Peringati 1 Muharram 1448 H, Bupati Tangerang Hadiri Grebeg Suro dan Pagelaran Wayang Kulit di Citra Raya

Bupati Maesyal Rasyid
TANGERANG–INFOPLUS,9.COM-Bupati Tangerang, Drs. H. Moch. Maesyal Rasyid, M.Si., menghadiri rangkaian kegiatan Grebeg Suro, Kirab Budaya, dan Pagelaran Wayang Kulit yang digelar di kawasan Citra Raya, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, Selasa (16/6). Acara yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah ini menjadi perwujudan nyata atas komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam mendukung pelestarian seni, budaya, serta nilai-nilai kearifan lokal.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi kepada seluruh pihak penyelenggara, termasuk Ikatan Keluarga Gunungkidul (IKG) Kabupaten Tangerang serta Badan Penghubung Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Sinergi ini dinilai berhasil menghadirkan ruang budaya yang mempererat tali silaturahmi antarwarga.
”1 Muharram, atau dalam tradisi masyarakat Jawa dikenal sebagai Bulan Suro, memiliki makna yang sangat mendalam. Momentum ini tidak hanya menjadi sarana introspeksi dan penguatan spiritualitas, tetapi juga menjadi ajang mempererat tali persaudaraan, menjaga kerukunan, serta melestarikan nilai-nilai budaya yang diwariskan secara turun-temurun oleh para leluhur,” ujar Maesyal Rasyid dalam sambutannya.
Bupati menegaskan bahwa di tengah derasnya arus modernisasi dan perkembangan zaman, kegiatan seperti Kirab Budaya dan Wayang Kulit bukan sekadar seremonial masa lalu. Kebudayaan merupakan cerminan identitas dan jati diri bangsa yang esensial untuk terus dirawat dan diwariskan kepada generasi penerus.
Lebih lanjut, ia menggarisbawahi bahwa Kabupaten Tangerang merupakan daerah yang heterogen dan dihuni oleh masyarakat dari berbagai latar belakang suku, agama, dan tradisi. Keberagaman tersebut, menurut Bupati, harus disikapi sebagai modal sosial sekaligus kekuatan utama untuk bergotong-royong membangun daerah.
”Pembangunan di Kabupaten Tangerang tidak hanya berfokus pada sektor infrastruktur dan ekonomi, tetapi juga harus memperhatikan pembangunan karakter, pelestarian nilai-nilai budaya, serta penguatan kearifan lokal sebagai bagian dari jati diri bangsa,” tegasnya.
Di akhir sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menaruh harapan besar agar pagelaran kebudayaan seperti ini mampu memantik rasa bangga dan cinta tanah air di kalangan generasi muda, sehingga nilai-nilai luhur nusantara dapat terus lestari sepanjang masa.
Read MoreIPTU Udi Muhdi Bantu Antar Anak Hilang Kembali ke Pelukan Orang Tuanya

