Final Piala Dunia, Kapolresta Tangerang Jagokan Argentina, Warga yang Nobar Diimbau Tertib

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah menjagokan Argentina yang akan menjadi juara dunia di Piala Dunia 2026. Di laga final, tim asuhan Lionel Scaloni itu bakal menantang tim kuat Eropa, Spanyol.
“Saya jagokan Argentina, skornya 3-0,” kata Indra Waspada, Minggu (19/7/2026).
Partai pamungkas Piala Dunia 2026 akan digelar Senin (20/7/2026) pukul 02.00 WIB. Indra Waspada menilai, permainan Tim Tango, julukan Argentina, sepanjang turnamen sangat solid, baik dalam bertahan maupun menyerang.
“Mental bertanding mereka juga sangat kuat,” ujarnya.
Menurutnya, final dipastikan berlangsung menarik karena mempertemukan dua tim yang sama-sama memiliki kualitas dan tradisi besar di sepak bola dunia.
Meski mempresentasikan Argentina bakal menang dengan skor mencolok, Indra Waspada juga memprediksi, Spanyol akan merepotkan Argentina. Menurutnya, Spanyol organisasi permainan yang sangat baik.
“Spanyol tentu bukan lawan yang mudah. Namun saya melihat Argentina sedang berada dalam performa terbaiknya,” kata dia.
Indra Waspada dijadwalkan akan menyaksikan final Piala Dunia 2026 di Alun-alun Pemkab Tangerang bersama Forkopimda Kabupaten Tangerang dan masyarakat. Di lokasi itu, Pemkab Tangerang menggelar nonton bareng (nobar) yang diisi juga dengan berbagai kegiatan lain untuk menyemarakkan acara.
Indra Waspada juga mengajak masyarakat yang akan menyaksikan pertandingan, baik di rumah maupun di lokasi nobar, untuk tetap menjaga ketertiban serta mengutamakan keselamatan. Terutama bagi yang menggunakan kendaraan setelah pertandingan usai.
“Sepak bola adalah pemersatu. Jadikan final Piala Dunia ini sebagai hiburan dan momentum mempererat kebersamaan,” tutupnya.
Read MoreSemarakkan Final Piala Dunia 2026, Karang Taruna Desa Cikupa Tunjukkan Kekompakan dalam Nobar Akbar

TANGERANG–INFOPLUS9.COM– Suasana Halaman Kantor Desa Cikupa, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, tampak begitu meriah dan penuh keakraban pada malam final Piala Dunia 2026. Tidak hanya warga umum, jajaran pengurus Karang Taruna Desa Cikupa yang dipimpin langsung oleh Ketua Karang Taruna, Muhammad Abdul Muzid—yang akrab disapa Adung—turut hadir bersama puluhan anggotanya untuk meramaikan acara nonton bareng (nobar).
Kehadiran para pemuda penggerak desa ini menambah semarak atmosfer pertandingan antara dua raksasa sepak bola, Spanyol dan Argentina. Selain sebagai bentuk dukungan terhadap pesta olahraga global, kegiatan ini juga menjadi momentum bagi Karang Taruna untuk mempererat solidaritas internal organisasi dan membaur bersama masyarakat desa.

Ketua Karang Taruna Desa Cikupa, Muhammad Abdul Muzid (Adung), mengungkapkan apresiasinya terhadap inisiatif nonton bareng yang diadakan oleh Pemdes Cikupa.
”Kami dari Karang Taruna sangat antusias mendukung penuh acara nobar ini. Sepak bola adalah bahasa pemersatu, dan bagi kami, momentum ini sangat penting untuk membangun kekompakan antaranggota Karang Taruna sekaligus menjaga kerukunan dengan warga di lingkungan Desa Cikupa. Kami senang bisa hadir bersama teman-teman anggota untuk menikmati pertandingan dengan suasana yang kondusif dan penuh kegembiraan,” ujar Adung di sela-sela acara.

