
TANGERANG—INFOPLUS9.COM- Dampak musim kemarau panjang yang melanda belakangan ini dirasakan berat oleh warga Desa Budi Mulya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang.
Sejumlah sumur bor dan pompa air milik warga mengalami kekeringan drastis, sehingga kesulitan mendapatkan pasokan air bersih untuk keperluan sehari-hari.
Di tengah krisis air tersebut, kompleks Makam Keramat Syech Muhammad Kabiri Rivai yang terletak di Kampung Roke hadir membawa berkah tersendiri bagi warga sekitar.
Fasilitas pompa air yang berada di area lokasi keramat ini mendadak ramai diserbu warga yang datang membawa jerigen dan ember demi mendapatkan air bersih.
Rohman, salah seorang warga yang berada di lokasi, menuturkan bahwa sumber air di sekitar makam keramat ini sudah lama menjadi penyelamat bagi masyarakat tatkala musim kemarau tiba.

”Lokasi keramat ini sudah sering menjadi andalan warga sekitar untuk memenuhi kebutuhan air sehari-hari, terutama saat sumur-sumur di rumah warga mulai mengering akibat kemarau panjang,” ujar Rohman.

Keberadaan sumber air di area makam keramat ini tidak hanya bernilai penting secara spiritual sebagai destinasi ziarah religi, tetapi juga memberikan manfaat sosial dan kemanusiaan yang nyata bagi masyarakat sekitar Keramat yang tengah dilanda kesulitan air bersih di Desa Budi Mulya Kecamatan Cikupa yang hampir tiap pagi dan sore hari bahkan malam hari dari 2 RW datang untuk mengambil air. Namun air di lokasi ini tidak pernah surut.
(Berry)