TANGERANG – INFOPLUS9.COM-Wujud nyata kepedulian dan pelayanan Polri kepada masyarakat kembali ditunjukkan oleh personel Polsek Cikupa, Polresta Tangerang. Seorang anak perempuan yang sempat terpisah dari keluarganya berhasil ditemukan dan diantarkan kembali ke rumah orang tuanya dalam keadaan selamat, Senin (15/6/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung sekitar pukul 17.00 WIB di Kampung Talagasari Gang Masjid, Desa Talagasari, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang.
Personel yang terlibat dalam kegiatan kemanusiaan tersebut adalah Kanit Lantas Polsek Cikupa IPTU Udi Muhdi bersama Aiptu Sapudin dari Unit Lalu Lintas Polsek Cikupa.
Anak yang ditemukan diketahui bernama Mariam, berusia sekitar 6 tahun. Setelah menerima informasi mengenai adanya anak yang terpisah dari keluarganya, petugas segera melakukan penelusuran identitas dan mencari keberadaan orang tua anak tersebut.
Berkat kesigapan personel di lapangan, orang tua Mariam berhasil ditemukan. Diketahui, Mariam merupakan putri dari pasangan Indah dan Miftah yang berdomisili di Kampung Talagasari Gang Masjid, Desa Talagasari, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang.
Selanjutnya, IPTU Udi Muhdi bersama Aiptu Sapudin mengantarkan dan menyerahkan Mariam kepada ibunya dalam keadaan sehat dan selamat. Momen pertemuan kembali antara anak dan orang tuanya berlangsung penuh haru serta rasa syukur.
IPTU Udi Muhdi mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari tugas dan tanggung jawab Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, serta pelayanan kepada masyarakat.
“Keselamatan dan keamanan anak merupakan tanggung jawab bersama. Saat mendapatkan informasi adanya anak yang terpisah dari keluarganya, kami segera melakukan upaya pencarian identitas dan keberadaan orang tuanya. Alhamdulillah, anak tersebut dapat kembali berkumpul dengan keluarganya dalam keadaan sehat dan selamat,” ujar IPTU Udi Muhdi.
Ia juga mengimbau kepada para orang tua agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama saat berada di lingkungan yang ramai atau di tempat umum, guna mencegah terjadinya kejadian serupa.
Sementara itu, Kapolresta Tangerang Kombes Pol. Andi M. Indra Waspada Amirulloh, S.H., S.I.K., M.M., M.Si., melalui Kapolsek Cikupa AKP Syamsul Bahri, S.TK., S.I.K., M.H., mengapresiasi respons cepat dan kepedulian personel yang telah membantu masyarakat.
Menurutnya, kehadiran Polri di tengah masyarakat harus mampu memberikan rasa aman, perlindungan, serta menjadi solusi atas berbagai permasalahan yang dihadapi warga, termasuk membantu anak-anak yang membutuhkan pertolongan.
Orang tua Mariam menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada personel Polsek Cikupa yang telah membantu mempertemukan kembali putri mereka dengan keluarga. Kegiatan penyerahan anak tersebut berlangsung aman, lancar, dan mendapat apresiasi dari warga sekitar.
(ARDI)
Read MoreDugaan Pemotongan TPP Guru di Kabupaten Tangerang Jadi Sorotan, Guru Minta Klarifikasi Dinas Pendidikan

Kantor Dinas Pendidikan
KABUPATEN TANGERANG-INFOPLUS9.COM- Dugaan adanya pemotongan Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi guru di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang menjadi perbincangan di kalangan tenaga pendidik. Informasi tersebut mencuat setelah sejumlah guru membahas persoalan tersebut dalam grup percakapan WhatsApp wilayah Jayanti, Senin (15/06/2026).
Salah seorang narasumber yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan mengungkapkan bahwa saat ini Dinas Pendidikan menerapkan aturan absensi yang mewajibkan guru melakukan presensi pada pukul 07.00 WIB dan kembali melakukan absensi pada pukul 16.00 WIB.
Menurutnya, guru yang tidak memenuhi ketentuan tersebut diduga mengalami pemotongan TPP dengan nominal yang bervariasi.
“Potongannya tidak sama. Ada yang Rp200 ribu, Rp500 ribu, Rp1 juta, bahkan ada yang mencapai Rp1,5 juta. Hal ini menimbulkan pertanyaan di kalangan guru mengenai dasar perhitungannya,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kebijakan tersebut disebut berlaku bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), hingga tenaga paruh waktu. Bahkan, menurutnya, sejumlah PPPK dan tenaga paruh waktu mengeluhkan besaran potongan yang dinilai cukup besar.
Narasumber juga menyebutkan bahwa sebelum kebijakan diterapkan, pihak sekolah telah menyampaikan informasi tersebut kepada para guru dalam sebuah rapat. Dalam penjelasan yang diterima guru, kebijakan absensi tersebut berkaitan dengan pengawasan dan evaluasi yang dilakukan oleh pihak terkait.
Meski demikian, sejumlah guru mempertanyakan penerapan aturan tersebut, terutama karena sebelumnya sistem absensi telah berjalan tanpa mekanisme pemotongan seperti yang terjadi saat ini.
Keluhan serupa juga disampaikan oleh anggota grup WhatsApp PNS 118. Mereka meminta adanya penjelasan resmi dari Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang terkait dasar kebijakan maupun mekanisme pemotongan TPP yang terjadi.
“Yang kami harapkan adalah adanya klarifikasi resmi dari dinas. Banyak guru yang merasa sudah menjalankan tugas dan absensi sesuai ketentuan, namun tetap mengalami pemotongan,” tulis salah satu anggota grup tersebut.
Selain itu, para guru juga mempertanyakan adanya dugaan pemotongan yang tetap terjadi meskipun absensi telah dilakukan secara lengkap. Mereka berharap pemerintah daerah dan instansi terkait dapat memberikan penjelasan secara terbuka agar tidak menimbulkan keresahan di lingkungan pendidikan.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang maupun Ketua PGRI Kecamatan Jayanti belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan pemotongan TPP tersebut.
Suarapancasila.id masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak-pihak terkait guna memperoleh informasi yang berimbang dan akurat.
(Media Center Jayanti, Melaporkan)
Read MorePolsek Cikupa Amankan Pawai Obor dan Dzikir Bersama Sambut 1 Muharam 1448 H di Desa Talaga

