Beranda / Wisata / Pemandian Syekh Demang Lancar Jadi Destinasi Wisata Pemburu Berkah

Pemandian Syekh Demang Lancar Jadi Destinasi Wisata Pemburu Berkah

Kabupaten Pandeglang-INFOPLUS9.COM-Lokasi Keramat Syekh Demang Lancar ini persis di belakang komplek keramat Cibulakan Batu Quran, yang beralamat di Desa Kadubungbang, Kecamatan Cimanuk, Kabupaten Pandeglang, Banten.

Menurut sejarah Makam Keramat Cilancar, atau disebut juga Makam Keramat Syekh Demang. Dan tidak jauh dari lokasi, terdapat juga Sumur Keramat Cilancar.

Untuk menuju ke tempat Keramat Syekh Demang Lancar ini, hanya dapat ditempuh dengan berjalan kaki kurang lebih 500 meter dari lokasi parkiran motor.

Syekh Demang Lancar merupakan Waliyullah yang memiliki kontribusi besar dalam perkembangan penyebaran Agama Islam di tanah Pandeglang Banten.

Bersama putri nya yaitu Nyimas Sarinten, atau di sebut dengan Nyi Buyut Sarinten. Nyai Mas Sarinten, istri dari seorang Waliyullah yang termasyhur di Bumi Banten yaitu Syekh Mansyur Cikadueun, yang memiliki Petilasan Keramat, tidak jauh dari lokasi keramat Cilancar.

Tempat Keramat Cibulakan Batu Quran, yang jaraknya tidak jauh dari makbaroh Makam Keramat Syekh Demang Lancar, juga ada sebuah petilasan Sumur Keramat, Cilancar Cibulakan.

Banyak dari beberapa pengunjung wisata religi Banten, yang memililki tradisi setelah berziarah ke makam keramat Ki Buyut Demang Lancar, melanjutkan dengan ritual mandi keramat, di Sumur Keramat Cilancar, Kadu Bungbang Cimanuk, Pandeglang, Banten

Sepanjang jalan menuju ke lokasi Makam Keramat Ki Buyut Demang Lancar ini terdapat jalan yang sudah rapi dipasang batako. Menurut warga sekitar, pemasangan paving block ini merupakan hasil infak dan shodaqoh dari para pengunjung yang berziarah ke makam.

Pemandangan yang cantik terpampang di kiri kanan jalanan, sawah bukit dan pepohonan yang hijau menjadi teman perjalanan menyenangkan menuju ke Makam Keramat Ki Buyut Demang Lancar. Sepanjang jalan terdapat sawah yang subur dengan air yang melimpah ruah, banyak kolam berisi ikan Nila, Emas dan Lele serta Gurame. Suasananya asri dengan suara air dan suara kodok.

Namun sayang, di sini minim papan petunjuk sehingga pengunjung yang mau ziarah jika belum pernah atau tidak tahu lokasi akan mengalami kesulitan untuk sampai di lokasi

Dengan mengikuti sepanjang jalan paving blok yang memiliki patokan pohon beringin, di situ tempatnya. Patokannya pohon beringin ini terdapat kolam-kolam,kurang lebih berjalan kaki selama 10 menit, sampai ke lokasi.

Di sini tempatnya sejuk dan asri, dengan sumur-sumur yang jernih dan banyak pengunjung yang percaya bahwa airnya itu mengandung karomah dan barokah karena berasal dari bawah kaki gunung, dan sumber mata air di bawah pohon beringin, Banyak Dikunjungi Peziarah Setelah mandi tersedia ruang khusus toilet, tempat untuk berganti pakaian. Ada juga di sini mushala dan di belakangnya ada kolam-kolam untuk mandi dan segala macam banyak ukuran. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *