik, masyarakat tidak hanya menjadi objek pelayanan, tetapi juga menjadi mitra Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan,” ujarnya.
Kegiatan ini memberikan dampak positif dalam meningkatkan kedekatan antara Polri dan masyarakat serta memperkuat sinergi dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman.
Sementara itu, Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi M. Indra Waspada Amirulloh, S.H., S.I.K., M.M., M.Si., melalui Kapolsek Cikupa AKP Syamsul Bahri, S.TK., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat merupakan bentuk pelayanan dan pengayoman Polri.
“Kami terus menginstruksikan seluruh Bhabinkamtibmas untuk aktif turun ke masyarakat, membangun komunikasi, memberikan edukasi kamtibmas, dan memperkuat sinergitas guna mewujudkan situasi yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polsek Cikupa,” tegas AKP Syamsul Bahri.
(ARDI)
Read MorePolisi Ungkap Pembunuhan Pedagang Cilok di Cikupa, Anak dan Ayah Jadi Tersangka

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah (Tengah)
Tangerang-INFOPLUS9.COM-Polresta Tangerang mengungkap kasus pembunuhan terhadap seorang pedagang cilok yang ditemukan tewas di sebuah kontrakan di Desa Pasir Gadung, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang.
Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah mengungkapkan, korban berinisial P alias R (33), warga Bangkalan, Jawa Timur, ditemukan meninggal dunia pada Selasa, (2/6/2026).
“Korban ditemukan dalam posisi tertelungkup di lantai kontrakan dengan kondisi terdapat ceceran darah di sekitar lokasi,” kata Indra saat konferensi pers di Mapolresta Tangerang, Senin (8/6/2026).
Penemuan mayat korban berawal ketika rekan korban sesama penjual cilok mengetuk pintu kontrakan korban untuk memberitahu bahwa gerobak cilok masih di luar. Saat itu, posisi sudah larut malam. Namun saat mengetuk pintu kontrakan tersebut, tidak kunjung mendapat respons.
Kemudian esok harinya, rekan korban tersebut menghubungi pemilik kontrakan. Bersama pemilik kontrakan, pintu yang terkunci dari luar dibuka menggunakan kunci cadangan.
“Saat pintu dibuka, korban ditemukan sudah tidak bernyawa,” ujar Indra Waspada.
Petugas Polsek Cikupa yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi, memasang garis polisi, melakukan olah tempat kejadian perkara. Serta mengevakuasi jasad korban ke RSUD Balaraja untuk kepentingan autopsi.
Dari hasil identifikasi diketahui korban baru sekitar 10 hari menempati kontrakan tersebut bersama seorang rekan sesama pedagang cilok berinisial MS (17).
Hasil autopsi menunjukkan korban mengalami delapan luka akibat senjata tajam dan sejumlah memar pada tubuhnya. Korban diperkirakan telah meninggal sekitar 20 jam sebelum ditemukan.
Berbekal keterangan saksi dan sejumlah barang bukti, polisi kemudian melakukan penyelidikan intensif. Keberadaan MS yang menghilang setelah penemuan mayat korban menjadi perhatian utama penyidik.
Tim gabungan melakukan pengejaran ke sejumlah wilayah, mulai dari Lebak, Sukabumi, Ciamis hingga Kebumen. Hasilnya, pada Jumat, (5/6/2026) sekitar pukul 21.30 WIB, polisi berhasil mengamankan MS di dalam bus jurusan Salatiga yang berada di Terminal Bus Pasar Rebo, Jakarta Timur.
“Dalam penangkapan tersebut, kami juga mengamankan seorang pria berinisial BT, berusia 41 tahun, yang diketahui merupakan ayah kandung MS,” kata Indra Waspada.
Dari hasil pemeriksaan, kedua tersangka mengakui telah melakukan pembunuhan terhadap korban. Adapun motif pembunuhan didasari rasa sakit hati dan dendam yang dipendam tersangka MS terhadap korban.
Berdasarkan pengakuan MS, korban disebut kerap mengintimidasi dirinya dan sering meminta uang. Bahkan, sebelum kejadian, korban disebut meminta uang sebesar Rp500 ribu kepada tersangka.
“Tersangka mengaku merasa tertekan karena sering diintimidasi dan dimintai uang oleh korban,” jelas Indra Waspada.
Rasa kesal tersebut kemudian diceritakan kepada BT yang merupakan ayah kandungnya. Keduanya kemudian diduga sepakat melakukan pembunuhan terhadap korban.
Polisi mengungkap, aksi pembunuhan itu terjadi pada Senin, (1/6/2026) sekitar pukul 23.00 WIB saat korban sedang tertidur. MS diduga membekap wajah korban menggunakan handuk. Sementara BT menyayat leher korban menggunakan pisau cutter. BT juga menghantam kepala korban menggunakan tabung gas elpiji tiga kilogram sebanyak empat kali.
Setelah memastikan korban meninggal dunia, kedua tersangka menyeret jasad korban dari ruang depan ke ruang belakang kontrakan. Aksi itu menyebabkan banyak jejak darah ditemukan di lantai rumah kontrakan.
Dari pengungkapan kasus tersebut, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu unit sepeda motor, satu tabung gas elpiji tiga kilogram, sebilah pisau cutter, serta beberapa helai pakaian, sepatu, dan topi.
Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat Pasal 459 dan/atau Pasal 458 KUHP dengan ancaman pidana maksimal hukuman mati atau penjara selama 20 tahun.
Indra Waspada juga mengimbau masyarakat untuk tidak menyelesaikan persoalan dengan kekerasan. Menurutnya, rasa kesal, jengkel, sakit hati maupun dendam bisa dialami siapa saja. Namun, lanjut dia, jangan sampai emosi sesaat mendorong melakukan kekerasan, terlebih sampai menghilangkan nyawa orang lain.
“Setiap persoalan harus diselesaikan secara baik dan sesuai hukum karena tindakan yang dilakukan dalam kondisi emosi sering kali berujung pada penyesalan yang tidak dapat diperbaiki,” pungkasnya.
Read MoreSambut HUT Bhayangkara ke-80, Polresta Tangerang Gelar Turnamen Mini Soccer “Kapolresta Cup 1” di Cikupa

