Penugasan Ganda Guru PPPK di SDN Senangsari Picu Diskursus Profesionalisme Pendidikan, Sekdis Pendidikan Pandeglang Tanggapi Isu dan Ini Komentarnya…

PANDEGLANG—INFOPLUS9.COM- Polemik mengenai dugaan guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu yang merangkap sebagai operator sekolah (OPS) di salah satu sekolah dasar negeri di Kabupaten Pandeglang mendapat tanggapan dari Dinas Pendidikan setempat. Otoritas menilai praktik tersebut perlu dilihat secara proporsional dengan tetap mengacu pada ketentuan yang berlaku.
Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Pandeglang, Nono Suparno, menyampaikan bahwa penugasan tambahan di lingkungan sekolah dimungkinkan terjadi, terutama dalam kondisi keterbatasan sumber daya manusia. Namun demikian, ia menegaskan terdapat batasan yang tidak boleh dilanggar, khususnya terkait aspek penghasilan.
“Dalam praktiknya, rangkap tugas bisa saja terjadi karena kebutuhan. Akan tetapi, terkait honorarium, yang bersangkutan hanya diperkenankan menerima satu sumber pembayaran sesuai status utamanya sebagai guru paruh waktu,” ujar Nono pada, Jumat (17/4/2026).
Pernyataan tersebut merespons berkembangnya informasi di lapangan yang menyebut adanya guru PPPK yang menjalankan fungsi ganda, sekaligus menerima kompensasi tambahan dari tugas administratif sebagai operator sekolah. Informasi itu sebelumnya mencuat setelah adanya komunikasi antara awak media dan perwakilan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) setempat.
Dari hasil investigasi wartawan adanya informasi pengakuan terkait penerimaan honor tambahan di luar tugas utama sebagai pendidik. Meski demikian, informasi tersebut masih memerlukan verifikasi lebih lanjut dari pihak-pihak terkait.
Secara normatif, guru PPPK memiliki mandat utama dalam kegiatan pembelajaran, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen serta Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2018 tentang Manajemen PPPK. Fokus utama profesi ini mencakup perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi proses belajar mengajar.
Di sisi lain, peran operator sekolah dalam pengelolaan Data Pokok Pendidikan (Dapodik) umumnya dijalankan oleh tenaga kependidikan atau staf administrasi. Fungsi tersebut bersifat teknis administratif, sehingga secara prinsip berbeda dengan tugas pedagogis yang diemban oleh guru.
Sejumlah elemen masyarakat salah satunya Ketua Jurnalis Banten Bersatu Kasman, menilai bahwa rangkap fungsi, meski tidak secara eksplisit dilarang, berpotensi menimbulkan persoalan jika tidak dikelola dengan tepat.
“Selain berisiko mengganggu pemenuhan beban kerja mengajar, kondisi tersebut juga dapat memunculkan persoalan dalam aspek akuntabilitas dan profesionalisme aparatur,” paparnya.
Praktik serupa kerap ditemukan di berbagai daerah, terutama pada satuan pendidikan yang mengalami keterbatasan tenaga administrasi. Dalam situasi demikian, penugasan tambahan kepada guru kerap dianggap sebagai solusi sementara. Namun, pendekatan tersebut dinilai bukan sebagai praktik ideal dalam tata kelola sekolah.
Hingga berita ini diturunkan, pihak SDN Senangsari, Kecamatan Pagelaran, belum memberikan keterangan resmi terkait isu yang berkembang. Kepala sekolah setempat, Intan Islamiyah, belum dapat dimintai konfirmasi meski telah diupayakan melalui berbagai jalur komunikasi.
Ketiadaan pernyataan resmi dari pihak sekolah memunculkan beragam spekulasi di tengah masyarakat. Meski demikian, publik diimbau untuk tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah sembari menunggu klarifikasi komprehensif dari pihak terkait.
Dinas Pendidikan diharapkan dapat melakukan penelusuran lebih lanjut guna memastikan praktik di lapangan tetap selaras dengan regulasi, sekaligus menjaga kualitas layanan pendidikan. Transparansi dan pembagian tugas yang proporsional dinilai menjadi kunci dalam menjaga profesionalisme tenaga pendidik di lingkungan sekolah.
Read MoreMATROBIN MENCURI Perhatian: KETUA IBCA JAKARTA BARAT Masuk BURSA Calon Ketua Koni