Pawai Obor Warga Desa Talaga
TANGERANG – INFOPLUS9.COM-Dalam rangka memberikan rasa aman kepada masyarakat yang memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah, personel Polsek Cikupa melaksanakan pengamanan kegiatan Pawai Obor dan Dzikir Bersama yang diselenggarakan oleh masyarakat Desa Talaga, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Senin malam (15/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 20.00 WIB hingga 21.30 WIB tersebut dipusatkan di Gedung Serbaguna Desa Talaga, Jalan Taman Citalaga No. 1, Desa Talaga, Kecamatan Cikupa. Acara digelar sebagai bentuk syiar Islam sekaligus mempererat tali silaturahmi antarwarga dalam menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah.

Kegiatan dipimpin oleh Ketua Panitia, Haryadi Sutarman, dan dihadiri Kepala Desa Talaga H. Nasarudin, S.H., Kanit Lantas Polsek Cikupa IPTU Udi Muhdi, Ketua LPM Desa Talaga H. Jajuli, Ketua BPD Desa Talaga H. Heru, Ketua Karang Taruna Akmal, Babinsa Desa Talaga PELTU Ismoyo, Bhabinkamtibmas Desa Talaga BRIPKA Suheri Wijaya, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta sekitar 1.000 peserta yang mengikuti pawai obor dan dzikir bersama.
Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan dari panitia dan unsur pemerintahan desa, dilanjutkan dengan pawai obor yang diiringi dzikir bersama, pembagian doorprize, serta doa penutup.
Adapun rute pawai obor dimulai dari Lapangan Kantor Desa Talaga, melintasi Jalan Cihideung, Pertigaan Cihideung, Jalan Raya Serang, Jalan Talaga Sodong, dan kembali ke Lapangan Kantor Desa Talaga sebagai titik akhir kegiatan.

Untuk memastikan seluruh rangkaian acara berjalan aman dan tertib, Polsek Cikupa menerjunkan enam personel pengamanan yang dipimpin langsung oleh IPTU Udi Muhdi. Pengamanan dilakukan baik di lokasi kegiatan maupun sepanjang rute pawai guna mengantisipasi gangguan kamtibmas dan mengatur kelancaran arus lalu lintas.
Kapolresta Tangerang, Andi M. Indra Waspada Amirulloh, melalui Kapolsek Cikupa AKP Syamsul Bahri, S.TK., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa kehadiran personel Polri dalam kegiatan masyarakat merupakan bentuk pelayanan dan komitmen Polri dalam menjaga keamanan serta ketertiban selama berlangsungnya kegiatan keagamaan.
“Polri hadir untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan masyarakat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Momentum Tahun Baru Islam ini diharapkan dapat mempererat ukhuwah serta menjaga situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah Kecamatan Cikupa,” ujar Kapolsek.
Hingga kegiatan berakhir pada pukul 21.30 WIB, seluruh rangkaian Pawai Obor dan Dzikir Bersama dalam rangka menyambut 1 Muharam 1448 H berlangsung aman, tertib, dan kondusif dengan pengamanan dari personel Polsek Cikupa.

