Menoreh Harmoni di Tanah Cikupa: Pedang Kebenaran dan Lentera Pengabdian IPDA Syaiful Rusdiansyah, SH

TANGERANG—INFOPLUS9.COM- Malam baru saja melabuhkan tirainya di Mapolsek cikupa, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang. Di sudut ruang kerjanya yang diterangi cahaya lampu temaram, seorang lelaki bertubuh tegap, besar, dan tinggi tampak tengah menekuri tumpukan berkas perkara. Gurat-gurat konsentrasi terukir jelas di wajahnya, menyiratkan kedewasaan melampaui usianya.
Dialah Inspektur Polisi Dua (IPDA) H. Syaiful Rusdiansyah, S.H., seorang perwira pertama Kepolisian Negara Republik Indonesia yang kini mengemban amanah sebagai Kepala Unit Reserse Kriminal (Kanit Reskrim) Polsek Cikupa, Polresta Tangerang.

Pria yang dilahirkan di Tangerang, 14 Juni 1987 ini, dikenal oleh masyarakat Cikupa sebagai Polisi Humanis, Di balik posturnya yang kokoh dan berwibawa, banyak warga tak menyangka bahwa perwira ini sesungguhnya masih berusia sangat muda. Langkah kariernya terbentang luas, sepanjang harapan dan doa yang ditiupkan kedua orang tuanya saat menyematkan nama indah pada dirinya. “Syaiful Rusdiansyah”—sebuah nama yang bukan sekadar identitas, melainkan untaian mantra filosofis yang mendalam.


Secara harfiah dan kultural, nama tersebut membawa arti yang luhur: sebuah pedang yang tajam dalam membela kebenaran, sekaligus cahaya terang dalam memberi petunjuk.
Melalui nama itu, ia ditakdirkan memiliki keberanian laksana baja, namun tetap terbimbing oleh hikmah kebijaksanaan, memastikan setiap langkah kakinya membawa pencerahan bagi sesama.
Kini, di medan pengabdian Wilayah Hukum Cikupa, doa kedua orang tuanya mewujud nyata. Sejak resmi menjabat pada Januari 2024, lulusan Sekolah Inspektur Polisi (SIP) Tahun 2022 Angkatan 51 (Resimen Satya Intan Ke-51) ini telah menjelma menjadi sosok polisi yang selama ini dirindukan oleh masyarakat: tegas tanpa kompromi terhadap pelaku kejahatan, namun lembut dan penuh empati saat mengayomi warga yang mencari keadilan.
Kompromi adalah Pantangan, Keamanan Warga adalah Mutlak
Mengawali sebagai Kanit Intelkam Polsek Cikupa, disinilah sosok ini mampu berdekatan dengan baik dengan berbagai kalangan, dikenal sebagai salah satu pusat industri dan perlintasan utama di gerbang barat koridor Jakarta-Banten. Dinamika sosialnya tinggi, dengan tingkat kerawanan kriminalitas yang menuntut kewaspadaan penuh selama 24 jam.

Siapa pun Kapolseknya, dimanapun ia ditugaskan, bagi dirinya mengemban tugas dan amanah serta perintah pimpinan adalah kewajiban yang harus di jalankan. Kondisi inilah yang ditiru oleh anggotanya di Reskrim, sehingga sosok ini dihormati.
Bagi IPDA Syaiful Rusdiansyah, SH hukum bukanlah ruang tawar-menawar. Ketika bersinggungan dengan para pelaku kejahatan—mulai dari aksi premanisme, pencurian dengan kekerasan, hingga sindikat yang mengusik ketenteraman wilayah—ia berdiri tegak sebagai benteng yang tak tergoyahkan.
Prinsip kerjanya tegas: ikhlas dalam mengabdi, tuntas dalam hasil. Di lapangan, ia memimpin langsung perburuan para pelaku kriminal, memastikan tak ada ruang sekecil apa pun bagi kriminalitas untuk tumbuh subur di Cikupa.
Ketegasan tanpa pandang bulu ini mengirimkan pesan moral yang kuat ke seluruh penjuru wilayah bahwa negara hadir dan hukum tidak pernah kalah. Di bawah arahannya, unit Reskrim Polsek Cikupa bergerak cepat, responsif, dan mengedepankan taktik Tools of Duty yang matang—memadukan analisa mendalam, observasi yang jeli, penguatan bukti-bukti otentik, interogasi yang humanis namun tajam, serta ketajaman insting reserse.
”Di balik setiap kasus, ada cerita dan hak-hak masyarakat yang harus dituntaskan. Catatan penting bagi kami adalah bahwa setiap detail sekecil apa pun adalah kunci menuju kebenaran. Tidak ada kebenaran yang boleh kalah di tanah ini.”
— IPDA H. Syaiful Rusdiansyah, S.H.
Tangan Dingin Penjaga Harmoni: Redam Bentrokan Ormas
Namun, kehebatan sejati perwira muda ini tidak hanya diuji dari berapa banyak pelaku kejahatan yang dijeboskan ke dalam sel tahanan. Keberhasilan terbesarnya yang kini menjadi buah bibir di tengah masyarakat Cikupa adalah kemampuan diplomasinya yang luar biasa dalam merajut perdamaian antar-organisasi kemasyarakatan (ormas).

