Skip to content
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
-
  • Wisata
  • TNI
  • Budaya
  • Polri
  • Nasional
  • Pedoman Media Siber
  • Lokal Daerah
  • Beranda
  • Kode Etik
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Budaya
  • Gaya Hidup
  • Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Sport
  • Wisata
  • TNI
  • Budaya
  • Polri
  • Nasional
  • Pedoman Media Siber
  • Lokal Daerah
  • Beranda
  • Kode Etik
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Budaya
  • Gaya Hidup
  • Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Sport
Close

Search

  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Subscribe
  • Wisata
  • TNI
  • Budaya
  • Polri
  • Nasional
  • Pedoman Media Siber
  • Lokal Daerah
  • Beranda
  • Kode Etik
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Budaya
  • Gaya Hidup
  • Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Sport
  • Wisata
  • TNI
  • Budaya
  • Polri
  • Nasional
  • Pedoman Media Siber
  • Lokal Daerah
  • Beranda
  • Kode Etik
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Budaya
  • Gaya Hidup
  • Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Sport
Close

Search

  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Subscribe
Home/Sorotan/Diseminasi Hasil Penelitian di Universitas Ottawa, Kanada dan Oxford University
Sorotan

Diseminasi Hasil Penelitian di Universitas Ottawa, Kanada dan Oxford University

By Jumadil Qubro
Juni 2, 2026 4 Min Read
0

​Jakarta -INFOPLUS9.COM- Semangat menulis yang tumbuh subur setelah kembali dari program Indonesian Scientist Group di University of Melbourne, Australia, tidak pernah benar-benar padam dalam diri Prof. Dr. Muhammad, M.Ag. Justru pengalaman akademik di negeri Kanguru itu menjadi titik balik yang memperluas cakrawala intelektualnya. Ia mulai menyadari bahwa dunia akademik internasional bukanlah ruang yang jauh dan asing bagi seorang dosen dari Indonesia, melainkan ruang terbuka yang dapat dimasuki melalui gagasan, tulisan, dan keberanian intelektual. Dari sanalah semangatnya untuk terus menulis, meneliti, dan mengikuti forum-forum ilmiah internasional semakin membara.

​Dalam pencariannya terhadap konferensi akademik global, ia sempat menelusuri peluang di University of Toronto, Kanada. Namun, takdir intelektual justru membawanya ke sebuah konferensi ekonomi Islam internasional yang diselenggarakan di University of Ottawa. Ia segera menghubungi panitia konferensi dan, di luar dugaan, komunikasi berlangsung sangat hangat dan terbuka. Panitia meminta dirinya mengirimkan lima halaman paper riset sebagai syarat utama untuk menjadi presenter dalam forum tersebut.

​Lima halaman paper itu mungkin tampak sederhana bagi sebagian orang. Namun, bagi Prof. Dr. Muhammad, lima halaman itu menjadi simbol penting tentang kekuatan ilmu pengetahuan. Ia menyusunnya dengan penuh kesungguhan, ketelitian, dan dedikasi akademik. Hingga akhirnya, kabar yang ditunggu itu datang: paper tersebut diterima, dan ia resmi diundang sebagai pembicara internasional di Kanada. Sebagian biaya keberangkatannya didukung oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, sementara sisanya berasal dari dana pribadi yang masih tersisa dari perjalanan akademiknya sebelumnya ke Australia.

​Perjalanan menuju Kanada bukan sekadar perjalanan geografis, tetapi juga perjalanan intelektual dan spiritual. Selama berada di sana, ia menyaksikan secara langsung wajah masyarakat multikultural yang hidup dalam keteraturan dan penghormatan terhadap keberagaman. Kota Montreal meninggalkan kesan mendalam dalam benaknya. Kota itu hidup dalam dua bahasa besar—Inggris dan Prancis—tetapi tetap berjalan harmonis dalam ritme sosial yang tertib dan modern.