Matrobin, SE
JAKARTA BARAT-INFOPLUS9.COM– Dinamika dunia olahraga di Jakarta Barat semakin memanas. Nama Matrobin, S.E., yang saat ini menjabat sebagai Ketua IBCA Jakarta Barat, secara mengejutkan mulai ramai diperbincangkan sebagai salah satu kandidat kuat dalam bursa calon Ketua KONI Jakarta Barat.
Kemunculan Matrobin dalam peta persaingan ini bukan tanpa alasan. Sosoknya dikenal sebagai figur pekerja keras dengan rekam jejak organisasi yang solid, khususnya dalam membina dan mengembangkan olahraga berbasis komunitas. Di bawah kepemimpinannya, IBCA Jakarta Barat menunjukkan peningkatan signifikan, baik dari sisi prestasi atlet maupun manajemen organisasi.
Sejumlah pelaku olahraga di wilayah Jakarta Barat menilai bahwa Matrobin membawa pendekatan baru yang lebih segar dan inklusif. Ia dinilai mampu menjembatani kepentingan berbagai cabang olahraga, sekaligus mendorong regenerasi atlet muda agar lebih kompetitif di tingkat regional maupun nasional.
“Beliau punya visi yang jelas dan gaya kepemimpinan yang tegas namun merangkul. Itu yang dibutuhkan KONI saat ini,” ujar salah satu pengurus cabang olahraga yang enggan disebutkan namanya.
Meski belum secara resmi mendeklarasikan pencalonannya, sinyal dukungan terhadap Matrobin terus mengalir dari berbagai pihak. Beberapa komunitas olahraga bahkan mulai menyuarakan harapan agar dirinya maju dan membawa perubahan positif bagi dunia olahraga di Jakarta Barat.
Jika benar maju dalam kontestasi ini, Matrobin diprediksi akan menjadi salah satu kandidat yang diperhitungkan. Tantangan ke depan tentu tidak ringan, namun pengalaman dan jaringan yang dimilikinya menjadi modal kuat untuk bersaing.
Bursa calon Ketua KONI Jakarta Barat sendiri diperkirakan akan semakin menarik dalam beberapa waktu ke depan, seiring munculnya nama-nama potensial lainnya. Namun satu hal yang pasti, kehadiran Matrobin telah menambah warna baru dalam dinamika kepemimpinan olahraga di wilayah ini.
Akankah Matrobin melangkah lebih jauh dan membawa perubahan besar? Publik olahraga Jakarta Barat kini menanti langkah berikutnya.
Dedi.M.S
Read MoreUndangan Dzikir Akbar & Sholawat Naariyah Al-Ikhlas di Masjid Kanoman Al Istiqlaliyyah

Kegiatan Dzikir Akbar Ponpes Al Istiqlaiiyyah Cilongok Pasar Kemis
TANGERANG–INFOPLUS2.COM-Dalam rangka memohon keberkahan dan keselamatan bagi seluruh umat, Jama’ah Sholawat Naariyah Al-Ikhlas mengundang seluruh lapisan masyarakat untuk hadir dalam acara Dzikir Akbar Sholawat Naariyah Al-Ikhlas.
Acara doa bersama ini akan diselenggarakan pada:
- Hari/Tanggal: Minggu, 26 April 2026
- Waktu: 15.00 WIB – 18.00 WIB (Ba’da Sholat Ashar)
- Tempat: Masjid Kanoman Al Istiqlaliyyah, Cilongok
- Alamat: Kp. Cilongok, Desa Sukamantri, Kec. Pasar Kemis, Kab. Tangerang, Banten.
Agenda Kegiatan (Susunan Acara)
Rangkaian acara akan disusun secara khidmat dengan urutan sebagai berikut:
- Pembacaan Sholawat Badar
- Sholat Ashar Berjama’ah
- Pembacaan Asyroqol
- Pembacaan Sholawat Burdah & Sifat 20
- Pembacaan Tawashul
- Pembacaan Tahlil & Asma-ul Husna
- Pembacaan Sholawat Naariyah
- Pembacaan Do’a / Penutup
- Sholat Maghrib Berjama’ah
Informasi Sekretariat
Bagi jamaah yang memerlukan informasi lebih lanjut, dapat menghubungi atau mengunjungi sekretariat kami:
- Sekretariat Pusat: Jl. Warakas VII RT. 011 RW. 006, Kel. Warakas, Kec. Tanjung Priok, Jakarta Utara.
- Sekretariat Panitia: Jl. Gaga Rawa Burung Gg. Sivon RT. 02/06, Rawa Burung, Kec. Kosambi, Kab. Tangerang.
Mari kita eratkan tali silaturahmi dan mengetuk pintu langit bersama melalui lantunan dzikir dan sholawat. Undangan ini terbuka untuk umum.
“Doa bersama untuk keberkahan & keselamatan ummat.”
Read MorePererat Silaturahmi di Usia Senja, Alumni SMA Negeri Balaraja ’83 Gelar Halal Bihalal