Kaperwil Banten Media Infoplus9 sampaikan ucapan selamat tahun baru Islam 1448 H

INFOPLUS9.COM, BANTEN – Menyambut pergantian tahun dalam penanggalan Islam, Kepala Perwakilan (Kaperwil) Media Online Infoplus9 Wilayah Banten, Suryadi, menyampaikan ucapan selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah kepada seluruh umat Muslim. Momen pergantian tahun ini diharapkan menjadi momentum penting untuk melakukan refleksi diri (muhasabah) serta meningkatkan kualitas iman dan takwa dalam kehidupan sehari-hari.
“Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah. Mari kita jadikan tahun baru ini sebagai lembaran baru untuk berhijrah menuju pribadi yang lebih baik, mempererat tali silaturahmi, dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama,” ujar Suryadi dalam keterangan resminya.
Sebagai bagian dari media online yang mengusung jargon “Lebih Cepat, Lebih Akurat”, Suryadi juga menegaskan komitmen Infoplus9 Banten untuk terus menyajikan informasi yang mengedukasi, mencerahkan, dan membawa maslahat bagi masyarakat luas di masa mendatang.
“Semoga di tahun 1448 Hijriah ini, kita semua diberikan kesehatan, keberkahan, kedamaian, serta kekuatan untuk menghadapi segala tantangan ke depan,” pungkasnya.
Read MoreFenomena Warung Madura Jual Pertalite-Pertamax Eceran: Ini Risiko Hukum dan Syarat Utama Beralih ke Jalur Resmi

Warung Madura
TANGERANG– INFOPLUS9.COM-Keberadaan warung-warung pinggir jalan, seperti Warung Madura yang menjual Bahan Bakar Minyak (BBM) eceran jenis Pertalite dan Pertamax, saat ini semakin menjamur dan menjadi pemandangan sehari-hari masyarakat. Di satu sisi, keberadaan mereka dinilai membantu pengendara dalam kondisi darurat. Namun di sisi lain, berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku di Indonesia, penjualan BBM eceran oleh perorangan atau warung kelontong tersebut pada dasarnya tidak memiliki izin resmi alias ilegal.
Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi, kegiatan niaga BBM hanya boleh dilakukan oleh badan usaha (seperti SPBU atau Agen Resmi Pertamina) yang memiliki Izin Usaha Niaga dari pemerintah. Melanggar ketentuan ini dapat memicu risiko hukum serius, mulai dari sanksi pidana kurungan penjara hingga denda finansial.
Bagi para pemilik warung pinggir jalan atau perorangan yang ingin mengubah bisnisnya menjadi legal, aman, dan berjangka panjang, PT Pertamina (Persero) membuka peluang kemitraan resmi seperti skema Pertashop (SPBU Mini).
Syarat yang Harus Diutamakan (Prioritas Utama)
Bagi pelaku usaha mikro atau pemilik warung yang ingin bermitra, ada dua syarat mutlak yang paling utama dan tidak bisa ditawar, yaitu:
- Legalitas Lahan dan Keamanan Lokasi (Faktor Utama Keselamatan): Berbeda dengan warung eceran biasa yang sering mengabaikan faktor keamanan, Pertamina mengutamakan ketersediaan lahan dengan bukti kepemilikan atau sewa yang sah (tidak sengketa). Lokasi tersebut wajib memenuhi standar jarak aman dari bangunan lain serta dilengkapi alat pemadam api ringan (APAR). Hal ini krusial untuk mencegah risiko kebakaran di area padat penduduk.
- Migrasi ke Badan Usaha Sah: Pertamina tidak dapat bermitra dengan perorangan. Pemilik warung wajib membentuk entitas bisnis legal seperti CV, Koperasi, atau PT, serta mengurus Nomor Induk Berusaha (NIB) dan NPWP perusahaan.
Daftar Persyaratan Lengkap Mitra Resmi Pertamina:
1. Persyaratan Badan Usaha & Administrasi
- Memiliki entitas bisnis sah: Perseroan Terbatas (PT), Koperasi, atau CV.
- Memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) dan Sertifikat Standar.
- Akta pendirian perusahaan dan pengesahannya.
- Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) perusahaan.
2. Persyaratan Lokasi dan Fasilitas
- Lahan dengan bukti kepemilikan atau sewa yang sah.
- Lokasi strategis, mudah diakses, dan berada di jalur distribusi yang memadai.
- Memenuhi standar jarak aman dari bangunan lain.
- Memiliki fasilitas penyimpanan (tangki) dan alat angkut BBM yang bersertifikat resmi.
- Dilengkapi dengan alat pemadam api ringan (APAR) sesuai standar.
3. Persyaratan Modal & Verifikasi
- Bukti kemampuan finansial untuk modal kerja dan investasi awal (pembangunan fasilitas dan pembelian BBM perdana).
- Mengikuti dan lulus proses verifikasi serta survei lokasi langsung dari pihak Pertamina.
Dengan beralih menjadi mitra resmi, pemilik warung pinggir jalan tidak hanya terhindar dari jerat hukum pidana, tetapi juga mendapatkan jaminan keselamatan operasional, pasokan BBM yang stabil, serta ketepatan takaran langsung dari Pertamina. Informasi pendaftaran dan skema kemitraan resmi dapat diakses melalui laman resmi Mitra Pertamina.
Read MoreKONSER: Konsolidasi & Saresehan Ba’da Qurban RW 07 Rajeg Berjalan Lancar, Dihadiri Tokoh Masyarakat dan Seluruh Ketua RT

Tangerang-INFOPLUS9.COM– Kegiatan KONSER (Konsolidasi dan Saresehan Ba’da Qurban) RW 07 Perumahan Taman Raya Rajeg, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang sukses digelar Senin malam pukul 20.00 WIB di Masjid Jami’ Fakihah Abdullah. Acara ini menjadi wadah silaturahmi sekaligus evaluasi pelaksanaan ibadah kurban tahun 2026, Senin (15/6/2026)
Acara dipandu langsung oleh pembawa acara Bapak Edy Sunardi, Wakil Ketua RW ke‑1. Turut hadir sejumlah tokoh kunci, yaitu:
- Ketua DKM Masjid Nurul Muslim, Ustadz H. Kasmita
- Ketua DKM Masjid Fakihah Abdullah, Ustadz Ahmad Muslih
- Ketua RW 07 Taman Raya Rajeg, Bapak Rohmat Kasani
- Ketua JULEHA DPD Kabupaten Tangerang, Ustadz Sugito, S.E. beserta seluruh anggota JULEHA se‑Taman Raya Rajeg RW 07
- Panitia Pelaksana Kurban dipimpin Bapak Sukamto, didampingi Wakil Ketua RW ke‑2
- Sekretaris JULEHA Rajeg Bapak Didi dan Bendahara JULEHA Rajeg Bapak Saeful Kudus

Berfoto bersama
Kehadiran seluruh Ketua RT dari nomor 01 hingga 20 se‑RW 07 semakin mempererat persatuan warga. Rangkaian kegiatan meliputi pemutaran dokumentasi video kurban 2026, evaluasi kinerja panitia dan pelaksana kurban tingkat RW, sesi ramah tamah, serta diskusi terbuka demi penyempurnaan pelaksanaan ibadah kurban di tahun‑tahun mendatang.