​Salah satu pengalaman yang paling membekas adalah kunjungannya ke McGill University, salah satu universitas paling prestisius di Kanada dan dunia. Kampus itu bukan tempat asing dalam imajinasi intelektualnya, sebab di sanalah tokoh besar Indonesia seperti Harun Nasution pernah belajar dan membangun fondasi pemikiran Islam modern Indonesia. Walaupun kunjungannya tidak bersifat resmi, ia tetap disambut dengan baik oleh staf kampus. Ia berjalan menyusuri lorong-lorong akademik, melihat Gedung John F. Kennedy, dan membayangkan jejak langkah para ilmuwan Muslim Indonesia yang pernah menimba ilmu di tempat itu. Ada rasa haru yang sulit dijelaskan ketika seorang dosen dari pelosok Indonesia berdiri di ruang-ruang akademik dunia yang selama ini hanya hadir dalam buku dan cerita.

​Perjalanan itu berlanjut ke Toronto dan Ontario—kota-kota besar yang dipenuhi mobilitas, dinamika, dan denyut modernitas global. Ia juga menyempatkan diri untuk naik ke National Tower of Canada, memandang lanskap kota dari ketinggian, sembari merenungkan betapa luasnya dunia dan betapa kecilnya manusia di hadapan ilmu pengetahuan dan ciptaan Tuhan.

​Namun, pengalaman paling simbolik terjadi ketika ia mengunjungi Niagara Falls. Air terjun raksasa yang menjadi perbatasan Kanada dan Amerika Serikat itu menghadirkan kesan spiritual yang mendalam. Deru air yang jatuh tanpa henti seolah menjadi metafora tentang waktu, kehidupan, dan kebesaran Tuhan yang melampaui batas-batas negara. Di tempat itu pula, ia membeli Visa on Arrival dan menyeberangi jembatan menuju Amerika Serikat untuk pertama kalinya.

​Forum-forum internasional yang ia ikuti mengajarkan kepadanya bahwa dunia terlalu luas untuk dipahami dengan cara berpikir yang sempit. Dari percakapan-percakapan akademik lintas bangsa, ia belajar menghargai perbedaan, menerima keberagaman, dan membangun cultural understanding yang lebih mendalam. Ia menyadari bahwa ilmu pengetahuan sejatinya adalah ruang perjumpaan kemanusiaan, bukan arena kesombongan intelektual.

​Perjalanan akademik internasional memberinya banyak intangible benefits yang tidak dapat diukur secara material: kepuasan batin, kematangan berpikir, keseimbangan psikologis, kemampuan menulis dan berbicara yang semakin terasah, serta jejaring persahabatan lintas budaya yang terus terjalin hingga hari ini. Semua pengalaman itu membentuk dirinya bukan hanya sebagai akademisi, tetapi juga sebagai manusia yang lebih terbuka dan reflektif.

​Pada tahun 2012, Ia menjadi Fellow Research pada Pusat Agama dan Masyarakat (Center for Studies in Religion and Society – CSRS) atas undangan dari Prof. Paul Bramadat, Ph.D selaku Direktur CSRS di University of Victoria, Kanada.

​Setelah pulang dari perjalanan ilmiah ke Kanada, ia mendapat kepercayaan untuk mendapatkan grant akademik bergengsi. Salah satunya adalah ISFIS (International Seminar on Islamic Studies)—sebuah program dari Kementerian Agama RI yang membuka jalan bagi para dosen Indonesia untuk tampil di forum-forum internasional guna mempresentasikan hasil riset terbaik mereka.

​Program ISFIS bukan sekadar seminar biasa, melainkan sebuah proses seleksi yang sangat ketat. Ribuan dosen dari seluruh Indonesia bersaing setiap tahunnya, namun hanya segelintir yang berhasil lolos. Melalui bantuan teman dan kolega internasional, ia akhirnya mendapatkan LoA (Letter of Acceptance) dari Oxford University, salah satu universitas paling prestisius di dunia.

​Rasanya seperti mimpi. Ia tidak hanya akan hadir di konferensi internasional, tetapi juga akan menginjakkan kaki dan berdialog akademik secara langsung di Lady Margaret Hall, Oxford University, Inggris.