Alumni Nebal Angkatan 1983
BALARAJA – Keluarga besar Alumni SMA Negeri Balaraja (Nebal) angkatan tahun 1983 menggelar acara bertajuk “Temu Kangen & Halal Bihalal” dengan tema Rindu Berkah Silaturahmi. Acara yang penuh kehangatan ini berlangsung di The Family Cafe & Resto, Kp. Perahu, Desa Merak, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, Sabtu (18/4/2026).
Ketua Panitia Pelaksana, Iwan Kurniawan, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh rekan alumni yang telah menyempatkan diri untuk hadir. Mewakili jajaran panitia dan rekan-rekan alumni, ia menekankan bahwa pertemuan ini bukan sekadar seremoni, melainkan momentum penting untuk menjaga komunikasi.
”Usia kami sudah tidak muda lagi, dan masing-masing kini tinggal berjauhan bersama keluarga, anak, dan cucu. Namun, jarak dan waktu tidak melunturkan ikatan kami. Kami sudah menjadi keluarga besar,” ujar Iwan Kurniawan.
Ia menambahkan bahwa kegiatan seperti ini rutin dilakukan untuk memperkokoh tali persaudaraan. “Silaturahmi inilah yang membuat kita semua hari ini masih bisa bertemu, saling menyapa, dan berbagi kebahagiaan dalam acara temu kangen dan halal bihalal ini. Semoga kebersamaan ini terus terjaga,” tuturnya.
Di lokasi yang sama, salah satu alumni yang hadir, Yanto Suparianto, memberikan tanggapan positif atas terselenggaranya acara tersebut. Ia mengaku sangat berkesan dengan konsistensi rekan-rekan angkatannya dalam menjaga kekompakan selama puluhan tahun.
”Acara ini sangat luar biasa. Menghadiri pertemuan seperti ini menjadi obat rindu setelah sekian lama tidak berjumpa. Selain mengenang masa-masa di sekolah dulu, ini adalah wadah bagi kami untuk saling menguatkan dan mendoakan satu sama lain di masa tua. Terima kasih kepada panitia yang telah memfasilitasi pertemuan yang sangat emosional ini,” ungkap Yanto.
Acara yang didominasi oleh seragam bernuansa biru ini berlangsung meriah namun tetap khidmat. Sesi foto bersama dan ramah tamah menjadi penutup rangkaian kegiatan, di mana para alumni tampak antusias mengabadikan momen kebersamaan tersebut di depan spanduk acara yang bertuliskan “Alumni Nebal ’83”.

foto: Istimewa
Read MoreKoperasi Desa Merah Putih Talagasari Resmi Beroperasi Siap Penuhi Kebutuhan Sembako Masyarakat