Dalam sambutannya, para pemuka masyarakat dan tokoh organisasi menekankan pentingnya menjaga kekompakan, transparansi, dan semangat berbagi pasca Hari Raya Idul Adha. Kegiatan ditutup dengan suasana kekeluargaan yang hangat dan penuh persaudaraan.
(AGOUNG)

Gebyar Doorprize Sambut Tahun Baru Islam 1448 H, Karang Taruna Bersama Pemdes Talaga Gelar Pawai Obor Meriah Diikuti 1000 Warga

Kepala Desa Talaga beserta Jajaran BPD dan Lembaga (LKD)
TANGERANG-INFOPLUS9.COM-Dalam rangka menyambut tahun baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriyah, organisasi kepemudaan Karang Taruna bersinergi dengan Pemerintah Desa (Pemdes) Talaga menggelar kegiatan syiar Islam berupa Pawai Obor masal. Acara keagamaan dan kebudayaan tahunan ini sukses menyedot perhatian serta partisipasi aktif dari sekitar 1000 warga setempat yang tumpah ruah memadati jalan desa, Senin Malam (15/6/2026)
Dalam kesempatan itu Haryadi Sutarman selaku ketua panitia pelaksana menyampaikan dalam sambutan, ia mengucapkan terimakasih yang Sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah memberikan kontribusi, tenaga, maupun materi demi sukseskan acara malam ini. Apresiasi tertinggi juga kami sampaikan kepada seluruh warga dan adik-adik generasi muda yang begitu antusias memadati lokasi dengan membawa Obor mereka masing-masing.
“Pawai Obor yang kita laksanakan malam ini bukan sekedar rutinitas seremoni tahunan belaka. Kobaran apai pada obor-obor yang kita pegang adalah simbol cahaya kebaikan, persatuan, dan kobaran semangat baru untuk berhijrah menuju pribadi yang lebih bertaqwa dan lebih bermanfaat bagi sesama, ” ujarnya.
Ditempat yang sama Ketua Karang Taruna Desa Talaga H. Akmal menyatakan bahwa kegiatan ini dirancang bukan hanya sekedar seremoni belaka, melainkan sebagai sarana mempererat tapi silaturahmi serta menjaga tradisi luhur umat Islam di Indonesia.
“Kami sangat mengapresiasi luar biasa dari warga mencapai seribu malam ini.kolaborasi intensif bersama Pemdes Talaga membuktikan bahwa sinergi pemuda dan pemerintah Desa mampu menciptakan syiar Islam yang positif, edukasi bagi anak-anak sekaligus menguatkan kekompakan antarwarga, ” Katanya.
Sementara itu kepala Desa Talaga H.Nasarudin menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Karang Taruna yang menjadi motor penggerak utama acara ini. Pihak Pemdes berharap momentum hijriyah di tahun 1448 Hijriyah ini membawa keberkahan, keselamatan, serta semangat pembaharuan diri agar masyarakat Desa Talaga lebih sejahtera dan rukun.
“Pawai Obor ini mengambil rute mengelilingi wilayah Desa Talaga. Sepanjang perjalanan gema sholawat, takbir, dan puji-pujian kepada Allah SWT terus dilantunkan secara serentak oleh 1000 peserta, menciptakan atmosfer reliqius yang menyentuh hati masyarakat di sepanjang jalur lintasan, “ungkapnya.
Masih menurut H. Nasarudin.Satu Muharam bukan sekedar pergantian angka pada kalender hijriyah. Momentum ini adalah pengingat sejarah agung tentang peristiwa hijrahnya Rasulullah SAW dari Makkah ke Madinah. Esensi utama dari hijrah adalah tranformasi, perpindahan dari keadaan yang kurang baik menuju kondisi yang jauh lebih baik.
” Tak kalah membahagiakan, terselenggaranya pembagian Doorprize undian menjadi pelengkap kebahagiaan malam ini sebagai wujud rasa syukur dan berbagi rezeki. Semoga kebersamaan yang terjalin malam ini tetap terpelihara, menjadikan Desa Talaga semakin kuat, damai, dan maju bersama di tahun 1448 Hijriyah ini. pemerintah Desa akan terus mendukung setiap gagasan positif dari pemuda dan warga demi kemajuan bersama, “tutupnya.
Hadir dalam kesempatan itu, Kepala Desa Talaga H.Nasarudin, Sekdes Ahmad Sukyani beserta jajarannya, Ketua BPD H. Heru, Ketua LPM, H Jajuli Mustofa, Ketua Karang Taruna H. Akmal Bhabinkamtibmas Bripka Suheri, Babinsa Peltu Andi, Peltu Ismoyo, Anggota Polsek Cikupa dan pembawa acara Fahruroji.
(HK72)