Ketua Karang Taruna saat berbincang dengan Kades Ali Makbud dan Tim Polsek Cikupa
Dukungan penuh dari Karang Taruna Desa Cikupa ini menunjukkan peran aktif generasi muda dalam mendukung kegiatan positif di tingkat desa, sekaligus mempertegas bahwa keterlibatan mereka dalam berbagai agenda masyarakat adalah kunci terciptanya lingkungan yang harmonis dan guyub.
Acara nobar ini sendiri sukses terselenggara berkat kolaborasi Pemerintah Desa Cikupa, lembaga desa, dan BUMD Desa Cikupa, yang berhasil menciptakan ruang hiburan rakyat yang meriah dan berkesan bagi seluruh lapisan masyarakat.
(HK72)
Read MorePerkuat Sinergi, Polresta Tangerang Terima Kunjungan Denpom Jaya

Tangerang-INFOPLUS9.COM-Polresta Tangerang kedatangan tamu istimewa yakni jajaran Detasemen Polisi Militer (Denpom) Jaya 1 Tangerang, Kamis (16/7/2026).
Rombongan Denpom Jaya 1 Tangerang dipimpin Komandan Denpom Mayor Cpm. Dio Muhammad Putra Utama. Para polisi militer itu diterima Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah didampingi para Pejabat Utama Polresta Tangerang.
“Hubungan baik antara Polri dan Polisi Militer merupakan modal penting dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah,” kata Indra Waspada.
Dia juga mengatakan, silaturahmi tersebut menjadi sarana memperkuat komunikasi dan menyamakan persepsi. Serta meningkatkan koordinasi sehingga sinergi yang selama ini telah terjalin dapat terus berjalan dengan baik.
Indra Waspada menjelaskan, setiap institusi memiliki tugas dan fungsi yang berbeda namun saling melengkapi. Polri menjalankan tugas memelihara kamtibmas, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.
Sementara Polisi Militer memiliki kewenangan dalam penegakan hukum, disiplin, dan tata tertib terhadap prajurit TNI sesuai ketentuan yang berlaku. Dengan komunikasi yang baik, kata dia, masing-masing institusi diharapkan dapat menjalankan tugas pokok dan fungsinya secara optimal.
“Sekaligus memperkuat koordinasi apabila terdapat hal-hal yang membutuhkan kolaborasi di lapangan,” ujarnya.
Menurutnya, tantangan tugas yang semakin dinamis menuntut adanya hubungan kerja yang solid antarlembaga. Terutama dalam menjaga kondusivitas wilayah, mendukung pengamanan agenda strategis, serta mempercepat koordinasi ketika menghadapi situasi yang memerlukan penanganan bersama.
Pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban. Silaturahmi tersebut juga menjadi momentum mempererat hubungan kelembagaan antara Polresta Tangerang dan Denpom Jaya 1 Tangerang. Sekaligus memperkuat komitmen bersama untuk terus menjaga koordinasi dan profesionalisme dalam pelaksanaan tugas sesuai peran dan tanggung jawab masing-masing.
Read MoreRatusan Warga, TNI, hingga Ojol Nobar Semifinal Piala Dunia di Polresta Tangerang, Doorprize Buat Suasana Makin Seru

Suasana Nobar
Tangerang-INFOPLUS8.COM-Semangat sepak bola berhasil menyatukan berbagai elemen masyarakat dalam kegiatan nonton bareng (nobar) semifinal Piala Dunia 2026 antara Inggris melawan Argentina yang digelar Polresta Tangerang di Lapangan Satpas Prototype Satlantas Polresta Tangerang, Kamis (16/7/2026) dini hari.
Sekitar 300 peserta memadati lokasi kegiatan. Mereka berasal dari personel Polresta Tangerang, unsur TNI Angkatan Darat dan Angkatan Laut, mahasiswa, komunitas ojek online (ojol), buruh, hingga masyarakat umum.
“Kegiatan nobar ini sengaja digelar sebagai ruang kebersamaan antara Polri dengan seluruh elemen masyarakat,” kata Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah.
Menurutnya, sepak bola memiliki kemampuan menyatukan berbagai kalangan tanpa memandang latar belakang. Melalui kegiatan tersebut, pihaknya ingin membangun kebersamaan dan mempererat silaturahmi.
“Sekaligus memperkuat sinergi antara Polri, TNI, mahasiswa, buruh, komunitas, dan masyarakat,” kata Indra Waspada.
Suasana semakin semarak dengan berbagai fasilitas yang disediakan panitia. Selain menikmati pertandingan, peserta juga mendapatkan kopi dan konsumsi gratis berupa mi ayam serta bakso. Tak hanya itu, Polresta Tangerang juga membagikan berbagai doorprize dengan hadiah menarik yang disambut antusias para peserta.
Kata Indra Waspada, menjaga kamtibmas tidak hanya dilakukan melalui penegakan hukum. Tetapi juga dengan membangun kedekatan dan komunikasi yang baik.
Dia melanjutkan, semakin kuat komunikasi dan kebersamaan yang terjalin, semakin kuat pula semangat kita untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.
“Itulah yang ingin terus kami bangun di Kabupaten Tangerang,” ujarnya.
Sorak sorai penonton pecah setiap kali Inggris maupun Argentina menciptakan peluang dan mencetak gol. Di sela-sela pertandingan, peserta tampak menikmati hidangan yang disediakan sambil berbincang santai dengan personel Polri dan TNI dalam suasana yang penuh keakraban.
Indra Waspada berharap kegiatan serupa dapat terus menjadi media mempererat hubungan antara aparat keamanan dengan masyarakat. Dia menegaskan, kebersamaan menjadi modal penting untuk membangun kepercayaan sekaligus menjaga persatuan dan kondusivitas wilayah.
“Polresta Tangerang ingin terus menghadirkan kegiatan yang mendekatkan Polri dengan masyarakat,” pungkasnya.
Read MorePerkuat Deteksi Dini Guantibmas, Polresta Tangerang Bangun Sinergi dengan Denarhanud dan Satradar

