cropped 1788281659863.png

Asap Tebal Membumbung, Pabrik Plastik di Sentul Jaya Balaraja Dilalap Si Jago Merah: Sistem Pencegahan dan Kesiapsiagaan K3 Kembali Diuji

TANGERANGINF⭕PLUS9.COM

Kebakaran melanda kawasan pabrik PT Techno Plastika Prima Perdana yang berlokasi di Kampung Sentul, Desa Sentul, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, pada Minggu (6/9/2026) sekitar pukul 13.00 WIB. Insiden ini memicu kepulan asap hitam pekat yang membumbung tinggi, membuat para pekerja berhamburan menyelamatkan diri, serta menimbulkan kecemasan di kalangan warga sekitar.

​Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Tangerang langsung dikerahkan ke lokasi untuk menjinakkan api dan mencegahnya agar tidak merembet ke area sekitar. Kendati demikian, hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran, total kerugian material, jumlah korban jiwa maupun luka-luka, jenis material yang terbakar, serta dampak emisi asap terhadap kesehatan warga belum diumumkan secara resmi oleh pihak berwenang.

​Insiden ini memantik sorotan tajam terkait aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta sistem mitigasi darurat di kawasan industri. Kebakaran tidak sekadar dilihat sebagai bencana atau musibah semata, melainkan sebagai ujian bagi berfungsinya perangkat keselamatan perusahaan—mulai dari alarm kebakaran, jalur evakuasi, alat pemadam api ringan (APAR), hingga pelatihan dan simulasi darurat bagi para pekerja.

​Pihak redaksi dan elemen masyarakat menuntut transparansi dari instansi terkait, seperti Dinas Tenaga Kerja (Disnaker), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta pemerintah kecamatan setempat. Pemeriksaan menyeluruh diperlukan guna memastikan apakah standar operasional prosedur (SOP) keselamatan telah dijalankan dengan baik sebelum insiden ini terjadi.

​Aktivis Buyung E. dari YLPK PERARI Kabupaten Tangerang turut memberikan tanggapan kritis terkait peristiwa ini. “Kontrol sosial bukan datang untuk mencari kambing hitam setelah api membesar. Kami ingin melihat apa yang terjadi sebelum api muncul: siapa yang mengawasi, kapan pemeriksaan dilakukan, apa temuannya dan apakah kekurangan pernah diperbaiki. Kalau semua prosedur sudah berjalan, tunjukkan buktinya kepada masyarakat. Kalau ada celah, jangan ditutup dengan kata musibah,” tegasnya.

​Selain aspek internal pabrik, keselamatan warga di sekitar permukiman yang terdampak paparan asap serta perlindungan terhadap kerja-kerja jurnalis di lapangan juga menjadi perhatian penting agar proses penanganan dan keterbukaan informasi dapat berjalan secara objektif, akurat, dan bertanggung jawab.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
Don`t copy text!