Polsek Cikupa bersama Ormas bersatu Jaga Kamtibmas Pasca kerusuhan di berbagai wilayah di Indonesia (1/9/2025)
Sebelum ia bertugas, gesekan antar-ormas akibat perebutan pengaruh sektoral kerap menjadi api dalam sekam yang sewaktu-waktu bisa meledak menjadi bentrokan fisik di jalanan, menciptakan kecemasan bagi pelaku usaha dan warga sekitar.
Memahami bahwa pendekatan represif saja tidak cukup untuk menyelesaikan akar masalah sosial, IPDA Syaiful meluncurkan strategi pendekatan personal yang menyentuh hati. Beliau turun langsung ke simpul-simpul massa, mengetuk pintu-pintu markas ormas, dan duduk bersama dalam satu meja tanpa sekat pembatas.
Dengan tutur kata yang santun namun sarat wibawa, ia memposisikan diri sebagai jembatan penengah yang adil.
Hasil dari tangan dinginnya sungguh luar biasa. Sejak IPDA Syaiful Rusdiansyah mengemban tugas sebagai Kanit Reskrim di Cikupa, catatan bentrokan antar-ormas yang dahulu kerap mewarnai pemberitaan, kini nihil.
Beliau berhasil menyatukan persepsi para pimpinan ormas untuk bersama-sama menjaga kondusifitas lingkungan, mengubah persaingan destruktif menjadi sinergi konstruktif demi kemajuan Kecamatan Cikupa.
Dekat dengan Ulama, Menyatu dengan Jiwa Rakyat
Bagi warga Cikupa dan sekitarnya, IPDA Syaiful bukan sekadar pejabat kepolisian yang hanya bisa ditemui di balik meja birokrasi atau di mobil patroli yang melintas cepat. Ia adalah sosok yang membumi. Di tengah padatnya jadwal penyidikan kasus, ia selalu menyempatkan diri menghadiri majelis-majelis ilmu, berdiskusi dengan para tokoh ulama, dan mendengarkan keluh kesah para tokoh masyarakat jelata.
Bagi para ulama di Cikupa, ia adalah representasi umara (pemimpin) yang menghormati nilai-nilai agama dan kearifan lokal.