Tangerang-INFOPLUS9.COM-Polresta Tangerang terus memperkuat komunikasi lintas institusi sebagai langkah mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan. Upaya tersebut diwujudkan melalui silaturahmi ke Detasemen Artileri Pertahanan Udara (Denarhanud) Rudal 003 Cikupa dan Satuan Radar (Satradar) 401 Tanjung Kait, Rabu (15/7/2026).
Kunjungan tersebut tidak hanya menjadi ajang mempererat hubungan antarinstitusi. Tetapi juga memperkuat koordinasi operasional dalam menghadapi dinamika kamtibmas.
“Juga terkait pengamanan agenda strategis, penanganan konflik sosial, hingga penegakan hukum yang profesional dan berkeadilan,” kata Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah.
Rangkaian kegiatan diawali di Markas Denarhanud Rudal 003 Cikupa. Indra Waspada didampingi Pejabat Utama Polresta Tangerang serta Kapolsek jajaran dan disambut Komandan Denarhanud Rudal 003 Kapten Arh Anwar Ridwani bersama jajaran pejabat utama.

Selanjutnya, rombongan melanjutkan silaturahmi ke Markas Satradar 401 Tanjung Kait dan diterima Komandan Satradar 401 Letkol Lek Aris Budi Wicaksana beserta pejabat utama Satradar 401.
Indra Waspada mengatakan, tantangan keamanan saat ini semakin kompleks. Sehingga membutuhkan komunikasi yang intensif, terbuka, dan konstruktif antarlembaga.
Menurutnya, keamanan wilayah tidak bisa dijaga sendiri-sendiri. Sehingga dibutuhkan komunikasi yang intensif dan saling bertukar informasi.
“Serta membangun kesamaan persepsi agar setiap potensi gangguan dapat diantisipasi sejak dini,” kata Indra Waspada.
Dia menjelaskan, silaturahmi tersebut juga menjadi forum untuk memperkuat soliditas dan komitmen bersama dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah. Selain itu, untuk meningkatkan sinergi operasional dan mencegah terjadinya hambatan koordinasi saat menghadapi berbagai situasi.
Indra Waspada melanjutkan, komunikasi yang terjalin dengan baik akan mempercepat pengambilan langkah apabila sewaktu-waktu muncul potensi konflik sosial dan ancaman keamanan.
“Maupun agenda strategis yang membutuhkan kolaborasi lintas institusi,” ujarnya.
Melalui kunjungan tersebut, Polresta Tangerang bersama Denarhanud Rudal 003 dan Satradar 401 menegaskan komitmen untuk terus memperkuat sinergi dalam menjaga kondusivitas wilayah. Serta memberikan rasa aman kepada masyarakat melalui koordinasi yang solid dan berkesinambungan.
Read MoreNobar Piala Dunia 2026 Bareng Polisi, Ratusan Warga Padati Satpas Polresta Tangerang

