
🧑🏫 Redaksi: Jumadil Qubro
TANGERANG — INF⭕PLUS9.COM-Pemerintah Desa (Pemdes) Talagasari sukses menggelar kegiatan Pengajian Bulanan yang dipusatkan di halaman Kantor Desa Talagasari, Jumat malam (2/10/2026). Acara yang diselenggarakan bakda Sholat Isya ini berlangsung khidmat dengan dihadiri oleh ratusan jemaah dari berbagai elemen masyarakat.
Kegiatan rutin keagamaan ini diikuti oleh seluruh perangkat desa, lembaga desa, serta jemaah laki-laki dan kaum ibu dari majelis taklim se-Desa Talagasari

Rangkaian acara dipandu dengan baik oleh Ust. Ahmad Hidayat (RW Bro), serta diawali dengan pembacaan tahlil dan tahmid yang dipimpin langsung oleh Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Desa Talagasari, Ust. Fahroni.
Dalam sambutannya, Sekretaris Desa (Sekdes) Talagasari, Aan, yang mewakili Pemdes Talagasari menyampaikan apresiasi serta ucapan terima kasih atas antusiasme warga yang hadir memenuhi lokasi acara.

”Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga, pengurus masjid, dan kaum ibu majelis taklim yang telah meluangkan waktu hadir malam ini. Semoga pengajian bulanan ini tidak hanya mempererat tali silaturahmi antarwarga, tetapi juga membawa keberkahan bagi Desa Talagasari tercinta,” ujar Sekdes Aan.
Memasuki acara inti, kegiatan diisi dengan dua sesi kajian keilmuan yang disampaikan oleh pemateri ahli, yakni Ust. Haris dan Ust. Ahmad Ruyani.


Pada sesi pertama, Ust. Haris memaparkan kajian ilmu fikih mengenai tata cara dan hukum Sujud Sahwi menurut Mazhab Imam Syafi’i. Dijelaskan bahwa sujud sahwi hukumnya sunnah muakkad yang dilakukan dua kali sebelum salam akibat lupa meninggalkan sunnah ab’adh, ragu jumlah rakaat, atau melakukan kesalahan kecil tanpa sengaja. Beliau juga menegaskan pentingnya makmum mengikuti imam apabila imam melakukan sujud sahwi dalam salat berjamaah.

Sesi kedua dilanjutkan oleh Ust. Ahmad Ruyani yang mengupas kajian akidah tauhid mengenai sifat wajib Allah yang ke-16 dalam metode sifat 20, yaitu Aliman atau Kaunuhu ‘Aliman (Maha Mengetahui). Dalam pemaparannya, dijelaskan bahwa sifat ma’nawiyah ini menegaskan kemutlakan ilmu Allah yang meliputi segala sesuatu, baik yang tampak maupun tersembunyi, sekaligus menolak sifat kebalikannya yang mustahil bagi Allah SWT.
Acara pengajian bulanan ini ditutup dengan doa bersama. Melalui kegiatan ini, Pemdes Talagasari berharap syiar Islam di tengah masyarakat terus terjaga serta mampu meningkatkan kualitas ibadah dan keimanan seluruh warga desa.

