Siapa KH Syam’un Bupati Serang di Era Presiden Soekarno

Brigadir Jenderal TNI (Anumerta) K.H. Syam’un: Ulama, Pejuang, dan Bupati Serang yang Gugur demi Kemerdekaan
Brigadir Jenderal TNI (Anumerta) K.H. Syam’un merupakan salah satu tokoh pejuang kemerdekaan Indonesia asal Banten yang memiliki peran besar dalam perjuangan melawan penjajahan. Lahir di Beji, Bojonegara, Serang, Banten, pada 15 April 1894, K.H. Syam’un dikenal sebagai ulama sekaligus pemimpin yang mengabdikan hidupnya untuk bangsa dan negara.
Pada masa Revolusi Nasional Indonesia, ia turut memimpin perjuangan rakyat Banten dalam mempertahankan kemerdekaan. Selain berkiprah di bidang militer, K.H. Syam’un juga dipercaya menjabat sebagai Bupati Serang ke-13 pada periode 1945–1949 di bawah pemerintahan Presiden Soekarno, menggantikan R.A.A. Hilman Djajadiningrat.
Dalam karier militernya, K.H. Syam’un pernah bergabung dengan PETA pada masa pendudukan Jepang (1943–1945), kemudian melanjutkan pengabdiannya di Tentara Nasional Indonesia (TNI) hingga wafat pada 28 Februari 1949 di Kamasan, Cinangka, Serang, Banten, pada usia 54 tahun.
Atas jasa, pengorbanan, dan dedikasinya dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia, pemerintah menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional Indonesia serta pangkat Brigadir Jenderal TNI (Anumerta) sebagai bentuk penghormatan atas pengabdiannya kepada bangsa.