bersama Tokoh Masyarakat Tangerang Abah Haji Cecep
Ketika menangani perkara yang melibatkan warga kecil atau konflik sosial bernuansa domestik, ia selalu mengedepankan hati nurani. Pendekatan hukum keadilan restoratif (restorative justice) diterapkan secara bijak, mencari jalan keluar terbaik yang adil dan memulihkan keadaan, tanpa mengorbankan kepastian hukum itu sendiri.
Sikap humanis inilah yang membuat masyarakat merasa diorangkan dan diayomi seutuhnya.
Mengawali karier perwiranya di Polsek Maja sesaat setelah lulus SIP pada tahun 2022, perjalanan dinas telah menempa kepribadiannya menjadi kian matang. Ke mana pun takdir penugasan membawanya, prinsip Bhayangkara sejati selalu melekat erat dalam jiwanya.
Keberaniannya membela kebenaran laksana pedang tajam yang memutus rantai kejahatan, namun kelembutan hatinya memancarkan cahaya terang laksana lentera yang menuntun masyarakat menuju rasa aman
Melihat dedikasi yang tanpa batas ini, masyarakat Cikupa kini bisa bernapas lega dan menaruh harapan besar. Di pundak kokoh IPDA Syaiful Rusdiansyah, SH hukum berdiri tegak demi keadilan, dan di dalam dadanya, kedamaian masyarakat senantiasa dijaga dengan ketulusan jiwa.
Mendapat Penghargaan atas dedikasinya sebagai Penegak Hukum dalam mengungkap berbagai kasus di Wilayah Hukum Cikupa dari Kapolresta Tangerang, penghargaan ini membuat dirinya tidak angkuh, prinsipnya jelas bahwa dirinya bekerja secara tim dan keberhasilan ini dipersembahkan untuk Polsek Cikupa.
Bang Iful biasa disapa ini, di usianya yang bertambah sebentar lagi, tepat tanggal 14 Juni 1987 adalah usia dirinya yang matang.
Usia dimana perjuangan dan dedikasi untuk nama baik POLRI terus dipegang teguh selama hayat dikandung badan.
“Doakan kami, di jajaran Polsek Cikupa agar senantiasa terus bisa melayani masyarakat di sini, inilah rumah kedua bagi saya,” ucapnya.
Catatan Redaksi:
Artikel real ini disusun dan dipersembahkan secara khusus oleh segenap jajaran Redaksi Infoplus9.Com sebagai bentuk apresiasi terhadap pilar-pilar penegak hukum bangsa, sekaligus dalam rangka menyambut hari ulang tahun (HUT) Bhayangkara ke 80 yang akan diperingati pada tanggal 1 Juli 2026 mendatang, Semoga semangat dedikasi ini terus menginspirasi.
Selamat Ulang tahun Pak Kanit….!!!
Selamat Ulang tahun Bhyangkara…!!
Read MoreKapolresta: Ada 8 Luka Dugaan Sabetan Sajam di Tubuh Tukang Cilok Hasil Identifikasi

Unit Identifikasi Satreskrim Polresta Tangerang dan Unit Reskrim Polsek Cikupa mendampingi pemeriksaan luar terhadap jasad P (sebelumnya disebut R), pria pedagang cilok yang ditemukan tak bernyawa di kontrakan Desa Pasir Gadung, Kecamatan Cikupa, Selasa (2/6/2026).
Pemeriksaan yang dilakukan Tim Forensik RSUD Balaraja itu menemukan 8 luka pad tubuh korban. Diduga luka dengan ukuran bervariasi tersebut disebabkan sabetan senjata tajam (sajam).
Berdasarkan hasil pemeriksaan, korban berusia 33 tahun, asal Bangkalan, Jawa Timur.
“Selain luka diduga akibat sabetan sajam, pada tubuh korban juga ditemukan beberapa memar,” kata Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah, Kamis (4/6/2026).
Selain telah melakukan identifikasi, penyidik juga sudah memeriksa beberapa saksi terkait peristiwa tersebut. Saat ini, kata Indra Waspada, petugas terus menggali keterangan saksi maupun mencari bukti-bukti lain.
“Mudah-mudahan dalam waktu dekat kasus ini bisa terungkap,” ujarnya.
Baca Juga:
Berita Lain Terkait Kapolresta:
Jelang HUT Bhayangkara, Polresta Tangerang Gelar lomba Karya Tulis Wartawan Berhadiah Jutaan Rupiah