Banner Kegiatan
TANGERANG –INFOPLUS9.COM- Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80, Kepolisian Resor Kota (Polresta) Tangerang menggelar turnamen sepak bola mini bergengsi bertajuk “Kapolresta Cup 1”. Turnamen ini diselenggarakan khusus secara internal untuk para anggota Polri di jajaran Polda Banten, di mana Polsek Cikupa dipercaya bertindak sebagai tuan rumah (host) pelaksana.
Acara yang diinisiasi langsung oleh Kapolresta Tangerang, Kombes. Pol. H. Andi M. Indra Waspada A., S.H., S.I.K., M.M., M.Si., ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi, menjaga kebugaran fisik personel, serta menggelorakan semangat kebersamaan di momentum hari jadi Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Kanit Reskrim (Waka Panitia) tinjau Lokasi Pertandingan
Kanit Reskrim IPDA H. Syaiful Rusdiansyah, SH selaku Wakil Ketua Pelaksana Kepanitiaan yang memonitor persiapan lapangan mengatakan persiapan sudah 100% untuk gelaran acara pembukaan nanti malam yang akan dibuka langsung oleh Kapolresta Tangerang dan Insyaallah saat pembagian hadiah akan hadir Bupati Tangerang Maesyal Rasyid.

Jadwal dan Lokasi Pertandingan
Turnamen ini berlangsung selama dua hari berturut-turut pada malam hari dengan jadwal sebagai berikut:
- Babak Penyisihan: Senin, 8 Juni 2026
- Babak Final: Selasa, 9 Juni 2026
- Waktu (Kickoff): Pukul 19.00 WIB s.d. 22.00 WIB
- Tempat: Mini Soccer All Play Cikupa
Ajakan Kapolsek Cikupa
AKP Syamsul Bahri, S.TK., S.I.K., M.H Selaku tuan rumah tempat penyelenggaraan, Kapolsek Cikupa mengajak seluruh personel dan keluarga besar Polri untuk hadir dan meramaikan kompetisi internal ini.
”Kami dari Polsek Cikupa sangat bangga dan siap menyukseskan gelaran Kapolresta Cup 1 ini. Kami mengajak seluruh rekan-rekan anggota Polri beserta keluarga untuk hadir langsung memberikan dukungan, menjaga sportivitas, dan bersama-sama merayakan HUT Bhayangkara ke-80 dengan semangat kebersamaan yang solid. Mari kita ramaikan Mini Soccer All Play Cikupa malam ini!” ujar Kapolsek Cikupa.
Aturan dan Ketatnya Kompetisi
Pihak Panitia HUT Bhayangkara telah menetapkan sejumlah syarat dan ketentuan ketat untuk memastikan kompetisi berjalan dengan tertib dan kompetitif. Beberapa aturan utama di antaranya:
- Peserta wajib merupakan anggota Polri aktif.
- Setiap tim hanya diperbolehkan mendaftarkan maksimal 7 orang pemain.
- Seluruh tim yang bertanding wajib mengenakan jersey bernomor punggung.
- Menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas dan fair play.
- Keputusan panitia pelaksana bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.
Melalui turnamen Kapolresta Cup 1 ini, diharapkan para personel Polri tidak hanya berkompetisi secara sehat di lapangan hijau, tetapi juga dapat terus menanamkan jiwa sportivitas yang tinggi dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat sehari-hari.


jadwal Pertandingan
Read More