Tangerang-INFOPLUS9.COM-Suasana berbeda terlihat di Lapangan Satpas Prototype Satlantas Polresta Tangerang, Rabu (15/7/2026) dini hari. Ratusan warga mengikuti nonton bareng (nobar) pertandingan semifinal Piala Dunia 2026 antara Prancis melawan Spanyol yang digelar Polresta Tangerang.
Tak sekadar menyaksikan laga sengit, warga juga dimanjakan dengan berbagai sajian gratis. Panitia menyediakan kopi, minuman hangat, aneka kudapan, hingga mi instan yang dapat dinikmati bersama sepanjang acara.
“Kegiatan nobar ini menjadi sarana mempererat kedekatan antara Polri dan masyarakat melalui momentum yang digemari berbagai kalangan,” kata Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah.
Dia melanjutkan, Polresta Tangerang ingin menghadirkan ruang kebersamaan yang sederhana namun bermakna. Sepak bola, ujar dia, mampu menyatukan banyak orang. Oleh karena itulah kegiatan nobar diselenggarakan.
Menurutnya, keamanan dan ketertiban masyarakat tidak hanya dibangun melalui penegakan hukum. Tetapi juga melalui komunikasi, kedekatan, dan kebersamaan antara polisi dengan warga.
“Polri harus hadir di tengah masyarakat, bukan hanya saat ada persoalan, tetapi juga dalam kegiatan yang membawa kegembiraan dan mempererat silaturahmi,” ujarnya.
Selama kegiatan berlangsung, masyarakat tampak antusias menyaksikan jalannya pertandingan. Sorak sorai memenuhi lokasi setiap kali kedua tim menciptakan peluang maupun mencetak gol. Kondisi tersebut menciptakan suasana hangat dan penuh keakraban.
Selain menikmati pertandingan, para penonton juga memanfaatkan kesempatan untuk berbincang santai dengan personel kepolisian. Interaksi tersebut menjadi ruang komunikasi yang cair antara aparat dan masyarakat.
Indra Waspada berharap kegiatan serupa dapat terus menjadi media memperkuat hubungan emosional antara Polri dan masyarakat.
“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat semakin memperkuat kepercayaan masyarakat kepada Polri,” pungkasnya.
Read MoreTerbongkar! Pria di Tangerang Diduga Produksi Uang Palsu Sejak 2025, Polisi Sita Ratusan Lembar dan Alat Pembuatnya

Barang Bukti disita aparat kepolisian
TANGERANG-INFOPLUS9.COM-Unit Reskrim Polsek Pakuhaji, Polres Metro Tangerang Kota, membongkar kasus dugaan pemalsuan dan peredaran uang palsu. Seorang pria berinisial WW (32) diamankan bersama barang bukti uang palsu siap edar senilai Rp68,57 juta serta berbagai peralatan yang diduga digunakan untuk memproduksi uang palsu.
Kapolsek Pakuhaji AKP Prapto Lasono, mengatakan pengungkapan kasus bermula dari laporan masyarakat terkait dugaan adanya peredaran uang palsu di wilayah Pakuhaji, Kabupaten Tangerang.
“Berbekal informasi dari masyarakat, tim Opsnal langsung bergerak melakukan penyelidikan. Saat dilakukan pemeriksaan terhadap terduga pelaku, petugas menemukan puluhan lembar uang palsu pecahan Rp100 ribu dan Rp50 ribu yang diduga siap diedarkan,” ujar Prapto.
Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (11/7/2026) sekitar pukul 14.00 WIB di Jalan Raya Pakuhaji, Kampung Bebulak Dato, Kelurahan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang.
Dari hasil interogasi awal, pelaku mengaku masih menyimpan uang palsu beserta peralatan pembuatannya di sebuah kontrakan di kawasan Jelupang, Serpong Utara. Polisi kemudian melakukan pengembangan dan menemukan lokasi yang diduga dijadikan tempat produksi uang palsu.
Dalam penggeledahan tersebut, petugas menyita ratusan lembar uang palsu berbagai pecahan, bahan setengah jadi, lembaran uang yang belum dipotong, hingga perlengkapan produksi seperti tinta UV, stempel, kuas, lakban, pylox bening, lem semprot, cutter, senter UV, serta berbagai alat lainnya.
Total barang bukti yang diamankan meliputi uang palsu pecahan Rp100 ribu sebanyak 338 lembar, pecahan Rp50 ribu sebanyak 617 lembar, dan pecahan Rp20 ribu sebanyak 46 lembar, dengan total nilai mencapai Rp68.570.000.
Dari pemeriksaan sementara, pelaku mengaku memperoleh bahan dasar uang palsu dari seseorang yang hanya dikenalnya dengan nama panggilan “God Hand”, yang disebut berasal dari Bandung. Selanjutnya, pelaku diduga menyelesaikan proses pembuatan uang palsu secara mandiri, mulai dari pemasangan pita pengaman, penyatuan lembar uang menggunakan lem semprot, penyemprotan pelapis agar menyerupai tekstur uang asli, hingga pembuatan efek hologram menggunakan bahan tertentu.
Polisi juga mendalami pengakuan pelaku yang menyebut praktik tersebut telah dijalankan sejak tahun 2025. Selain memburu pemasok bahan baku, penyidik akan menelusuri kemungkinan adanya jaringan lain yang terlibat dalam produksi maupun peredaran uang palsu tersebut.
Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol. Dr. Raden Muhammad Jauhari, mengimbau masyarakat agar lebih teliti saat menerima uang tunai, terutama dalam transaksi langsung.
“Masyarakat diimbau selalu menerapkan prinsip 3D, yakni Dilihat, Diraba, dan Diterawang saat menerima uang. Apabila menemukan atau mencurigai adanya uang palsu maupun aktivitas yang mengarah pada tindak pidana, segera laporkan kepada kantor polisi terdekat atau melalui layanan Call Center Polri 110 yang siap melayani selama 24 jam,” ujar Jauhari.
Pelaku saat ini dijerat Pasal 374 dan Pasal 375 mengatur tentang tindak pidana pemalsuan dan penyimpanan mata uang palsu dengan pidana penjara selama 10 tahun.
Wartawan: AGOUNG
Read MoreRapat Evaluasi Kebakaran TPA Jatiwaringin, Kapolresta Tangerang Dorong Penguatan Kesiapsiagaan