Tangerang-INFOPLUS9.COM-Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Polresta Tangerang menggelar Lomba Karya Tulis Jurnalistik dengan tema “Polri untuk Masyarakat”.
Kompetisi tersebut ditujukan bagi wartawan yang bertugas di wilayah Kabupaten Tangerang untuk mengangkat berbagai kisah pelayanan, pengabdian, hingga kolaborasi Polri dengan masyarakat melalui karya Feature maupun In-depth Reporting.
Berbeda dengan lomba jurnalistik pada umumnya,kali ini peserta didorong untuk menghadirkan reportase mendalam yang tidak hanya berisi informasi. Tetapi juga mampu menggambarkan sisi kemanusiaan dan pengabdian anggota Polri di tengah – tengah masyarakat.
“Lomba ini menjadi ruang bagi insan pers untuk menghadirkan karya jurnalistik yang edukatif, konstruktif, dan berbasis fakta lapangan,” kata Kasi Humas Polresta Tangerang, Ipda Sandro Tree Bahara, Kamis (04/06/2026).
Menurutnya, melaluinya lomba itu, Polresta Tangerang mengajak wartawan untuk melihat lebih dekat berbagai pelayanan dan wujud sebuah pengabdian anggota Polri di tengah masyarakat. “Banyak cerita yang mungkin belum terangkat, mulai dari pelayanan publik, Problem Solving di tengah masyarakat, keselamatan berlalu lintas, hingga kolaborasi antara polisi dan warga dalam menjaga kamtibmas.
“Melalui karya jurnalistik yang mendalam, masyarakat dapat memperoleh gambaran yang lebih utuh mengenai berbagai upaya yang dilakukan Polri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Dalam lomba tersebut, peserta dapat memilih berbagai subtema yang berkaitan dengan wilayah hukum Polresta Tangerang, di antaranya pelayanan publik kepolisian, kamtibmas dan problem solving, keselamatan berlalu lintas, kolaborasi polisi dan masyarakat, serta pengabdian anggota Polri di tengah masyarakat.
Karya yang dilombakan wajib berbentuk Feature jurnalistik atau In-depth Reporting, yang merupakan hasil reportase asli peserta dan telah dipublikasikan di media resmi. Serta memuat unsur observasi lapangan, wawancara narasumber, data pendukung, dan pendekatan peliputan yang mendalam.
Periode publikasi karya dimulai pada 5 Juni hingga 25 Juni 2026. Setiap peserta hanya dapat mengirimkan satu karya untuk dinilai oleh dewan juri yang terdiri dari unsur praktisi media, organisasi profesi wartawan, dan perwakilan Polresta Tangerang
Adapun penilaian akan mencakup aspek orisinalitas dan kedalaman reportase, kualitas jurnalistik dan akurasi data, kekuatan narasi, dan relevansi terhadap tema, Serta dampak informasi bagi masyarakat,” ucapnya.
Polresta Tangerang menyiapkan hadiah berupa uang pembinaan dan piagam untuk tiga karya terbaik. Juara pertama akan memperoleh uang pembinaan sebesar Rp.5 juta, juara kedua Rp.3,5 juta, dan juara ketiga Rp.2,5 juta.
Ipda Sandro mengajak seluruh wartawan yang bertugas di Kabupaten Tangerang untuk berpartisipasi dan memanfaatkan momentum tersebut untuk menghasilkan karya jurnalistik terbaik.
“Kami membuka kesempatan seluas – luasnya bagi rekan-rekan wartawan,” kata Sandro.
Informasi lebih lanjut terkait mekanisme pendaftaran dapat menghubungi panitia atau melalui media sosial resmi Polresta Tangerang. Pemenang lomba akan diumumkan bertepatan dengan peringatan Hari Bhayangkara ke-80 pada 1 Juli 2026
Read MoreKapolresta Tangerang Cek TKP Mayat Tukang Cilok di Cikupa

TANGERANG–INFOPLUS9.COM- Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah, turun langsung memimpin pengecekan Tempat Kejadian Perkara (TKP) menyusul geger penemuan sesosok mayat pria di kawasan Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang. Korban yang diketahui sehari-harinya berprofesi sebagai pedagang (tukang) cilok tersebut ditemukan oleh warga sekitar dalam kondisi yang tragis.
Pengecekan langsung ke lokasi kejadian ini dilakukan guna memastikan proses Olah TKP oleh Tim Identifikasi (Inafis) Satreskrim Polresta Tangerang berjalan secara komprehensif, teliti, dan cepat guna mengungkap penyebab pasti kematian korban.
”Kami hadir langsung di TKP untuk memastikan seluruh barbuk (barang bukti) dan petunjuk di lapangan dikumpulkan secara maksimal. Komitmen kami adalah membuat terang peristiwa ini dan memberikan keadilan bagi korban serta keluarganya,” ujar Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah di lokasi kejadian.
Berdasarkan laporan awal di lapangan, jasad korban pertama kali ditemukan oleh warga yang melintas karena mencium aroma tidak sedap yang menyengat dari area sekitar lokasi. Setelah dilakukan penelusuran, ditemukan sesosok mayat yang terindikasi telah meninggal dunia selama beberapa hari. Korban teridentifikasi sebagai seorang pedagang cilok keliling yang biasa beraktivitas di area Cikupa dan sekitarnya.

