
TANGERANG-INF⭕PLUS9.COM
Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Tangerang secara resmi menerapkan sistem pembelajaran di tingkat TK, SD dan SMP secara daring selama tiga hari sejak 7 hingga 9 September 2026.
Keputusan yang tertuang dalam surat edaran bernomor 400.35/3/759/IX/Disdik/2026 ini diambil menyusul peningkatan aktivitas gunung anak Krakatau yang berpotensi menyebarkan abu vulkanik.
“Diimbau kepada para Kepala TK, SD dan SMP untuk segera mengambil langkah antisipasi demi keselamatan warga sekolah,” tulis Kepala Dindikbud Kabupaten Tangerang Supriyadi dikutip Senin 7 September 2026.
Tidak hanya itu Supriyadi juga meminta para kepala sekolah TK, SD dan SMP di wilyahnya agar mengimbau warga sekolah memakai masker saat berangkat atau pulang dan saat beraktivitas di luar ruangan.
“Seluruh Kepala TK, SD dan SMP mengimbau seluruh siswa, guru dan staf agar memakai masker saat berangkat/pulang dan saat beraktivitas di luar ruangan,” katanya.
Supriyadi menekankan kepada para Kepala TK, SD dan SMP agar terus menjaga kebersihan sekolah, halaman sekolah dan selokan sekolah secara berkala.
“Pastikan disiram air terlebih dahulu agar abu tidak beterbangan,” tegasnya.
Tidak hanya itu Supriyadi juga meminta kepada para Kepala TK, SD dan SMP untuk selalu menjaga sarana kesehatan dan air bersih yang ada di sekolah.

“Dengan memastikan ketersediaan air bersih tertutup, tempat cuci tangan serta ketersediaan obat tetes mata di UKS,” ujarnya.
Terakhit Supriyadi meminta Kepala TK, SD dan SMP agar berkoordinasi cepat dan pantau terus informasi resmi BPBD/BMKG.
“Dan segera laporkan ke dinas pendidikan jika terdapat kondisi darurat di sekolah,” tutup Supriyadi.