ketua Endang bersama Babinsa Peltu Murti (Talagasari) Jumat (17/4/2026)
TANGERANG–INFOPLUS9.COM-Sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan dan mempermudah akses kebutuhan pokok bagi warga, Koperasi Desa Merah Putih Talagasari, Kecamatan Cikupa, resmi memulai operasionalnya sejak awal Februari 2026.
Gerai koperasi yang berlokasi strategis di gedung eks-Kantor PKK—tepat di depan Kantor Desa Talagasari—kini hadir sebagai pusat pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat. Berbagai komoditas penting mulai dari beras, gula pasir, minyak goreng, tepung terigu, air mineral, hingga tabung gas 3 Kg telah tersedia bagi warga.
Endang Faturahman, atau yang akrab disapa Kang Toleng, menjelaskan bahwa kehadiran koperasi ini merupakan realisasi dari visi kepemimpinan desa dalam membangun kemandirian ekonomi lokal.
”Koperasi Merah Putih ini berjalan berdasarkan arahan langsung dari pimpinan, Bapak Kepala Desa Talagasari. Tujuan utama kami adalah memastikan ketersediaan sembako dengan akses yang lebih dekat dan mudah bagi seluruh elemen masyarakat Talagasari,” ujar Kang Toleng.
Sebagai pengelola, pihak koperasi berkomitmen untuk menjaga stabilitas stok dan memberikan pelayanan terbaik. Gerai ini terjadwal beroperasi setiap hari mulai pukul 08.00 WIB hingga 16.00 WIB.

Di sisi lain, Kepala Desa Talagasari, H. Subarno Singa Wijaya, memberikan apresiasi tinggi atas dimulainya aktivitas koperasi tersebut. Beliau berharap lembaga ini tidak hanya menjadi tempat jual beli, tetapi juga menjadi pilar ekonomi desa.
”Alhamdulillah, dengan beroperasinya Koperasi Merah Putih ini, kami berharap dapat meringankan beban harian warga. Ini adalah langkah nyata pemerintah desa untuk hadir di tengah masyarakat, memastikan kebutuhan pokok seperti beras dan gas melon selalu tersedia dengan harga yang kompetitif,” tegas Kades H. Subarno.
Kehadiran koperasi ini disambut baik oleh warga sekitar yang kini memiliki pilihan utama untuk berbelanja kebutuhan rumah tangga dengan lebih praktis. Pihak pemerintah desa dan pengelola koperasi mengundang seluruh warga untuk memanfaatkan fasilitas ini demi kemajuan ekonomi bersama di Desa Talagasari
(Red)
Read MoreCall Center 110 Siap Respons Aduan 24 Jam, Polsek Cikupa Polresta Tangerang Siap Layani Masyarakat

KAB.TANGERANG-INFOPLUS9.COM- Guna meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mempercepat respon terhadap situasi darurat, Kepolisian Republik Indonesia menegaskan kembali kesiapan layanan Call Center 110. Layanan ini hadir sebagai garda terdepan dalam menerima laporan, aduan, maupun informasi dari masyarakat di seluruh wilayah Indonesia selama 24 jam penuh.
Melalui Call Center 110, masyarakat yang membutuhkan bantuan kepolisian dapat langsung terhubung dengan operator di polres atau polda terdekat. Layanan ini mencakup berbagai pelaporan, mulai dari tindak kriminalitas, kecelakaan lalu lintas, gangguan ketertiban umum, hingga ancaman terorisme.
Keunggulan Layanan 110:
- Respons Cepat: Setiap panggilan akan segera diverifikasi dan diteruskan ke unit lapangan terdekat untuk penanganan segera.
- Akses Gratis: Masyarakat dapat menghubungi nomor 110 melalui telepon seluler maupun telepon rumah tanpa dikenakan biaya pulsa.
- Terintegrasi: Sistem telah terintegrasi dengan pemetaan digital untuk mempermudah petugas melacak lokasi kejadian secara akurat.
Pihak kepolisian mengimbau agar masyarakat menggunakan fasilitas ini secara bijak dan bertanggung jawab. Call Center 110 diperuntukkan bagi situasi darurat dan laporan valid; penggunaan untuk panggilan iseng (prank) sangat dilarang karena dapat menghambat penanganan situasi yang benar-benar mendesak.
Dengan optimalisasi Call Center 110, diharapkan kehadiran Polri di tengah masyarakat dapat dirasakan lebih cepat dan efektif, sejalan dengan transformasi Polri yang semakin presisi dalam melayani dan melindungi warga negara.
Hal ini pun dilakukan Polsek Cikupa Polresta Tangerang Polda Banten, siap merespon jika ada aduan dari masyarakat melalui layanan aduan ini.
Read MorePengorbanan di Tepi Sungai Tua, Ketika Kecerdikan Bertekuk Lutut di Hadapan Ketulusan

