
TANGERANG–INFOPLUS9.COM- Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah, turun langsung memimpin pengecekan Tempat Kejadian Perkara (TKP) menyusul geger penemuan sesosok mayat pria di kawasan Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang. Korban yang diketahui sehari-harinya berprofesi sebagai pedagang (tukang) cilok tersebut ditemukan oleh warga sekitar dalam kondisi yang tragis.
Pengecekan langsung ke lokasi kejadian ini dilakukan guna memastikan proses Olah TKP oleh Tim Identifikasi (Inafis) Satreskrim Polresta Tangerang berjalan secara komprehensif, teliti, dan cepat guna mengungkap penyebab pasti kematian korban.
”Kami hadir langsung di TKP untuk memastikan seluruh barbuk (barang bukti) dan petunjuk di lapangan dikumpulkan secara maksimal. Komitmen kami adalah membuat terang peristiwa ini dan memberikan keadilan bagi korban serta keluarganya,” ujar Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah di lokasi kejadian.
Berdasarkan laporan awal di lapangan, jasad korban pertama kali ditemukan oleh warga yang melintas karena mencium aroma tidak sedap yang menyengat dari area sekitar lokasi. Setelah dilakukan penelusuran, ditemukan sesosok mayat yang terindikasi telah meninggal dunia selama beberapa hari. Korban teridentifikasi sebagai seorang pedagang cilok keliling yang biasa beraktivitas di area Cikupa dan sekitarnya.

TKP dipadati warga
Tim Dokkes Polresta Tangerang bersama petugas evakuasi telah melarikan jenazah korban ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Balaraja untuk dilakukan proses visum luar maupun autopsi guna mengetahui secara medis penyebab utama kematian, serta melihat apakah ada indikasi atau tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh korban.
Kapolresta Tangerang mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga atau mengetahui aktivitas terakhir korban sebelum ditemukan meninggal dunia, agar segera melapor dan memberikan informasi kepada pihak kepolisian.
”Kami terus melakukan pendalaman, memeriksa saksi-saksi di sekitar lokasi, serta menyisir rekaman kamera pengawas (CCTV) yang mengarah ke sekitar TKP. Kami meminta masyarakat untuk tetap tenang dan memercayakan penanganan kasus ini sepenuhnya kepada jajaran Satreskrim Polresta Tangerang,” tutup Kapolresta.