TKP dipadati warga
Tim Dokkes Polresta Tangerang bersama petugas evakuasi telah melarikan jenazah korban ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Balaraja untuk dilakukan proses visum luar maupun autopsi guna mengetahui secara medis penyebab utama kematian, serta melihat apakah ada indikasi atau tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh korban.
Kapolresta Tangerang mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga atau mengetahui aktivitas terakhir korban sebelum ditemukan meninggal dunia, agar segera melapor dan memberikan informasi kepada pihak kepolisian.
”Kami terus melakukan pendalaman, memeriksa saksi-saksi di sekitar lokasi, serta menyisir rekaman kamera pengawas (CCTV) yang mengarah ke sekitar TKP. Kami meminta masyarakat untuk tetap tenang dan memercayakan penanganan kasus ini sepenuhnya kepada jajaran Satreskrim Polresta Tangerang,” tutup Kapolresta.
Read MorePolsek Pasar Kemis Tindaklanjuti Laporan Masyarakat Terkait Dugaan Aktivitas Pembakaran Sampah Plastik

Tangerang-INFOPLUS9.COM-Polsek Pasar Kemis menindaklanjuti laporan masyarakat yang diterima melalui layanan Call Center 110 terkait adanya aktivitas pembakaran sampah yang diduga belum mengantongi perizinan dari instansi terkait.
Berdasarkan informasi yang diterima pada Minggu, 31 Mei 2026 sekitar pukul 22.00 WIB, petugas Polsek Pasar Kemis segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan. Setibanya di lokasi, petugas mendapati adanya aktivitas pembakaran sampah berupa plastik bekas yang menghasilkan asap hitam dan berdampak pada lingkungan sekitar, termasuk mengarah ke kawasan permukiman warga.

Dari hasil keterangan yang diperoleh di lapangan, aktivitas pembakaran tersebut diduga dilakukan untuk mengolah material tertentu yang akan dijadikan bahan baku aluminium foil. Namun, asap yang ditimbulkan dari proses pembakaran tersebut dikeluhkan oleh warga karena mengganggu kenyamanan dan kesehatan lingkungan sekitar.
Menindaklanjuti temuan tersebut, pada Senin, 1 Juni 2026 sekitar pukul 15.30 WIB, Kanit Reskrim Polsek Pasar Kemis IPDA Ahmad Dasuki, SE., MM bersama anggota kembali melakukan pengecekan ke lokasi guna memastikan kondisi terkini.
Hasil pengecekan menunjukkan bahwa aktivitas pembakaran sampah sudah tidak berlangsung. Petugas hanya menemukan sisa-sisa pembakaran berupa material sampah plastik dan tidak mendapati adanya kegiatan operasional di lokasi tersebut.
Berdasarkan keterangan warga sekitar, masyarakat telah menyampaikan keberatan dan meminta kepada pihak pengelola agar tidak lagi melakukan aktivitas pembakaran sampah plastik karena menimbulkan dampak terhadap lingkungan dan kenyamanan warga. Saat dilakukan pengecekan lanjutan, lokasi dalam keadaan kosong dan tidak ditemukan adanya aktivitas pembakaran.
Polsek Pasar Kemis akan terus melakukan pemantauan serta berkoordinasi dengan instansi terkait guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif serta mencegah terulangnya aktivitas yang berpotensi menimbulkan gangguan terhadap masyarakat maupun lingkungan.
Saat ini situasi di lokasi terpantau aman, tertib, dan kondusif.
Read MoreRazia Tengah Malam, Polresta Bandara Amankan Pemuda Pembawa Tramadol