DRAMA NARATIF
Di tengah rimba yang mulai menguning karena kemarau panjang, hiduplah Si Kancil, sang pemilik kecerdikan yang melegenda. Namun, kali ini bukan rasa lapar yang membawanya ke tepi sungai yang menderu, melainkan sebuah janji suci untuk membawakan obat bagi ibundanya yang tengah terbaring lemah.
Di hadapannya, sungai meluap dahsyat. Di bawah permukaan air yang keruh, berdiam Sang Buaya, penguasa sungai yang selama ini hanya mengenal hukum rimba: siapa yang kuat, dialah yang makan.
”Wahai Buaya,” suara Kancil bergetar, bukan karena takut, tapi karena beban di pundaknya. “Aku tidak datang untuk menipumu kali ini. Aku datang untuk menyerahkan diriku, asalkan kau izinkan aku menyeberang sekali saja untuk mengantar sari bunga ini demi nyawa ibuku.”

Tawa besar Buaya menggelegar, namun perlahan mereda saat ia melihat tetesan air mata jatuh dari pelupuk mata sang Kancil. Tak ada kelicikan di sana. Hanya ada kepasrahan. Untuk pertama kalinya dalam sejarah hutan itu, sang pemangsa merasakan getaran di dadanya yang keras.
”Naiklah ke punggungku,” geram Buaya rendah. Tanpa perlu memanggil kawanannya, tanpa perlu dihitung satu per satu, Buaya itu membiarkan tubuh mungil Kancil berpijak di atas kulitnya yang kasar, melawan arus sungai yang mematikan.
AKHIR CERITA YANG MENGGUGAH HATI
Sesampainya di seberang, Kancil terjatuh lemas. Ia menoleh dan melihat Buaya masih bersandar di tepian, terluka akibat hantaman batang pohon besar demi melindunginya saat menyeberang tadi.
”Kenapa kau menyelamatkanku?” tanya Kancil terisak.
Buaya menatap langit senja dengan mata yang mulai meredup, “Karena kecerdikanmu bisa menyelamatkan dirimu sendiri, tapi kasih sayangmu hari ini… telah menyelamatkan nuraniku yang sudah lama mati.”
Kancil memeluk moncong besar itu dengan penuh haru sebelum berlari membawa harapan bagi ibunya. Di tepi sungai itu, sebuah permusuhan abadi terkubur, digantikan oleh sebuah pengorbanan yang akan diceritakan oleh angin hutan selamanya.
PESAN MORAL UNTUK MANUSIA
Jangan Menilai dari Penampilan: Di balik sosok yang terlihat kasar atau menyeramkan, seringkali tersimpan benih kebaikan yang hanya akan tumbuh jika dipicu oleh rasa saling menghargai

Ketulusan Meluluhkan Kerasnya Hati: Sehebat apa pun argumen atau logika kita, hanya ketulusan hati yang mampu menyentuh sisi kemanusiaan orang lain, bahkan mereka yang kita anggap sebagai lawan.
Kecerdikan Harus Beriringan dengan Moral: Kecerdasan tanpa empati hanya akan menghasilkan tipu daya. Namun, kecerdasan yang digunakan untuk kebaikan akan menciptakan keajaiban.
Kasih Sayang adalah Bahasa Universal: Cinta kepada keluarga mampu memberikan keberanian yang luar biasa, dan pengorbanan demi orang lain adalah kasta tertinggi dari keberadaan kita sebagai makhluk sosial.
Jangan Menilai dari Penampilan: Di balik sosok yang terlihat kasar atau menyeramkan, seringkali tersimpan benih kebaikan yang hanya akan tumbuh jika dipicu oleh rasa saling menghargai
Read MoreSMAN 11 Kabupaten Tangerang Gelar Sosialisasi SPMB Tahun Ajaran 2026-2027

