Skip to content
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
-
  • Wisata
  • TNI
  • Budaya
  • Polri
  • Nasional
  • Pedoman Media Siber
  • Lokal Daerah
  • Beranda
  • Kode Etik
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Budaya
  • Gaya Hidup
  • Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Sport
  • Wisata
  • TNI
  • Budaya
  • Polri
  • Nasional
  • Pedoman Media Siber
  • Lokal Daerah
  • Beranda
  • Kode Etik
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Budaya
  • Gaya Hidup
  • Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Sport
Close

Search

  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Subscribe
  • Wisata
  • TNI
  • Budaya
  • Polri
  • Nasional
  • Pedoman Media Siber
  • Lokal Daerah
  • Beranda
  • Kode Etik
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Budaya
  • Gaya Hidup
  • Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Sport
  • Wisata
  • TNI
  • Budaya
  • Polri
  • Nasional
  • Pedoman Media Siber
  • Lokal Daerah
  • Beranda
  • Kode Etik
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Budaya
  • Gaya Hidup
  • Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Sport
Close

Search

  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Subscribe
Home/Lokal Daerah/Demo Berlarut-Larut di Depan PT Molex Ayus: Saat Perjuangan Kehilangan Simpati dan Mengorbankan Hak Warga
Lokal Daerah

Demo Berlarut-Larut di Depan PT Molex Ayus: Saat Perjuangan Kehilangan Simpati dan Mengorbankan Hak Warga

By Jumadil Qubro
Juni 27, 2026 3 Min Read
0

screensoot di platform tiktok

TANGERANG-INFOPLUS9.COM-​Aksi unjuk rasa yang sudah berlangsung selama berminggu-minggu di depan PT Molex Ayus, Cikupa, kini tak lagi dipandang sebagai sebuah perjuangan hak, melainkan menjadi beban nyata bagi masyarakat sekitar dan para pengguna jalan. Apa yang dimulai sebagai upaya memperjuangkan kesejahteraan, kini justru menuai gelombang kritik tajam dari berbagai elemen masyarakat, mulai dari netizen di media sosial hingga warga yang terdampak langsung secara ekonomi.

​Kekecewaan Netizen: “Bikin Macet Jalan Bos!”

​Di platform media sosial seperti TikTok, kolom komentar pada video terkait aksi FSPMI dipenuhi dengan cibiran dan rasa frustrasi. Netizen tidak lagi melihat urgensi dari demo tersebut, melainkan hanya melihat kemacetan yang merugikan aktivitas sehari-hari.

​Berikut adalah rangkuman beberapa komentar negatif yang mencerminkan kekecewaan publik:

  • ​“BU PAK INI KAPAN SELESAINYA AKU TELAT TERUSSS” — (Alpina not Alvina)
  • ​“Punya masalah internal dengan manajemen tapi kenapa orang banyak kena imbasnya.. bikin susah pengguna jalan lain. Ayolah tolong pikirkan orang lain juga” — (EKO Cah Lintas Timur)
  • ​“Bikin macet jalan bos” — (HAWU CHUS)
  • ​“Waduh, nggak kuat macetnya kok mesti lanjut demo di tengah jalan” — (Komentar netizen)
  • ​“Bikin macet” — (Daffa Alfarizi)
  • ​“Parah emang” — (Toko martin)
  • ​“Bubarin aja sama warga sekitar” — (Warga lokal)

Kritik-kritik ini bukan sekadar luapan amarah sesaat, melainkan jeritan mereka yang haknya untuk beraktivitas terhambat demi ego sekelompok orang.

​Realita di Lapangan: Perut Tak Bisa Digadaikan

​Dunia nyata jauh lebih keras daripada sekadar retorika di depan pabrik. Abdul, seorang warga Desa Bitung yang bergantung hidup dari berjualan ke pasar, harus berangkat lebih pagi dan menghadapi kekacauan lingkungan akibat kemacetan yang dipicu oleh aksi penutupan jalan. Bagi orang seperti Abdul, demo ini bukan lagi soal kenaikan upah, melainkan soal kelangsungan hidupnya yang terancam.

​Harus diakui, setiap manusia memiliki keinginan dan target ideal. Namun, ketika perjuangan tersebut melampaui batas dengan menyandera kepentingan umum dan merugikan ekonomi warga kecil, maka legitimasi perjuangan itu sendiri patut dipertanyakan.

​Sangat menyedihkan melihat bagaimana solidaritas sesama buruh kini pecah. Faktanya, sudah ada anggota FSPMI yang memilih mundur dari aksi dan kembali bekerja bersama rekan-rekan mereka yang telah mencapai kesepakatan damai dengan perusahaan. Mereka sadar akan satu hal yang sangat prinsipil: Perut anak dan istri tidak bisa digadaikan dengan janji manis perjuangan yang tak kunjung usai.

​Anak-anak di rumah butuh susu, biaya sekolah harus dibayar, dan dapur harus tetap mengebul. Kehidupan tidak berhenti hanya karena mediasi buntu atau ego serikat yang terus dipaksakan. Bekerja dengan upah yang disepakati adalah bentuk tanggung jawab nyata kepada keluarga, jauh lebih terhormat daripada memaksakan kehendak yang justru melumpuhkan produktivitas dan memicu kebencian masyarakat.

