Kelurahan Sukamulya Sambut Tim Penilai Lomba Kampung Hijau dan Ber-PHBS Tingkat Kabupaten Tangerang 2026

Tim Penilai di Kampung Hijau Perumahan Mediterania 2 Kelurahan Sukamulya Cikupa
TANGERANG — INFOPLUS9.COM-Kelurahan Sukamulya, Kecamatan Cikupa, resmi menerima kunjungan Tim Penilai Lomba Kampung Hijau dan Ber-PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) tingkat Kabupaten Tangerang Tahun 2026. Acara penyambutan yang berlangsung di Gedung Serba Guna (GSG) Kelurahan Sukamulya pada Rabu (22/7/2026) ini dimeriahkan dengan penampilan lagu Indonesia Raya oleh Tim Paduan Suara Kader Posyandu setempat.

Lurah Soni Rahmat Sonjaya, S.IP Kalungkan Bunga Kepada Ketua Tim Penilai Kampung Hijau
Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Cikupa Supriyadi, S.STP., M.IP., Kepala Kelurahan Sukamulya Soni Rahmat Sonjaya, S.IP., Ketua Tim Penilai H. Ade Dahyani, SKP., M.IP., beserta jajaran. Turut mendampingi pula unsur Forkopimcam, Ketua PGRI Kecamatan Cikupa Mulyadi, S.Pd., Ketua MUI Kecamatan Cikupa KH. Yayan Mulyana, BA, para kepala desa dan lurah se-Kecamatan Cikupa, LPM, Karang Taruna, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta para ketua RT/RW dan kader posyandu.
Kriteria Penilaian Kampung Hijau dan Ber-PHBS
Dalam sambutannya, Ketua Tim Penilai H. Ade Dahyani, SKP., M.IP., memaparkan indikator utama penilaian yang difokuskan pada upaya menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya kebersihan dan kesehatan lingkungan.

”Penilaian ini bukan sekadar perlombaan semata, melainkan instrumen untuk memotret sejauh mana kesadaran masyarakat dalam menerapkan pola hidup bersih dan sehat secara berkelanjutan,” ujar H. Ade Dahyani.
Beberapa kriteria utama Kampung Hijau dan Ber-PHBS meliputi:
- Pengelolaan Sampah Mandiri: Pengurangan penggunaan plastik sekali pakai dan optimalisasi pengolahan sampah.
- Sanitasi Layak (ODF): Memastikan wilayah bebas dari Buang Air Besar Sembarangan (BABS) dengan data sanitasi keluarga yang valid.
- Kawasan Tanpa Rokok (KTR): Tersedianya area khusus merokok serta komitmen lingkungan bebas asap rokok di fasilitas umum.
- Penerapan 6 Langkah Integrasi Layanan Primer (ILP) Posyandu: Penguatan peran kader posyandu dalam pemantauan kesehatan siklus hidup, termasuk kunjungan rumah rutin untuk menekan angka stunting serta pencegahan risiko kesehatan ibu dan anak.
Apresiasi Pemerintah dan Inovasi Pengelolaan Sampah
Camat Cikupa Supriyadi, S.STP., M.IP., menyampaikan apresiasi tinggi kepada warga Kelurahan Sukamulya, khususnya di Perumahan Mediterania RW 011 yang menjadi lokus utama penilaian. Menurutnya, partisipasi aktif warga dalam menata lingkungan hijau dan asri telah menjadi teladan bagi wilayah lain di Kecamatan Cikupa.

Selain penataan lingkungan, Kelurahan Sukamulya turut memaparkan strategi pengelolaan sampah melalui Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST). Pengolahan sampah ini dijalankan melalui program jangka pendek, menengah, hingga panjang yang tidak hanya berorientasi pada kebersihan lingkungan, tetapi juga memiliki nilai ekonomis bagi masyarakat.
Peninjauan Lapangan ke RW 011 Perumahan Mediterania
Usai pemaparan administrasi dan program inovasi kelurahan, Tim Penilai didampingi unsur pemerintah kecamatan dan kelurahan langsung meninjau lokasi Kampung Hijau di Perumahan Mediterania RW 011, Kelurahan Sukamulya.

Tim melihat secara langsung kondisi penataan lingkungan berbasis partisipasi warga yang asri, bersih, dan hijau. Melalui momentum lomba ini, Pemerintah Kelurahan Sukamulya optimis dapat terus membudayakan perilaku hidup bersih dan sehat serta mewujudkan lingkungan permukiman yang berkelanjutan.
Penandatanganan Komitmen Bersama PHBS
Sebagai bentuk nyata keseriusan seluruh elemen masyarakat, rangkaian acara diisi dengan penandatanganan Komitmen Bersama Pelaksanaan PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) untuk Mendukung Gerakan Keluarga Sehat Tanggap dan Tangguh Bencana di Kelurahan Sukamulya.

Kades Ali Makbud dan Ketui MUI turut menandatangi 10 Komitmen bersama pelaksanaan PHBS
Dasar pelaksanaan kegiatan ini merujuk pada hasil Rapat Kerja Nasional Tim Penggerak PKK Pusat XI Tahun 2023, di mana Pemerintah Kecamatan Cikupa bersama unsur terkait menyatakan komitmen kuat melalui 10 Poin Komitmen Bersama.
10 Poin Komitmen Bersama
Pihak-pihak terkait berkomitmen untuk menyosialisasikan, mewajibkan, dan melaksanakan hal-hal berikut:
- Pendampingan Ibu Bersalin: Mensosialisasikan, melakukan pendampingan, dan mewajibkan seluruh ibu bersalin ditolong oleh tenaga kesehatan.
- Pemberian ASI Eksklusif: Mensosialisasikan dan mewajibkan pemberian ASI eksklusif kepada bayi.
- Posyandu Komprehensif: Mensosialisasikan dan melaksanakan posyandu komprehensif melalui 5 indikator, yaitu kesehatan ibu dan anak, pelayanan imunisasi, pelayanan KB, pelayanan gizi, serta penanggulangan diare yang terintegrasi dengan Dapur Sehat Atasi Stunting (DASAT).
- Air Bersih: Mensosialisasikan dan menggunakan air bersih untuk keperluan sehari-hari.
- Cuci Tangan: Mensosialisasikan dan melaksanakan cuci tangan dengan air bersih dan sabun.
- Jamban Sehat: Mensosialisasikan dan menggunakan jamban sehat.
- Pemberantasan Jentik: Mensosialisasikan pemberantasan jentik nyamuk di rumah sekali seminggu.
- Konsumsi Buah dan Sayur: Mensosialisasikan, mengkampanyekan, serta melaksanakan makan buah dan sayur setiap hari.
- Aktivitas Fisik: Mensosialisasikan dan melakukan aktivitas fisik setiap hari.
- Kawasan Tanpa Rokok: Mensosialisasikan untuk tidak merokok di dalam rumah.
(Tim Liputan)