Rapat Forkopimda Kabupaten Tangerang
Tangerang-INFOPLUS9.COM-Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah mendorong penguatan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi kebakaran maupun bencana serupa. Hal tersebut menyusul insiden kebakaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, beberapa waktu lalu.
Pernyataan itu disampaikannya saat menghadiri Rapat Forkopimda Kabupaten Tangerang dengan agenda evaluasi penanganan kebakaran TPA Jatiwaringin di Pendopo Bupati Tangerang, Selasa (14/7/2026).
“Kesiapsiagaan dan langkah mitigasi harus terus diperkuat agar kejadian serupa dapat dicegah,” kata Indra Waspada.
Menurutnya, peristiwa tersebut menjadi pelajaran bagi semua. Kata dia, penanganan yang dilakukan secara terpadu mampu mengendalikan situasi. Oleh karena itulah, sejak awal Polresta Tangerang bersama TNI, BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran, BNPB, pemerintah daerah, relawan, dan berbagai unsur lain bergerak melakukan penanganan.
“Hingga api berhasil dipadamkan 100 persen dan sebaran asap dapat dikendalikan,” kata dia.
Meski api telah padam, personel Polresta Tangerang tetap disiagakan hingga 14 Juli 2026. Langkah itu untuk mendukung proses pendinginan.
“Sekaligus melakukan monitoring guna mengantisipasi munculnya titik api baru,” ujarnya.
Selain fokus pada pengamanan, Polresta Tangerang juga memberikan perhatian terhadap dampak kesehatan masyarakat akibat kebakaran tersebut. Pos kesehatan didirikan untuk memberikan layanan medis kepada warga terdampak paparan asap.
Tidak hanya itu, dilakukan juga pembagian masker kepada petugas, relawan, dan masyarakat sekitar. Trauma center juga diaktifkan sebagai bentuk dukungan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Dalam aspek pengamanan, Indra Waspada menjelaskan, personelnya melakukan penyekatan dan penutupan akses menuju TPA. Langkah tersebut dilakukan agar mobilisasi kendaraan pemadam kebakaran maupun alat berat dapat berlangsung lancar tanpa hambatan.
Personel juga melakukan pengamanan di kawasan danau yang menjadi sumber air bagi operasi water bombing. Sehingga proses pengambilan air oleh helikopter pemadam dapat berjalan aman dan tidak terganggu aktivitas masyarakat di sekitar lokasi.
“Seluruh langkah tersebut kami lakukan untuk memastikan proses penanganan berjalan optimal,” kata Indra Waspada.
Pada acara yang sama, Bupati Tangerang Maesyal Rasyid menegaskan bahwa kebakaran TPA Jatiwaringin menjadi alarm keras bagi seluruh pihak. Hal itu karena dampak kebakaran tidak hanya pada pengelolaan sampah, tetapi juga terhadap kesehatan masyarakat dan lingkungan.
“Kebakaran di TPA Jatiwaringin beberapa waktu lalu merupakan alarm keras bagi kita semua,” ujar Maesyal.
Menurutnya, meskipun api telah berhasil dikendalikan, evaluasi harus dilakukan secara menyeluruh sebagai dasar penyempurnaan penanganan ke depan.
Maesyal meminta seluruh perangkat daerah dan instansi terkait memfokuskan evaluasi pada tiga aspek utama, yakni evaluasi respons dan standar operasional prosedur (SOP), dampak lingkungan dan kesehatan masyarakat, serta penyusunan strategi mitigasi jangka panjang agar peristiwa serupa tidak terulang.
Read MorePerkuat Soliditas TNI-Polri, Kapolresta Tangerang Jalin Silaturahmi dengan Kodim 0510/Tigaraksa