TANGERANG – INFOPLUS9.COM-Petugas Polresta Bandara Soekarno Hatta mengamankan seorang pemuda yang kedapatan membawa obat keras jenis Tramadol saat razia stasioner di Perimeter Utara, Senin (1/6) dini hari.
Pawas Polresta Bandara Soetta Iptu M Jaelani menjelaskan, pemuda yang kedapatan membawa Tramadol itu yakni pria berinisial GP (24) asal Tegal, Jawa Tengah.
Menurut Jaelani, barang bukti Tramadol disita petugas dari jok sepeda motor milik GP saat pemeriksaan di wilayah Perimeter Utara Bandara Soekarno-Hatta.
“Saat ini masih dilakukan pendalaman oleh Sat Resnarkoba terhadap Sdr. GP, karena diduga membawa 5 papan obat keras jenis Tramadol yang berada di dalam jok motornya,” ujar Jaelani.
Imbauan Kamtibmas
Jaelani menegaskan razia rutin digelar untuk menjaga keamanan wilayah hukum bandara dari kejahatan jalanan dan peredaran barang terlarang.
Menurut dia, pada kegiatan ini pihaknya mengerahkan sebanyak 54 personel gabungan Polresta Bandara dan Avsec PT Angkasa Pura Indonesia,” terang Jaelani
“Dengan adanya kegiatan ini diharapkan situasi kamtibmas di wilayah hukum Polresta Bandara Soetta tetap aman dan kondusif dari begal, narkoba dan sajam,” tegasnya.
Layanan 110 Polri
Melalui momen itu, ia pun berpesan kepada masyarakat bila melihat atau mengalami gangguan kamtibmas agar segera melaporkan ke petugas kepolisian terdekat.
“Atau menghubungi call center 110 Polresta Bandara Soekarno-Hatta yang aktif dan responsif selama 24 jam. Mari bersama-sama kita ciptakan kamtibmas kondusif di lingkungan masing-masing,” tandasnya.
Apresiasi Masyarakat
Andi (39), pengguna jasa bandara yang melintas saat razia mengapresiasi Polresta Bandara Soekarno-Hatta. Menurutnya, kegiatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat.
“Terima kasih kepada Polresta Bandara Soekarno-Hatta. Kami merasa aman dan nyaman beraktivitas di Bandara Internasional Soekarno-Hatta ini,” katanya.
Read MorePetugas Razia Gabungan di Bandara Soetta, Amankan Satu Motor Bodong

TANGERANG -INFOPLUS9.COM- Polresta Bandara Soekarno-Hatta bersama TNI, Avsec, dan stakeholder bandara menggelar razia stasioner di Bundaran Perimeter Utara, Minggu (31/5) dini hari.
Hasilnya, petugas mengamankan satu unit sepeda motor tanpa TNKB. Pengendara berinisial AR (31) tidak dapat menunjukkan STNK maupun BPKB saat diminta.
Antisipasi Gangguan Kamtibmas
Pawas Polresta Bandara Soetta, Ipda Jasa Pandiangan menyebut bahwa razia ini menyasar potensi gangguan kamtibmas dan tindak pidana di kawasan bandara.
“Satu unit R2 tanpa TNKB berhasil diamankan karena pengendara tidak bisa menunjukkan STNK dan BPKB,” ujar Jasa saat dikonfirmasi, Minggu (31/5) pagi.
Pemeriksaan Identitas dan Barang Bawaan
Selain penindakan kendaraan, petugas gabungan juga melakukan pemeriksaan identitas dan barang bawaan terhadap penumpang yang melintas.
“Tujuannya memastikan tidak ada barang berbahaya masuk ke area bandara,” kata Jasa di sela-sela memimpin kegiatan razia stasioner tersebut.
Operasi Rutin Jaga Keamanan Bandara
Jasa menegaskan kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkala. Sinergi TNI-Polri dan Avsec diharapkan menjaga Bandara Soetta tetap aman dan kondusif.
Imbauan Gunakan Layanan 110
Melalui momen itu, ia pun berpesan kepada masyarakat bila melihat atau mengalami gangguan kamtibmas agar segera melaporkan ke petugas kepolisian terdekat.
“Atau menghubungi call center 110 Polresta Bandara Soekarno-Hatta yang aktif dan responsif selama 24 jam. Mari bersama-sama kita ciptakan kamtibmas kondusif di lingkungan masing-masing,” tandasnya.
Apresiasi Pengguna Jasa Bandara
Dedy (51), pengguna jasa bandara yang melintas saat razia mengapresiasi Polresta Bandara Soekarno-Hatta. Menurutnya, kegiatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat.
“Terima kasih kepada Polresta Bandara Soekarno-Hatta. Kami merasa aman dan nyaman beraktivitas di Bandara Internasional Soekarno-Hatta ini,” katanya.
Read MoreKoramil 04/Cikupa Dan Polsek Cikupa Gelar Patroli Gabungan, Antisipasi Tindakan Begal Di Titik Rawan

