
Pandeglang, INFOPLUS9.COM — Dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) SPPG Karyasari, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Pandeglang, Banten, kembali menyalurkan hidangan bergizi kepada masyarakat sasaran pada Kamis (30/4/2026). Menu yang disajikan terdiri atas nasi, rendang sapi, tempe mendoan, tumis wortel dan buncis, serta buah melon.
Penyaluran makanan dilakukan dalam dua kategori porsi, yakni ukuran kecil dan besar, yang disesuaikan dengan kebutuhan penerima manfaat. Berdasarkan data yang dihimpun, porsi kecil mengandung energi sebesar 459,62 kkal, protein 16,41 gram, lemak 15,69 gram, karbohidrat 62,4 gram, serta serat 1,84 gram.
Sementara itu, porsi besar memiliki kandungan energi 513,62 kkal, protein 17,31 gram, lemak 15,78 gram, karbohidrat 74,34 gram, dan serat 1,9 gram. Total produksi makanan pada hari tersebut mencapai 2.750 porsi.
Kepada wartawan SPPG Karyasari Dimas Dhika, menyampaikan bahwa penyusunan menu dilakukan dengan mempertimbangkan keseimbangan gizi serta ketersediaan bahan pangan lokal.
“Kami berupaya memastikan setiap hidangan memenuhi standar nutrisi yang dibutuhkan tubuh, sekaligus tetap memperhatikan cita rasa agar dapat diterima dengan baik oleh masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, H. Karnadi menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menekan angka malnutrisi dan stunting yang masih menjadi persoalan serius di Indonesia. Ia menyoroti bahwa kelompok rentan, seperti balita, anak-anak, ibu hamil, serta ibu menyusui, menjadi prioritas utama dalam intervensi gizi.
Menurutnya, Program Makan Bergizi Gratis dirancang untuk memberikan asupan nutrisi yang memadai bagi kelompok tersebut sebelum diperluas kepada peserta didik.
“Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat secara menyeluruh, terutama pada fase kehidupan yang paling menentukan,” kata Karnadi.
Pelaksanaan MBG di wilayah Pandeglang diharapkan dapat menjadi contoh praktik baik dalam penanganan masalah gizi berbasis komunitas, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menciptakan generasi yang lebih sehat.(*)