Author

Jumadil Qubro

Redaksi INFOPLUS9.COM

Follow Me
Other Articles
Previous

SPJ Bermasalah: Warga Pilang Lapor ke Kejaksaan Negeri Probolinggo

Next

Syukur Mengubah Ujian Menjadi Peluang Kesuksesan: Sebuah Refleksi Filsafat Islam tentang Nikmat, Ujian, dan Kemuliaan Hidup

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent Posts

  • FKPN Desak Kementerian Lingkungan Hidup Audit Total Reklamasi Pesisir Utara Banten dan Hentikan Perampasan Ruang Hidup Nelayan
  • RS Hermina Bitung Memberikan Pelayanan Khusus dan Kunjungan Langsung kepada Pasien Anak di Hari Anak Nasional 2026
  • Kodim 0510/Trs Resmikan Jembatan Penghubung Armco
  • Hari Bhakti Adhyaksa ke-66, Kapolresta Tangerang: Sinergi Polri-Kejaksaan Kunci Tegaknya Hukum Berkeadilan
  • Internalisasi Polantas KARIB, Rakernis Polda Kalsel 2026 Hadirkan Motivator Nasional

Recent Comments

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

You May Have Missed

Berita Daerah

Kritik Tajam: MBG Pandeglang Jadi Catatan Buruk, “Ini Anomali” Kata Cecep Saeful Bahri Ketua DPC Ormas Badak Banten Perjuangan

Jumadil Qubro
By Jumadil Qubro
April 18, 2026
Nasional

MUI Kritik Cara Pemusnahan Ikan Sapu Sapu dengan di Kubur Hidup Hidup

Jumadil Qubro
By Jumadil Qubro
April 20, 2026
Lokal Daerah

KONSER: Konsolidasi & Saresehan Ba’da Qurban RW 07 Rajeg Berjalan Lancar, Dihadiri Tokoh Masyarakat dan Seluruh Ketua RT

Jumadil Qubro
By Jumadil Qubro
Juni 15, 2026
Berita Daerah

Dukung Percepatan Sertipikasi Tanah Wakaf dan Tempat Ibadah, Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang Gelar Rapat Koordinasi Lintas Instansi

Jumadil Qubro
By Jumadil Qubro
April 22, 2026
Lokal Daerah Sorotan

Bantuan Bedah Rumah di Kampung Kuya Diduga Tidak Tepat Sasaran, Jadi Sorotan Warga

Jumadil Qubro
By Jumadil Qubro
Juli 21, 2026
Lokal Daerah

Partisipasi Warga Neo Mediterania Wujudkan Santunan 52 Anak Yatim RW 03, Terkumpul Dana Rp22 Juta

Jumadil Qubro
By Jumadil Qubro
Juni 27, 2026
Polri TNI

Koramil 14/Panongan Gelar Posko Siaga Pengamanan, Antisipasi Perkembangan Situasi Wilayah Tetap Kondusif

Jumadil Qubro
By Jumadil Qubro
Juni 13, 2026
Berita Daerah

Reformasi Birokrasi Kejaksaan RI Perkuat Pembangunan Zona Integritas di Kejari Kabupaten Gorontalo

Jumadil Qubro
By Jumadil Qubro
Juni 11, 2026
TNI

Koramil 14/Panongan Laksanakan Posko Siaga Pengamanan di Mall Ciputra Citra Raya, Situasi Aman dan Kondusif

Jumadil Qubro
By Jumadil Qubro
Juni 23, 2026
Media Infoplus9.com adalah platform media siber yang berkomitmen menyajikan data dan peristiwa menjadi informasi aktual, tepercaya, dan mendalam. Mengusung nilai-nilai jurnalisme yang kuat, Infoplus9.com selalu mengedepankan pemberitaan yang profesional, objektif, dan berimbang (cover all sides) demi memenuhi hak masyarakat atas informasi yang akurat.
Redaksi INFOPLUS9.COM Website : www.Infoplus9.com Email : Redaksiinfoplus9@gmail.com Facebook: Infoplus9.com Telp : 0838-7432-6509 Copyright 2026 — . All rights reserved.