Warga RT 11/005 Sukamulya Gelar Pemotongan Hewan Kurban dengan Penuh Kebersamaan

TANGERANG– INFOPLUS9.COM-Warga Kampung Cikupa Induk, RT 011/RW 005, Kelurahan Sukamulya, Kecamatan Cikupa melaksanakan kegiatan penyembelihan dan pembagian daging hewan kurban dalam rangka merayakan Hari Raya Idul Adha. Prosesi pemotongan yang berlangsung di area terbuka ini berjalan lancar dengan menjunjung tinggi semangat gotong-royong antarwarga, Rabu (27/5/2026)
Pada tahun ini, jumlah hewan kurban yang dihimpun dan dipotong oleh panitia berjumlah 2 ekor sapi dan 4 ekor kambing. Meskipun secara kuantitas jumlah hewan kurban jenis kambing mengalami penurunan dibanding tahun-tahun sebelumnya, hal tersebut tidak mengurangi kekhidmatan, rasa syukur, serta antusiasme warga dalam menyukseskan syiar ibadah ini.

Ketua RT 011/005 Sukamulya, Bapak Rain, turun langsung memantau dan mendampingi jalannya proses pemotongan hingga pendistribusian daging kepada warga yang berhak menerima. Seluruh proses pengerjaan daging dilakukan secara bersama-sama oleh bapak-bapak dan pemuda setempat di atas hamparan terpal, memperlihatkan kerukunan yang erat di lingkungan Cikupa Induk.
PERNYATAAN KETUA RT 011/005 (BAPAK RAIN) dalam Giat ini:
“Alhamdulillah, pelaksanaan ibadah kurban di lingkungan RT 011/005 Kampung Cikupa Induk tahun ini berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Tahun ini kita menyembelih 2 ekor sapi dan 4 ekor kambing. Memang untuk tahun ini jumlah kambing tidak sebanyak biasanya yang bisa mencapai 12 ekor, namun hal tersebut sama sekali tidak mengurangi esensi ibadah dan nilai ketakwaan kita.
Saya selaku Ketua RT memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya dan ucapan terima kasih yang tulus kepada para mudhohi (warga yang berkurban) yang telah memercayakan dan menyumbangkan hewan kurbannya di lingkungan kita. Semoga kebaikan dan keikhlasan Bapak/Ibu sekalian menjadi ladang pahala yang berlipat ganda dari Allah SWT.
Terima kasih juga saya ucapkan kepada seluruh panitia dan warga yang telah meluangkan waktu serta tenaganya untuk bergotong-royong, mulai dari proses penyembelihan hingga pembagian daging. Harapan saya ke depan, semoga kondisi perekonomian warga kita semakin membaik, sehingga di tahun-tahun mendatang jumlah warga yang berkurban bisa kembali meningkat dan berkah ini bisa dirasakan secara lebih luas lagi oleh masyarakat sekitar.”