Kodam Jaya, Tigaraksa-INFOPLUS9.COM– Guna menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat serta menekan angka tindak kejahatan jalanan, khususnya kasus pembegalan, anggota Koramil 04/Cikupa, Kodim 0510/Tigaraksa kembali melaksanakan patroli keamanan bersama unsur kepolisian dari Polsek Cikupa. Kegiatan ini difokuskan pada pemantauan dan pengawasan di titik-titik yang dinilai rawan terjadi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang.Jumat 29/5/2026.
Patroli gabungan ini dipimpin langsung oleh Serma Sidik bersama Aiptu Firdaus dengan melibatkan personel Babinsa dan anggota kepolisian. Sasaran utama kegiatan meliputi jalan utama, persimpangan sepi, kawasan perbatasan desa, jalur lintas kendaraan, serta daerah-daerah yang sebelumnya tercatat memiliki potensi tinggi atau riwayat kejadian tindak kejahatan pembegalan dan perampasan barang berharga.
Dalam pelaksanaannya, petugas bergerak berkeliling menggunakan kendaraan bermotor maupun berjalan kaki, melakukan pemantauan ketat, menghentikan dan memeriksa kendaraan atau orang yang terlihat mencurigakan, serta berinteraksi langsung dengan warga, pengemudi kendaraan, dan pedagang di pinggir jalan. Para petugas juga menghimbau agar masyarakat selalu meningkatkan kewaspadaan saat berpergian, terutama pada sore hingga malam hari, tidak membawa barang berharga secara mencolok, serta segera melapor ke pos keamanan atau aparat terdekat jika melihat atau mengalami kejadian yang tidak diinginkan.
Serka Sidik menyampaikan bahwa kegiatan patroli ini merupakan bentuk keseriusan dan komitmen bersama antara TNI dan Polri dalam menjaga keamanan wilayah. “Kehadiran kami di lapangan bertujuan untuk memberikan efek jera bagi pelaku kejahatan sekaligus memberikan rasa aman dan perlindungan nyata bagi warga. Daerah-daerah yang rawan akan selalu menjadi fokus utama pengawasan kami, agar niat jahat pihak yang tidak bertanggung jawab dapat kami cegah sejak dini,” tegasnya.
Sementara itu Aiptu Firdaus Anggota polsek Cikupa, menambahkan bahwa sinergitas yang terjalin baik antara kedua lembaga sangat diperlukan dalam menghadapi dinamika keamanan saat ini. “Penanganan masalah keamanan tidak bisa dilakukan sendiri, kerja sama yang erat dan koordinasi yang baik antara TNI dan Polri menjadi kunci utama. Selain itu, kami juga sangat mengandalkan peran serta dan keterlibatan aktif seluruh masyarakat untuk turut menjaga lingkungan masing-masing, karena keamanan adalah tanggung jawab kita bersama,” ujarnya.
Warga masyarakat yang bertemu dengan rombongan patroli menyambut baik dan mengapresiasi kegiatan ini. Mereka mengaku merasa lebih tenang dan aman beraktivitas maupun melintas di jalanan dengan adanya kehadiran aparat keamanan yang terus berpatroli secara rutin.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan potensi gangguan keamanan dan tindak kejahatan seperti pembegalan dapat diminimalisir, serta tercipta suasana wilayah yang aman, damai, kondusif, dan bebas dari rasa takut bagi seluruh warga Kecamatan Cikupa.
Sumber Kodim 0510/Tigaraksa
Read MorePolresta Tangerang Imbau Masyarakat Tenang dan Tidak Terprovokasi Isu Nyata Maupun Hoaks Terkait Penampakan “Pocong”

