Oleh: Kurtubi
(Tokoh Masyarakat Tangerang)

Tangerang-INFOPLUS9.COM-Beberapa hari terakhir, ruang publik kita diramaikan oleh perbincangan hangat mengenai ajang Kanvas Gemilang 2026 yang digelar oleh Bappeda Kabupaten Tangerang dengan total hadiah mencapai Rp325 juta. Di tengah diskusi tersebut, muncul pertanyaan kritis: “Perlu tidak hadiahnya sebesar itu?”
Sebagai masyarakat yang peduli terhadap kemajuan daerah, jawaban saya sederhana: Jangan melihat nilai hadiahnya, lihat manfaatnya.
Untuk ukuran Kabupaten Tangerang yang memiliki APBD triliunan rupiah dan jumlah penduduk mencapai 3,8 juta jiwa, angka Rp325 juta untuk menjaring ide-ide brilian adalah sebuah langkah yang sangat wajar. Bahkan, jika dikalkulasikan dengan dampak penyelesaian masalah yang ditimbulkannya, anggaran ini layak disebut sebagai investasi yang sangat murah.
Menggali Solusi, Bukan Sekadar Seremonial
Berdasarkan rilis resmi Bappeda, Kanvas Gemilang 2026 dirancang sebagai panggung kompetisi inovasi yang melibatkan lintas sektor—mulai dari ASN, akademisi, UMKM, hingga masyarakat luas. Dengan melibatkan tim penilai yang kredibel dari unsur Kementerian, Pemprov Banten, dan perguruan tinggi, ajang ini murni berorientasi pada pencarian solusi atas problem nyata di lapangan.
Bayangkan jika dari kompetisi ini lahir satu inovasi pelayanan publik yang memangkas pengurusan izin dari berminggu-minggu menjadi hitungan hari. Dampaknya luar biasa: investasi masuk, Pendapatan Asli Daerah (PAD) meningkat, dan warga terbebas dari kerumitan birokrasi. Satu ide visioner semacam itu nilainya bisa mencapai miliaran rupiah bagi efisiensi daerah.
Selain itu, menggali potensi lokal berarti kita melakukan penghematan anggaran jangka panjang. Pemerintah daerah tidak perlu lagi merogoh kocek dalam-dalam untuk menyewa konsultan luar. Cukup dengan memberdayakan karya anak negeri sendiri, efisiensi di berbagai lini birokrasi dapat terwujud nyata dalam beberapa tahun ke depan.
Wajar dan Proporsional
Bagi daerah dengan skala sebesar Kabupaten Tangerang—yang memegang predikat sebagai salah satu wilayah dengan dinamika ekonomi tertinggi—kehadiran kompetisi berskala besar adalah sebuah keniscayaan. Hadiah Rp325 juta adalah “umpan” yang adil untuk menarik minat talenta-talenta hebat agar mau memikirkan masa depan daerah ini. Tanpa adanya apresiasi yang layak, inovasi akan mati dan birokrasi hanya akan berjalan di tempat sekadar menjalankan rutinitas.
Mengawal Agar Tepat Sasaran
Agar dana publik ini tidak berakhir sia-sia, ada tiga pesan penting yang perlu kita titipkan kepada pihak penyelenggara:
- Transparansi: Publik berhak tahu daftar peserta, proposal, hingga pemenang agar proses penjurian dapat dikawal bersama.
- Implementasi Nyata: Inovasi terbaik wajib diadopsi dan diterapkan oleh OPD dalam kurun waktu satu tahun, bukan sekadar menjadi trofi pajangan.
- Indikator Terukur: Setiap inovasi harus memiliki tolok ukur yang jelas mengenai efisiensi waktu, penghematan biaya, dan jumlah warga yang diuntungkan.
Kanvas Gemilang 2026 pada hakikatnya bukan tentang membagikan uang ratusan juta rupiah, melainkan tentang membeli gagasan strategis bernilai miliaran rupiah demi menyelesaikan persoalan masyarakat. Mari kita kawal bersama perjalanannya, demi Kabupaten Tangerang yang lebih inovatif, gesit, dan berorientasi pada solusi