Hujan Tak Menyurutkan Semangat, Pawai Obor 1 Muharam di Cluster Royal Karawaci Tanamkan Rasa Cinta Masjid pada Anak-Anak

Pawai Obor Warga Cluster Royal Karawaci
Tangerang–INFOPLUS9.COM-Semangat religiusitas dan kebersamaan warga Cluster Royal Karawaci Desa Sukabhakti Kecamatan Curug tetap membara meski cuaca kurang bersahabat. Pada Senin malam (25/06/2026), rintik hujan yang mengguyur tidak menghalangi ratusan warga dan anak-anak untuk menggelar Pawai Obor dalam rangka merayakan malam tahun baru Islam, 1 Muharam 1448 Hijriah.
Kegiatan yang mengusung misi utama “Menggerakkan Anak-Anak Cinta Masjid” ini dipusatkan di Masjid Al-Ikhlas Cluster Royal Karawaci sebagai titik kumpul utama. Berdasarkan pantauan, acara dimulai ba’da shalat Isya berjamaah.
Pelepasan peserta pawai dilakukan langsung oleh Ketua RW 21 Bapak Risyanto, didampingi Ketua DKM Al-Ikhlas Bapak Arifin, beserta jajaran ketua RT, tokoh masyarakat, dan pengurus DKM Masjid Al-Ikhlas.
Dengan membawa obor, rombongan warga dan anak-anak bergerak tertib mengelilingi lingkungan Cluster Royal Karawaci. Suasana malam yang dingin berubah menjadi hangat oleh lantunan salawat dan keceriaan anak-anak. Guna menambah motivasi dan keceriaan, setiap anak yang berpartisipasi dalam pawai ini diberikan bingkisan berupa snack (makanan ringan) sebagai bentuk apresiasi atas semangat mereka.

Lokasi Desa Sukabakti Kecamatan Curug
Ketua DKM Al-Ikhlas, Bapak Arifin, menyampaikan rasa syukurnya karena acara berjalan dengan aman dan lancar hingga selesai. Kehadiran anak-anak yang mendominasi barisan pawai menjadi harapan besar bahwa Masjid Al-Ikhlas akan terus makmur di masa depan oleh generasi muda yang cinta akan agamanya.
Sementara dilokasi yang sama, Arifin Ketua DKM Al Ikhlas mengatakan apresiasi dan terharu melihat semangat warga dan jamaah terutama anak anak.
”Alhamdulillah, segala puji bagi Allah, acara berjalan dengan lancar dan penuh berkah. Melihat anak-anak tetap ceria dan bersemangat memegang obor di bawah rintik hujan membuat kami di jajaran DKM sangat terharu. Sesuai dengan tekad kita untuk ‘Menggerakkan Anak-Anak Cinta Masjid’, malam ini mereka membuktikan bahwa masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga pusat kegembiraan dan syiar Islam bagi mereka.
Terima kasih kepada Bapak RW Risyanto, para Ketua RT, orang tua, dan seluruh jamaah yang telah menyukseskan acara ini. Bingkisan kecil yang kami bagikan mungkin tidak seberapa, namun kami berharap itu bisa menjadi pengikat hati anak-anak agar selalu rindu dan cinta untuk kembali ke Masjid Al-Ikhlas.” Ucap Arifin.
(Ade Salam)