TANGERANG – INFOPLUS9.COM-Menanggapi keresahan yang beredar di tengah masyarakat belakangan ini, Kepolisian Resor Kota (Polresta) Tangerang mengeluarkan imbauan resmi melalui akun media sosial Humas Polresta Tangerang. Pihak kepolisian meminta warga untuk tetap tenang dan bersikap bijak dalam menyaring informasi terkait beredarnya isu penampakan “pocong” yang meresahkan warga.
Dalam publikasi digital terbaru yang diunggah oleh Polresta Tangerang sebagaimana terlihat pada berkas 1451163.jpg, masyarakat diingatkan secara tegas dengan seruan: “JANGAN TERPROVOKASI ISU POCONG”.
Pihak Polresta Tangerang mengimbau agar masyarakat tidak mudah percaya begitu saja terhadap informasi, potongan video, maupun desas-desus yang belum jelas kebenarannya. Fenomena atau kabar burung seperti ini sering kali dimanfaatkan oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab untuk menciptakan kegaduhan.
Sebagai langkah antisipasi demi menjaga keamanan, ketertiban, dan kedamaian di wilayah hukum Tangerang, Polresta Tangerang menyampaikan beberapa poin penting untuk dipedomani oleh seluruh warga:
- Jangan Menyebarkan Berita Hoaks: Menyebarkan informasi palsu atau provokatif yang dapat memicu keonaran dan merugikan banyak orang dapat dijerat hukum.
- Tetap Jaga Keamanan dan Ketertiban Lingkungan: Mengajak warga untuk tidak panik dan tetap menjalankan aktivitas sehari-hari seperti biasa.
- Tingkatkan Ronda dan Kewaspadaan Bersama: Mengaktifkan kembali siskamling guna memastikan lingkungan sekitar tetap kondusif secara kolektif.
- Segera Laporkan Tindakan Mencurigakan: Jika menemukan adanya oknum yang sengaja membuat keresahan, menakut-nakuti warga, atau melakukan tindakan mencurigakan, segera laporkan ke pihak berwenang.

Bhabinkamtibmas Desa Jayanti Polsek Cisoka kunjungi warga Perumahan Persada Jayanti RW 10

Bhabinkamtibmas Desa Jayanti Polsek Cisoka Briptu Anggy, lakukan kunjungan dan monitoring wilayah ke perumahan persada Jayanti
Tangerang-INFOPLUS9.COM-Di saat warga, pengurus RT dan DKM masjid Baitul Muttaqin Persada Jayanti RW 10 , melaksanakan kegiatan pembentukan panitia qurban 1447 H/2026 yang akan melakukan prosesi pemotongan hewan qurban, hadir Bhabinkamtibmas Desa Jayanti Polsek Cisoka Briptu Anggy.
Ditengah kehadirannya, Briptu Anggi menyampaikan apresiasinya kepada warga perumahan persada Jayanti RW 10 yang selalu mengedepankan musyawarah khususnya dalam pembentukan panitia qurban yang akan bertugas besok Rabu,(27/05/2026) dalam kegiatan menyambut Iedul Adha juga mengedepankan gotong royong kepada panitia yang sudah dibentuk,
Sementara itu ketua DKM Masjid Baitul Muttaqin, Ahmad Fauzi, S.pdi menyampaikan bahwa pembentukan panitia ini sudah dilakukan sebelumnya dan malam ini adalah finalisasi kesiapan semua panitia.

Di tempat yang sama , ketua Ra 10 menyampaikan harapannya agar pelaksanaan kegiatan prosesi pemotongan hewan dan distribusi nya berjalan lancar.
Sementara itu Hewan qurban yg sudah ke panitia masuk sampai berita ini diturunkan terdapat 4 ekor sapi, dan 5 ekor kambing, ungkap Aematin selaku ketua panitia tahun ini.
(Syd)
Read More