TANGERANG-INFOPLUS9.COM–Dalam rangka mempersiapkan penerimaan peserta didik baru yang transparan dan terstruktur, SMA Negeri 11 Kabupaten Tangerang resmi menggelar kegiatan Sosialisasi Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) untuk Tahun Ajaran 2026-2027.
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang mendalam kepada para calon siswa serta orang tua wali murid mengenai prosedur, persyaratan, dan tahapan seleksi yang harus dilalui. Sosialisasi ini menjadi langkah krusial agar seluruh informasi mengenai proses penerimaan dapat tersampaikan secara akurat kepada masyarakat.
Pihak sekolah menekankan bahwa seluruh rangkaian SPMB akan dilaksanakan sesuai dengan regulasi yang berlaku, dengan mengedepankan prinsip keadilan dan akuntabilitas. Melalui sosialisasi ini, diharapkan para calon peserta didik dapat mempersiapkan diri dengan lebih baik, baik secara administratif maupun kesiapan akademik.
Acara yang berlangsung di lingkungan sekolah ini turut dihadiri oleh jajaran komite sekolah, tenaga pendidik, serta perwakilan tokoh masyarakat setempat yang menyambut baik transparansi informasi yang dilakukan oleh pihak SMAN 11 Kabupaten Tangerang.
Dengan dimulainya tahapan sosialisasi ini, SMAN 11 Kabupaten Tangerang berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan dan memastikan proses seleksi berjalan lancar demi mencetak generasi penerus yang unggul di wilayah Kabupaten Tangerang.
(*)Read More
Lewat Gerakan ASRI, Polda Banten Hadirkan Lingkungan Aman, Sehat, dan Indah

CILEGON–INFOPLUS9.COM-Polda Banten menunjukkan komitmen nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup melalui aksi penanaman 1.000 pohon di kawasan Situ Rawa Arum, Kota Cilegon, pada Jumat (17/04/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan terhadap program nasional Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Acara ini dipimpin langsung oleh Kapolda Banten, Irjen Pol Hengki, didampingi Wali Kota Cilegon, Robinsar, Kapolres Cilegon, AKBP Martua Raja Taripar Laut Silitonga, serta unsur Forkopimda dan perwakilan industri. Gerakan ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya lingkungan yang bersih dan hijau demi kualitas hidup yang lebih baik.
Dalam sambutannya, Kapolda Banten Irjen Pol Hengki menegaskan bahwa penanaman pohon ini bukan sekadar seremoni, melainkan tindak lanjut arahan Presiden dalam menjaga ekosistem. “Hari ini kami bersama Pak Wali Kota melaksanakan kegiatan penanaman pohon sebagai tindak lanjut arahan Bapak Presiden tentang pentingnya menjaga lingkungan agar tetap aman, sehat, resik, dan indah. Jika banyak pohon, Insya Allah masyarakat juga akan lebih sehat,” ujar Kapolda.
Selain aksi penanaman pohon, Kapolda juga memberikan peringatan tegas kepada para pelaku usaha, khususnya di sektor pertambangan, agar bertanggung jawab melakukan rehabilitasi lahan. Ia menekankan bahwa pengusaha wajib melakukan reboisasi setelah memanfaatkan hasil tambang. “Jika kewajiban tersebut tidak dilaksanakan, akan dikenakan sanksi pidana,” tegasnya.
Gerakan Indonesia ASRI oleh Polda Banten ini juga dilaksanakan secara serentak di berbagai titik wilayah hukum Polda Banten, termasuk aksi bersih-bersih lingkungan oleh jajaran Polres dan Polsek. Di Kota Serang, kegiatan difokuskan pada pembersihan sampah di area publik seperti jalan protokol dan kawasan pemukiman untuk mencegah banjir dan menciptakan kenyamanan warga.
Wali Kota Cilegon, Robinsar, mengapresiasi langkah Polda Banten yang menginisiasi gerakan ini. Ia berharap sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat dapat terus terjalin untuk mewujudkan Banten yang lebih asri dan lestari.
Dengan adanya Gerakan ASRI ini, Polda Banten berharap masyarakat semakin peduli untuk tidak membuang sampah sembarangan serta mulai membudayakan menanam pohon di lingkungan masing-masing sebagai warisan bagi generasi mendatang.
Bidhumas Polda Banten
Read More