​Menuju Benturan Sosial

​Kekhawatiran pengamat sosial di Kecamatan Cikupa sangat beralasan. Ketika masyarakat sudah tidak lagi bersimpati dan merasa dirugikan secara terus-menerus, benturan fisik antara warga dan peserta aksi hanyalah menunggu waktu.

​Sudah saatnya kawan-kawan buruh yang masih bertahan di jalan raya untuk menepi dan menata nurani. Jangan biarkan perjuangan yang awalnya mulia berubah menjadi aksi yang dibenci oleh lingkungan sendiri. Kembalilah bekerja, berdamailah dengan realita, karena tanggung jawab utama seorang kepala keluarga adalah memastikan keberlangsungan hidup orang-orang yang dicintainya, bukan menuntut kesempurnaan di atas penderitaan orang lain.

​Ingatlah, simpati masyarakat adalah modal sosial yang besar. Jika modal itu sudah hilang, maka yang tersisa hanyalah kesendirian dalam menuntut, sementara hidup terus berjalan dan waktu tidak akan menunggu bagi mereka yang terjebak dalam egonya sendiri.

Author

Jumadil Qubro

Redaksi INFOPLUS9.COM

Follow Me
Other Articles
Previous

Pelaku Penganiayaan Caddy Golf di Modern Golf Tangerang yang Viral Ditangkap di Lampung

Next

IPDA Syaiful Rusdiansyah Pimpin Apel Pengamanan BKO Brimob Jelang Pengesahan PSHT

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent Posts

  • FKPN Desak Kementerian Lingkungan Hidup Audit Total Reklamasi Pesisir Utara Banten dan Hentikan Perampasan Ruang Hidup Nelayan
  • RS Hermina Bitung Memberikan Pelayanan Khusus dan Kunjungan Langsung kepada Pasien Anak di Hari Anak Nasional 2026
  • Kodim 0510/Trs Resmikan Jembatan Penghubung Armco
  • Hari Bhakti Adhyaksa ke-66, Kapolresta Tangerang: Sinergi Polri-Kejaksaan Kunci Tegaknya Hukum Berkeadilan
  • Internalisasi Polantas KARIB, Rakernis Polda Kalsel 2026 Hadirkan Motivator Nasional

Recent Comments

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

You May Have Missed

Polri

Bhabinkamtibmas Polsek Pasar Kemis Sambangi Pos Security Amaia, Sampaikan Pesan Kamtibmas

Jumadil Qubro
By Jumadil Qubro
Juni 13, 2026
Sorotan

Polemik Memanas! Pengusaha Billiard JDEYO Abaikan Dua Surat, Kini Dipanggil Lagi

Jumadil Qubro
By Jumadil Qubro
April 23, 2026
Lokal Daerah

Waspada Cuaca Ekstrem, Pihak Kelurahan Bunder Imbau Warga Hindari Pembakaran Sampah

Jumadil Qubro
By Jumadil Qubro
Juli 15, 2026
Polri

Tahanan Meninggal Saat Dirawat di RS, Polresta Tangerang Sampaikan Duka dan Pastikan Penanganan Sesuai SOP

Jumadil Qubro
By Jumadil Qubro
Juli 2, 2026
Organisasi

DPP BPPKB Banten Memberi Pernyataan Tegas Dengan Ada nya Ormas Yang Menyerupai Kesamaan Nama Dan Logo , DPP BPPKB Banten Siap Bawa Ke Ranah Hukum

Jumadil Qubro
By Jumadil Qubro
Juli 10, 2026
Lokal Daerah

Kelurahan Sukamulya Sambut Tim Penilai Lomba Kampung Hijau dan Ber-PHBS Tingkat Kabupaten Tangerang 2026

Jumadil Qubro
By Jumadil Qubro
Juli 22, 2026
Budaya

Pengorbanan di Tepi Sungai Tua, Ketika Kecerdikan Bertekuk Lutut di Hadapan Ketulusan

Jumadil Qubro
By Jumadil Qubro
April 17, 2026
Sorotan

Eksekusi Pasar Cisoka Berlangsung Sengit, Pedagang Berikan Perlawanan

Jumadil Qubro
By Jumadil Qubro
Juni 19, 2026
Polri

Polresta Tangerang Gelar Konferensi Pers Ungkap Kasus Tawuran Pelajar Berujung Maut dI Sukadiri

Jumadil Qubro
By Jumadil Qubro
April 17, 2026
Media Infoplus9.com adalah platform media siber yang berkomitmen menyajikan data dan peristiwa menjadi informasi aktual, tepercaya, dan mendalam. Mengusung nilai-nilai jurnalisme yang kuat, Infoplus9.com selalu mengedepankan pemberitaan yang profesional, objektif, dan berimbang (cover all sides) demi memenuhi hak masyarakat atas informasi yang akurat.
Redaksi INFOPLUS9.COM Website : www.Infoplus9.com Email : Redaksiinfoplus9@gmail.com Facebook: Infoplus9.com Telp : 0838-7432-6509 Copyright 2026 — . All rights reserved.