Pasar Tumpah Sukamulya Picu Kemacetan Parah, Pengguna Jalan Desak Pemerintah Turun Tangan

TANGERANG — INFOPLUS9.COM-Aktivitas pasar sore atau pasar kagetan yang berlokasi di jalur utama depan Perumahan Mulya Asri 1, Kelurahan Sukamulya, Kecamatan Cikupa, kian dikeluhkan warga dan pengguna jalan. Pasar yang rutin beroperasi setiap Jumat sore mulai pukul 17.00 s.d. 21.00 WIB ini dinilai memicu kemacetan parah lantaran para pedagang menggelar lapak hingga memakan bahu jalan.
Seiring berjalannya waktu, area pasar tumpah ini terus meluas dan memanjang hingga ke depan gerai Indomaret setempat. Lonjakan jumlah pedagang diduga kuat dipicu oleh kondisi ekonomi masyarakat belakangan ini yang mendorong maraknya pasar-pasar kagetan. Alhasil, jalan utama yang menjadi urat nadi mobilitas warga Sukamulya dan sekitarnya tersebut kerap lumpuh total saat jam sibuk.
Keluhan mendalam datang dari para pengendara roda dua maupun roda empat yang melintasi jalur tersebut. Salah satunya adalah Muji (50), warga Perumahan Mulya Asri 2. Ia mengaku sangat terganggu karena selalu terjebak macet saat pulang kerja sekitar pukul 19.00 WIB.
“Kondisi jalanan yang dasarnya memang kecil semakin diperparah dengan adanya pedagang yang tumpah ke bahu jalan. Akibat kemacetan ini, perjalanan pulang dari tempat kerja saya bisa molor hingga satu jam lebih,” ujar Muji kecewa.
Mewakili para pengguna jalan, Muji dan warga setempat berharap adanya tindakan nyata dari pihak berwenang. Masyarakat mendesak Pemerintah Kelurahan Sukamulya, pihak Kecamatan Cikupa, serta Satpol PP untuk segera turun ke lapangan guna menata, menertibkan, dan mengatur zonasi para pedagang.
Langkah penataan ini dinilai sangat mendesak agar roda perekonomian mikro warga tetap bisa berjalan, namun tanpa mengorbankan hak pengguna jalan dan kenyamanan fasilitas publik.