
PANDEGLANG, BANTEN – INF⭕PLUS9.COM
Kapolsek Pagelaran AKP TB Saefudin, SH, bersama jajaran menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Masjid Nurul Iman, Kampung Kahuripan, Desa Sukadame, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang, Banten. Selasa (8/9/2026).
Kegiatan berlangsung khidmat dan dihadiri pemerintah desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga setempat. Kehadiran jajaran Polsek Pagelaran menjadi bagian dari upaya mempererat silaturahmi dan sinergitas antara kepolisian dengan masyarakat.
Kapolsek Pagelaran AKP TB Saefudin, SH, mengatakan Maulid Nabi hendaknya menjadi momentum untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW sekaligus memperkuat persaudaraan dan kepedulian terhadap lingkungan.
“Peringatan Maulid Nabi bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi momentum untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW. Kami mengajak masyarakat menjaga persaudaraan, kerukunan, dan keamanan lingkungan,” ujar TB Saefudin.
Ia juga mengajak masyarakat tidak mudah terprovokasi informasi yang belum jelas kebenarannya serta mengedepankan komunikasi dan musyawarah dalam menyelesaikan persoalan.
“Polri tidak dapat bekerja sendiri. Sinergi dengan pemerintah desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh warga sangat penting untuk menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” katanya.
Sementara itu, Aiptu Dena Maulana, SH, mengapresiasi kegiatan tersebut sebagai sarana mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.
“Momentum Maulid Nabi ini sangat baik untuk memperkuat silaturahmi. Kami mengajak seluruh masyarakat bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban serta mengedepankan kebersamaan dan gotong royong,” ujarnya.
Di lokasi yang sama, Kepala Desa Pagelaran Asep Rizal Chudori, S.IP., menyampaikan apresiasi atas kehadiran jajaran Polsek Pagelaran. Ia berharap kegiatan tersebut semakin memperkuat sinergitas antara pemerintah desa, kepolisian, tokoh agama, dan masyarakat.
“Kami berharap kebersamaan dan silaturahmi seperti ini terus dipertahankan. Semoga keteladanan Rasulullah SAW dapat diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat,” kata Asep.
Dalam tausiyahnya, KH M. Khalil Gibran Fasya mengajak jamaah menjadikan peringatan Maulid Nabi sebagai momentum untuk meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW serta mengamalkan akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari.
“Maulid Nabi hendaknya menjadi pengingat bagi kita untuk mengikuti keteladanan Rasulullah SAW, memperkuat ukhuwah, menjaga persaudaraan, dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama,” ujar KH M. Khalil Gibran Fasya.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah tersebut ditutup dengan doa bersama. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, aman, dan penuh suasana kekeluargaan.
penulis : Dedi S

