Kebakaran TPA Jatiwaringin Terkendali 100 Persen Setelah 12 Hari Penanganan Darurat

Kabupaten Tangerang – INFOPLUS9.COM-Upaya keras tim gabungan dalam menangani kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin akhirnya membuahkan hasil. Memasuki hari ke-12 penanganan darurat, otoritas terkait menyatakan bahwa titik api dan asap telah berhasil dikendalikan sepenuhnya hingga 100 persen.
Laporan resmi dari Pos DLHK TPA Jatiwaringin per Jumat, 10 Juli 2026, merinci keberhasilan operasi pemadaman dan pendinginan yang mencakup area seluas 15,05 hektar. Meski api telah padam, tim di lapangan tetap melakukan pendinginan lanjutan dan pemantauan intensif selama 24 jam guna mencegah munculnya titik api baru serta memastikan kualitas udara tetap terpantau.
Detail Operasi dan Sinergi Lintas Sektoral
Keberhasilan ini merupakan hasil kolaborasi dari berbagai unsur, termasuk BPBD Kabupaten Tangerang, Pemerintah Provinsi Banten dan DKI Jakarta, kota/kabupaten sekitar, instansi teknis seperti PLTU Lontar, pihak swasta, hingga unsur kepolisian dan TNI.
Berikut adalah poin-poin utama penanganan darurat:
- Total Armada: Sebanyak 57 unit armada dikerahkan untuk mendukung pemadaman dan pendinginan, termasuk 4 unit helikopter water bombing yang disiagakan di Pangkalan Udara Pondok Cabe.
- Langkah Strategis: Upaya yang dilakukan meliputi pemadaman dan pendinginan aktif, penyiraman dan pembasahan secara merata, pembuatan sekat bakar, isolasi area, serta pengawasan ketat terhadap udara.
- Kesehatan Warga: Terkait dampak kesehatan, tercatat sebanyak 349 kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) yang tersebar di wilayah Rajeg, Sukadiri, dan Mauk. Seluruh pasien tersebut telah dinyatakan sembuh atau telah diperbolehkan pulang.
Pihak Posko tetap menghimbau masyarakat untuk melapor jika menemukan kendala melalui Tangerang Emergency Call di nomor 112 atau melalui WhatsApp di 0821-2266-3267.
Laporan Redaksi Infoplus9.com per Juni 2026