Satgas Sampah Kodim 0510/TRS Gercep Bersihkan Sampah di Jalan Rajeg

Satgas Sampah Kodim 0510/trs
Kodam Jaya, Tigaraksa – Satuan Tugas (Satgas) Sampah Kodim 0510/Taruna Sriwijaya (TRS) menggelar aksi pembersihan tumpukan sampah di sepanjang Jalan Raya Desa Tanjakan Mekar, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, Senin (15/6/2026).
Lokasi pembersihan difokuskan di RT 01 RW 04 Desa Tanjakan Mekar yang selama ini kerap menjadi titik penumpukan sampah.
Sebanyak 15 personel gabungan dikerahkan dalam operasi kebersihan tersebut. Mereka terdiri dari unsur TNI, pemerintah daerah, kepolisian, serta warga setempat.
Komandan Kodim 0510/TRS, Letkol Inf Yudho Setyono SH, bertindak sebagai penanggung jawab kegiatan. Sementara penanggung jawab di lapangan adalah Danramil 12/Rajeg, Kapten Inf Kus Fiananda Yusup.
Personel yang terlibat meliputi enam orang dari Koramil 12/Rajeg, tiga orang dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), dua orang perangkat desa, dua personel Polsek Rajeg, serta tiga orang masyarakat umum.
Kapten Inf Kus Fiananda Yusup menjelaskan, kegiatan ini merupakan respons cepat atas keluhan warga. “Kami turun langsung karena tumpukan sampah sudah mengganggu kenyamanan dan keindahan lingkungan,” ujarnya.
Alat Sederhana, Hasil Maksimal Pembersihan dilakukan menggunakan alat-alat sederhana seperti truk sampah, sekop, garpu, sapu lidi, pengki, dan cangkul. Meski terbatas, kerja sama tim mampu mengatasi puluhan titik tumpukan sampah.
Hasilnya, lingkungan di sekitar Jalan Raya Desa Tanjakan Mekar terlihat lebih bersih dan rapi. Tidak ada lagi tumpukan sampah yang tercecer di bahu jalan maupun selokan.
Kapten Kus menambahkan, kegiatan ini juga menjadi sarana sosialisasi tidak langsung. “Kami ingin menunjukkan bahwa kebersihan adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah,” tegasnya.
Masyarakat Apresiasi, Kesadaran Meningkat
Salah seorang warga Desa Tanjakan Mekar, mengaku lega setelah sampah yang menggunung selama berhari-hari akhirnya diangkut. “Kami sangat terbantu. Biasanya sampah menimbulkan bau dan pemandangan kumuh,” katanya.
Warga lain berharap kegiatan serupa rutin dilakukan. Mereka juga mengakui bahwa partisipasi aktif masyarakat dalam gotong royong kali ini menandakan meningkatnya kesadaran kolektif.
Terjalin sinergi kuat antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam penanganan sampah. Hal ini dinilai sebagai modal sosial yang penting untuk keberlanjutan program kebersihan.
Rencana Monitoring dan Edukasi Ke depan, Satgas Sampah akan melakukan pemantauan rutin melalui para Babinsa setempat. Langkah ini untuk mencegah terbentuknya kembali penumpukan sampah di lokasi yang sama.
Selain itu, rencananya akan digelar sosialisasi lebih intensif kepada warga. Materi yang disampaikan meliputi pentingnya menjaga kebersihan lingkungan serta pengelolaan sampah secara mandiri dari rumah tangga.
Aksi bersih-bersih tersebut membuktikan komitmen TNI dalam mendukung program lingkungan hidup di wilayah Kabupaten Tangerang.
Sumber Kodim 0510/Tigaraksa
Read More