Kapolresta Tangerang Kunjungi Kodim 0510/Trs
Tangerang-INFOPLUS9.COM-Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah menegaskan pentingnya menjaga soliditas TNI-Polri. Sebab hal itu merupakan fondasi utama dalam memelihara kamtibmas di Kabupaten Tangerang.
Hal itu disampaikan Indra Waspada saat bersilaturahmi ke Markas Kodim 0510/Tigaraksa, Selasa (14/7/2026). Dalam kunjungan tersebut, Indra Waspada yang didampingi Pejabat Utama Polresta Tangerang serta Kapolsek jajaran diterima Kasdim 0510/Tigaraksa Mayor Inf. Windra Sanur.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mempererat koordinasi menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah Kabupaten Tangerang,” kata Indra Waspada.
Dalam pertemuan tersebut, Polresta Tangerang dan Kodim 0510/Tigaraksa membahas penguatan sinergi TNI-Polri dalam menjaga stabilitas keamanan. Serta meningkatkan koordinasi pelaksanaan tugas di lapangan untuk mendukung berbagai program strategis pemerintah di Kabupaten Tangerang.
Menurut Indra Waspada, keamanan yang kondusif hanya dapat diwujudkan apabila seluruh unsur terus menjaga kekompakan dan memperkuat kolaborasi.
“Dengan kebersamaan, kita dapat menghadapi berbagai tantangan, menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.
Dia menegaskan, menjaga keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab Polri. Tetapi memerlukan dukungan seluruh elemen, termasuk TNI, pemerintah daerah, dan para pemangku kepentingan lainnya.
“Dengan sinergi yang kuat, kita dapat memberikan rasa aman sekaligus mendukung kelancaran pembangunan di Kabupaten Tangerang,” katanya.
Silaturahmi tersebut menjadi momentum memperkuat komitmen bersama untuk terus meningkatkan koordinasi. Selain itu, juga untuk efektivitas pelaksanaan tugas. Serta memastikan setiap persoalan yang berkembang di masyarakat dapat diselesaikan melalui komunikasi dan kolaborasi yang baik.
Read MorePerkuat Sinergi Penegakan Hukum, Kapolresta Tangerang Sambangi Kajari Kabupaten Tangerang

Kapolresta dan Kejari Kabupaten Tangerang
Tangerang-INFOPLUS9.COM-Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah bersilaturahmi ke Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Tangerang Wahyudi Eko Husodo, Selasa (14/7/2026).
“Kunjungan silaturahmi ini di antaranya untuk memperkuat sinergi penegakan hukum,” kata Indra Waspada.
Indra Waspada yang didampingi Pejabat Utama Polresta Tangerang dan Kapolsek jajaran mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya mempererat koordinasi dan komunikasi antarlembaga dalam menjaga stabilitas kamtibmas
“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mempererat koordinasi menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah Kabupaten Tangerang,” ujarnya.
Pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban. Keduanya membahas berbagai isu strategis. Mulai dari penguatan sinergi dalam penegakan hukum, koordinasi penanganan perkara, hingga peningkatan pelayanan hukum yang profesional dan berkeadilan kepada masyarakat.
Indra Waspada menegaskan, keberhasilan penegakan hukum tidak dapat dilakukan oleh satu institusi saja. Melainkan membutuhkan kolaborasi yang kuat antar-aparat penegak hukum.
Menurutnya, soliditas yang telah terjalin antara Polresta Tangerang dan Kejari Kabupaten Tangerang merupakan modal penting untuk menjaga kepastian hukum. Sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum.
Read More