
TANGERANG-INFOPLUS9.COM- Isu krusial mengenai keberadaan warung remang-remang dan bebasnya peredaran minuman keras (miras) menjadi sorotan utama dalam acara Sosialisasi Keamanan dan Ketertiban (Trantib) yang digelar Pemerintah Kelurahan Bunder, Kecamatan Cikupa, Rabu (29/4/2026).
Dalam pertemuan yang berlangsung di Aula Kantor Kelurahan tersebut, Sekretaris LPM Kelurahan Bunder, Surya, melontarkan kritik tajam terkait minimnya pengawasan terhadap penyakit masyarakat ini. Ia mempertanyakan sejauh mana peran aparatur pemerintah, tokoh masyarakat, hingga ulama dalam membendung aktivitas tersebut yang dinilai semakin meresahkan tanpa adanya tindakan tegas.
Menanggapi dinamika tersebut, Kepala Kelurahan Bunder, Hj. Ine Susilawati, A.Md.,Kep.,SKM, menekankan pentingnya sinergi lintas sektoral. Acara yang dihadiri oleh Sekel Deden Yaya Rosandi, S.Sos, Kasi Trantib Cepi Budiman, S.Kom, Bhabinkamtibmas Brigadir Ibnu Dermawan, dan Babinsa Sertu Rudi Salam serta para kasi di jajaran pemerintahan Kelurahan Bunder ini menjadi momentum untuk memperketat kembali pengawasan wilayah.
Keamanan Adalah Tanggung Jawab Bersama
Bhabinkamtibmas Kelurahan Bunder, Brigadir Ibnu Dermawan, menegaskan bahwa menjaga ketertiban bukan hanya beban aparat TNI/Polri atau Kasi Trantib semata.
”Tugas menjaga dan merawat keamanan lingkungan adalah tugas kita bersama. Meskipun wilayah Bunder relatif lebih aman dibanding wilayah sekitar seperti Sukamulya atau Pasir Gadung dalam hal curanmor, kita tidak boleh lengah,” ujar Brigadir Ibnu.
Ia juga meminta pemilik kontrakan untuk lebih selektif dalam menerima penghuni guna mencegah masuknya pelaku kriminalitas yang sering memanfaatkan kemudahan sewa rumah tanpa identitas resmi.
Aktivasi Siskamling dan Doa Bersama
Senada dengan Bhabinkamtibmas, Babinsa Sertu Rudi Salam mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari Ketua RT/RW hingga tokoh agama, untuk kembali mengaktifkan pos ronda dan Satkamling. Menurutnya, pencegahan dini terhadap gangguan kamtibmas, termasuk isu miras dan warung remang-remang, harus dimulai dari kepedulian warga di tingkat bawah.

Di sela-sela arahan formal, Lurah Hj. Ine Susilawati juga mengajak seluruh hadirin untuk menundukkan kepala sejenak, mendoakan almarhum Ketua RW 01, Bapak Muhammad Syarif, yang baru saja berpulang.
Acara ini turut dihadiri oleh jajaran Ketua LPM, Ketua Koperasi, Ketua Karang Taruna, serta seluruh Ketua RT dan RW se-Kelurahan Bunder. Dengan adanya desakan dari warga terkait isu miras dan warung remang-remang, pihak kelurahan berkomitmen untuk menjadikannya prioritas penanganan demi menjaga marwah dan kondusivitas wilayah Kelurahan Bunder. (*)
- Tangsel One dan Helita Diluncurkan, Hadirkan Pelayanan Publik Cepat, Mudah, dan Adaptif
- SMK Gyokai Indonesia Kompeten Dinilai Layak Jadi Model Pendidikan Vokasi Berbasis Industri
- 33 Siswa di Kronjo Keracunan Massal Usai Santap Menu MBG, Makaroni Bermalam Jadi Pemicu
- Polresta Tangerang Gelar Apel Pasukan May Day, Siaga Jaga Kondusivitas Wilayah
- Klarifikasi Sepihak Kades Pasir Ampo Tuai Sorotan, RTLH Tak Kunjung Tersentuh





